Saturday, 17 June 2017

Mujahidin Indonesia Timur, Gerombolan Teroris Bertopeng Mujahid

ISIS atau dalam bahasa Arab disebut Daesh

Densus 88 Tangkap Dua Tersangka Teroris terkait Jaringan Mujahidin Indonesia Timur.

Pasti sebentar lagi bakal ada yang teriak-teriak bilang ini “konspirasi”, “dzalim”, “drama”, “teroristainment”, padahal MIT (Mujahidin Indonesia Timur) ini jelas-jelas #teroris. Kelompok MIT ini sudah pernah bikin bom dan membuat kekacauan-kekacauan lain di daerah #Poso, kapan itu malah sudah pernah menggorok leher warga.

Bahkan mereka pun sudah berbaiat kepada #ISIS, karena itu metode-metodenya pun semakin mirip ISIS, pakai acara menggorok leher penduduk segala. Tapi lihat saja, nanti bakal ada orang-orang picik yang akan tetap membela mereka dan menggambarkan mereka seperti pihak #Muslim yg terdzalimi, padahal enggak.

Karena MIT itu sifatnya KEBETULAN #Muslim, tapi mereka ditangkap bukan karena kemusliman mereka, melainkan karena aksi-aksi keji mereka.

Oknum-oknum yang berkoar bahwa MIT itu didzalimi, sebetulnya sedang berupaya melegitimasi perbuatan-perbuatan #ISIS, karena MIT itu ISIS cabang #Indonesia #waspada! Sehingga nanti timbul persepsi melenceng bahwa wajah #Islam itu seperti ini, tidak welas asih, apalagi #damai


Krn itu gerakan #HariTanpaTakfiri yang dicanangkan Mas @WahhabiCC itu penting, biar kebohongan-kebohongan apologis takfiri itu tidak dibiarkan begitu saja. Harus dicegah, akan menimbulkan kesulitan bagi rakyat #Suriah @republikaonline Indonesia dan Malaysia Cegah WNI Ikut #ISIS

http://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/14/12/15/ngmkhv-kepolisian-indonesia-dan-malaysia-cegah-wni-ikut-isis

Aduh, si MusNah memanggil penyanderaan australia sebagai “Dagelan”, ini salah satu apologis teror yang saya maksud di tuit saya tadi, cc @WahhabiCC

Ternyata penyandera di Australia itu sedang diselidiki atas pembunuhan istrinya dan pelecehan seksual. Ideologi #ISIS selalu menarik orang seperti itu.

Rangkaian cuitan dari akun twitter @SlametMuslim

(Kompas/republika/Gerilya-Politik/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)

No comments:

Post a Comment

mohon gunakan email