Thursday, 24 August 2017

Akrab Dengan Al-Qur’an di Masa Penantian


Membaca Al-Quran juga berarti berdialog dengan Allah swt. Hal ini sesuai dengan riwayat dari Rasulullah saww yang menyatakan bahwa Jika engkau ingin berbicara dengan Allah maka bacalah Al-Quran.

Shabestan News Agency, Al-Qur’an adalah pesan Ilahi dan mukjizat abadi Nabi Muhammad SAWW. Qur’an juga merupakan ikatan janji antara Allah dan hambaNya. Sesuai penjelasan para ulama, ada tiga tugas utama kita terhadap Al-Quran:
1. Membacanya dengan benar
2. Bertadabur dan berpikir tentang hakikat makna Al-Qur’an
3. Mengamalkan ajaran dan hukum-hukum dalam Al-Qur’an

Ketika kita membaca ayat Al-Qur’an maka sudah seharusnya kita membacanya dengan kaidah tilawah yang benar, dan mengajarkannya pada anak-anak kita. Karena salah satu hak anak adalah mendapatkan pengajaran membaca Al-Qur’an.

Membaca Al-Quran juga berarti berdialog dengan Allah swt. Hal ini sesuai dengan riwayat dari Rasulullah saww yang menyatakan bahwa Jika engkau ingin berbicara dengan Allah maka bacalah Al-Quran.

Anjuran dari para imam Suci as tentang Al-Quran adalah, kita pengikutnya harus mampu merasa ketenangan ketika membaca Al-Qur’an dan meluangkan waktu setiap hari untuk membaca al-Quran. Salah satu hadis menyatakan bahwa “sudah selayaknya pengikut kami meluangkan waktu minimal membaca 50 ayat Al-Quran setiap hari”

Imam Sajjad (as) bersabda jika seluruh makhluk di barat dan timur telah mati dan hanya tinggal diriku dan Al-Quran maka aku tidak akan pernah merasa khawatir dan takut.

(Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)

No comments:

Post a Comment

mohon gunakan email