Pesan Rahbar

Home » » Menjalin Hubungan Dengan Imam Zaman afs Melalui Doa

Menjalin Hubungan Dengan Imam Zaman afs Melalui Doa

Written By Unknown on Thursday, 3 November 2016 | 20:29:00


“Ya Allah musibah begitu dahsyat, rahasia telah tersingkap, kain penghalang telah terkoyak, telah pupus segala harapan , bumi telah sempit, langit telah menahan rahmatnya, tinggal Engkaulah akhir pengharapan, kepada-Mulah tujuan pengaduan, Engkaulah tempat bersandar dalam segala kesusahan.”

Shabestan News Agency, sehubungan dengan Imam Mahdi afs banyak doa-doa dan ziarah-ziarah yang dinukil dalam kitab-kitab doa, salah satunya dalam sebuah kitab yang berjudul “Shahifah Mahdiyah”. Pada kesempatan kali ini akan dikutip beberapa doa-doa dan ziarah-ziarah yang dibaca pada masa kegaiban Imam Zaman afs.


Doa “Nudbah” : di antara doa-doa yang sangat penting di masa gaibnya Imam Zaman afs

Shadrul Islam Hamedani, dalam kitabnya “Takaliful Anam” mengatakan bahwa salah satu kekhususan doa Nudbah ialah jika doa ini dibaca dengan khusyuk dan ikhlas serta menghayati kandungan yang terdapat di dalamnya, maka Imam Zaman afs akan memberikan perhatian di tempat tersebut, dan bahkan Imam Zaman afs akan turut hadir di sana.


Doa untuk Kemunculan Imam Zaman afs di hari Jum’at

Syaikh Thusi menukilnya di kitab “Mishbahul Mujtahid” : Ya Allah! Haturkanlah shalawat-Mu dan malaikat-Mu serta utusan-utusan-Mu kepada Muhammad dan keluarganya.


Doa Faraj Imam Zaman afs

Al-marhum Kaf’ami dalam buku al-Balad al-Amin menukil sebuah doa untuk Imam Zaman. Ia menuturkan bahwa Imam Zaman mengajarkan doa tersebut kepada seorang tawanan yang setelah membacanya, kemudian dibebaskan. Doa tersebut sebagai berikut:
“Ya Allah musibah begitu dahsyat, rahasia telah tersingkap, kain penghalang telah terkoyak, telah pupus segala harapan , bumi telah sempit, langit telah menahan rahmatnya, tinggal Engkaulah akhir pengharapan, kepada-Mulah tujuan pengaduan, Engkaulah tempat bersandar dalam segala kesusahan.”


Doa Al-Ahd Imam Zaman afs

diriwayatkan dari imam Jakfar as-Shadiq (as), beliau berkata: barang siapa yang berdoa kepada Allah selama empat puluh hari seusai shalat subuh dengan membaca perjanjian ini, maka ia tergolong penolong al-Qaim, jika ia mati sebelum kedatangannya maka Allah akan mengeluarkannya dari kubur ,dan Allah akan menganugerahkannya dari setiap kata seribu kebaikan dan menghapus darinya seribu kejelekan.

(Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI