Sehubungan dengan isu yang mencuat tentang hubungan Iran dan Amerika, Rahbar Revolusi Islam Iran kembali menekankan dan menegaskan garis-garis merah Iran seputar hubungan ini.
Dalam orasi yang ditekankan kemarin oleh Rahbar, ia menyinggung gaya pemikiran sebagian oknum yang terkesan ceroboh dan tidak matang. Menurut mereka, Imam Ali dan Imam Husain pernah berunding dengan musuh-musuh mereka. Lalu mengapa perundingan dengan Amerika ditentang di setiap lini?
Dalam menjawab gaya pemikiran ini, Rahbar menegaskan, cara berpikir seperti itu adalah sebuah gaya pemikiran yang sangat tolol. Imam Ali tidak pernah berunding dengan Zubair dan Imam Husain juga tidak pernah berunding dengan Umar bin Saʻd dalam arti yang berkembang sekarang ini; yakni bertransaksi. Kedua imam besar Islam ini malah “berteriak” di hadapan para musuh ini dan menasihati mereka supaya takut kepada Allah.
“Sangat disayangkan, sebagian oknum mengutarakan justifikasi perundingan dengan Amerika di koran, orasi, dan media maya dengan pandangan yang sangat awam. Tentu, ini sangat keliru,” tukas Ayatullah Khamenei.
Ayatullah Khamenei tetap menekankan bahwa perundingan dengan negara-negara lain, baik Eropa maupun non-Eropa, tidak pernah ditentang oleh Iran. Akan tetapi, Amerika berbeda. Karena perundingan yang telah didefinisikan oleh Washington untuk Republik Islam Iran adalah menanamkan pengaruh dan membuka jalan untuk memaksakan kehendak.
“Berunding dengan Amerika dilarang, karena perundingan ini bukan hanya tidak membawa manfaat, tetapi malah menciptakan banyak mara bahaya,” ujar Rahbar.
(Shabestan/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email