Pesan Rahbar

Home » » Seorang Warga Portugal Masuk Islam di Haram Suci Razavi

Seorang Warga Portugal Masuk Islam di Haram Suci Razavi

Written By Unknown on Saturday, 2 July 2016 | 01:23:00


Seorang warga Kristen Portugal dalam sebuah acara menyatakan keputusannya untuk memeluk Islam dan mazhab Syiah.

Astan News melaporkan, Ciro Cardinale, asal Portugal dengan membaca dua kalimat syahadat, mengakui keesaan Tuhan, kenabian Nabi Muhammad Saw dan wilayah para Imam Maksum as di kantor Divisi urusan Peziarah Non-Iran, Haram Suci Razavi, meninggalkan agama Kristen dan memeluk Islam dengan mazhab Syiah.

Di awal acara yang dihadiri oleh Kepala Divisi urusan Peziaran Non-Iran dan sejumlah pakar agama Haram Suci Razavi, Hujatulislam Farimaneh, memberi penjelasan seputar agama Islam dan mazhab Syiah kepada warga Portugal tersebut.

Cardinale kepada Astan News, terkait alasan dirinya memeluk agama Islam menuturkan, setelah bertahun-tahun melakukan penelitian dan penelaahan, saya akhirnya memahami bahwa Islam adalah agama kasih sayang dan cinta, Islam mengajak semua manusia kepada perdamaian dan persaudaraan. Agama Islam adalah agama yang memiliki program lengkap untuk setiap dimensi kehidupan individu dan sosial seorang manusia.

Ia menjelaskan, harapan masyarakat negara-negara lain dari agama langit ini dan mazhab Syiah adalah, ia mampu menunjukkan kedalaman pengaruh dan kesempurnaan Islam serta Al Quran.

Cardinale yang masih tercatat sebagai mahasiswa jurusan kesenian itu mengatakan, karena saya mengambil jurusan seni, maka saya memutuskan untuk mengenal lebih dekat budaya dan kesenian Iran, oleh karena itu saya datang ke sini.

Ia melanjutkan, Iran memiliki rakyat berbudaya dan simpatik, dan budaya menghormati orang yang lebih tua di negara ini sungguh telah mempengaruhi saya.

“Seni Iran merupakan salah satu warisan seni terkaya dalam sejarah dunia, dan mellingkupi sejumlah banyak bidang studi, arsitektur, seni lukis, seni rajut, seni membuat tembikar, musik, kaligrafi dan lain-lain,” paparnya.

Cardinale mengaku masuk Islam setelah beberapa tahun tinggal di Iran.

“Kehadiran saya di Iran dan pengenalan saya terhadap mazhab Syiah dan tradisi masyarakat negara ini, membuat saya terdorong untuk mempelajari lebih dalam tentang Islam dan keinginan saya untuk menerima agama ini semakin hari semakin besar,” ujarnya.

Ia menerangkan, agama dan mazhab saya yang lalu adalah Kristen Katolik, tapi saya tidak pernah bisa menjalin hubungan dengan agama ini. Oleh karena itu saya mencari agama lain yang menunjukkan jalan yang benar dan lurus kepada saya. Agama Islam dan Kristen banyak memiliki perbedaan dan saya akhirnya memahami bahwa agama Islam dan mazhab Syiah adalah agama dan mazhab yang paling sempurna.

Di akhir acara, satu jilid Al Quran berbahasa Spanyol dan beberapa jilid buku dihadiahkan kepada mualaf tersebut.

(Astan-News/News-AQR/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI