“Ketahuilah sesungguhnya kami tidak menginginkan PERMUSUHAN dan PEPERANGAN tetapi kami punya hak untuk MEMBELA DIRI karena kami HIDUP dan CERDAS”.(Ayatullah Sayyid Ali Khamene’i)
Sayyid Hasan Nasrullah;” Yaman Akan Menang”
Dalam pidato yang ditayangkan al-Manar Jum’at malam, Sayyid Hasan Nasrullah mengatakan bahwa motif invasi udara itu adalah hilangnya pengaruh Saudi di Yaman dan kegagalan kebijakan luar negeri Riyadh.
Dia menyeru Arab Saudi untuk segera menghentikan invasi ke Yaman karena masih ada waktu bagi Saudi untuk mengubah pikiran karena jika tidak, maka Saudi akan segera dikalahkan rakyat Yaman.
Sayyid Nasrullah menegaskan bahwa solusi politik adalah satu-satunya solusi krisis Yaman.
Dalam pidatonya, dia juga menyindir keras Arab Saudi yang tidak memperdulikan rakyat Palestina selama puluhan tahun. Invasi Saudi, lanjutnya, dengan jelas membuktikan “bahwa negara-negara Arab tidak pernah menganggap Israel sebagai musuh.”
Di mata Sayyid Nasrullah, dalih Saudi bahwa Yaman adalah ancaman bagi negara-negara Teluk sangat tidak berdasar. Saudi juga sudah berbohong sangat besar saat mengatakan bahwa Iran sudah menguasai Yaman, katanya.
Dia juga mengatakan bahwa Riyadh termasuk dalang dalam kejahatan teroris Takfiri di Irak dan Suriah.
“Apa yang Anda lakukan untuk Irak? Anda mendanai perang yang dilancarkan Saddam Hussein terhadap Iran. Anda mendukung Saddam Hussein karena dia melakukan genosida terhadap rakyat Irak. Anda juga mendukung George Bush dalam perang di Irak. Dan ketika orang-orang Irak menolak invasi AS, Anda mendukung kelompok al-Qaeda dan militan Takfiri. Dan ISIS adalah kejahatan terbaru Anda,” ujarnya.
Sayyid Nasrullah menekankan rakyat Yaman berhak membela negara mereka dari serangan udara Saudi sambil mencatat bahwa sepanjang sejarah, penjajah akan selalu kalah. Apalagi serangan udara bukanlah segalanya, masih ada pertempuran darat yang menentukan hasil akhir.[IT/al-MAnar/Atn]
Setiap perlawanan (Revolusi) yang dikomandoi keluarga Nabi Saw umumnya berhasil dengan gemilang, sebagai contoh Revolusi Al-Husain yang menjadi inspirator perjuangan sepanjang masa.
Selanjutnya Revolusi Islam Iran yg dipimpin Sayyid Ruhullah al-Musawi (Imam Khomeini) yang kini menjadikan Iran sebagai negara Islam terkuat di dunia.
Disusul perlawanan Hizbullah Lebanon yang dipimpin Sayyid Hasan Nasrallah yang membuat Israel datuk angkara murka tak berkutik.
Demikian pula revolusi Yaman melawan kezaliman rezim dan konspirasi raja-raja Arab dan Amerika, yang dipimpil Sayyid Abdul Malik al-Houthi juga akan membawa kejayaan. Al-Houthi sendiri merupakan nama dari salah satu kabilah/suku di Yaman.
Faktor “darah Nabi” yang mengalir dalam diri Sayyid Abdul Malik al-Houthi menjadi magnet yang mempersatukan Sunni-Syiah di Yaman, dan menjadi pemantik bara perlawanan, sebagaimana bara api yg disirami darah Al-Husain.
Setiap perlawanan yang dikomandoi dengan “Labbaika ya Rasulullah” akan menggilas apa pun yang menghalanginya, meski pun sekokoh dinding karang.
Rasul saw bersabda:”Akan ada nanti tentara yang berjuang di Syam ( Suriah ), tentara yang berjuang di Iraq, dan tentara yang berjuang di YAMAN.” (HR. Abu Dawud).
REVOLUSI YAMAN SIMBOL BERSATUNYA SUNNAH DAN SYI’AH
DARAH ITU MASIH SEGAR DAN MENETES SAMPAI HARI INI… LABBAIKA YAA HUSEIN...
WASPADA MEGA KONSPIRASI ZIONIS, IMPERIALIS & TAKFIRI !
Saudi sebagai Negara poros WAHABISME dan TAKFIRISME dunia menjadi KOMANDAN 10 Negara “Islam” (Jongos Amerika dan Zionis) yang memerangi milisi Ansharullah dibawah perintah Amerika dan Zionis Israel...
Apabila 10 Negara itu menang maka itu akan bertentangan dengan Nubuat akhir zaman bahwa salah satu tanda dekatnya kemunculan al-Mahdi adalah bangkitnya REVOLUSI YAMAN.. REVOLUSI YAMAN harus berdiri TEGAK dan KOKOH…LABBAIKALLAH…LABBAIKA YAA RASULULLAH.
Yaman diserang 10 Negara Arab
10 Negara Arab berperang dengan milisi Ansharullah dengan dalih mempertahankan Rezim Pemerintah Yaman yang KORUP dan pro Amerika inilah bentuk KERJASAMA dan KEBIADABAN WAHABI (Saudi dan sekutunya) dan ZIONIS dalam bentuk yang SEMPURNA
Abdel Malik “voice of the voiceless” al-Houthi
7 POIN PIDATO PEMIMPIN HOUTHI, ABDEL MALIK AL-HOUTHI:
1. (Bahwa) AS & Israel berada di belakang aksi penyerangan di Yaman kemarin, dan Saudi dijadikan alat untuk menyerang.
2. (Saudi dan koalisinya) tak mampu mengisolasi 24 juta orang, karena itu memutuskan untuk menginvasi kami. Kalian pikir kami akan menunggumu, dan tak melakukan apa-apa…?
3. Saya menyerukan pada Mesir. Jangan jual negaramu untuk uang. Kami mencintai kalian.
4. Kami menolak diperbudak oleh Saudi. Saya menyeru pada umat untuk menciptakan 2 front: front internal dan yang lain untuk melawan invasi ini!
5. Kepada keluarga Saudi: “kalian bersandar para raja kalian, kami bersandar pada Raja penguasa Langit (Allah Swt). Kami tidak akan duduk dan diam saja melihat kalian menjajah kami!”
6. Kami jauh lebih yakin dari sebelumnya untuk melawan balik. Yaman akan bertarung untuk menghadapi invasimu!
7. Jika agresi ini terus belanjut di tanah kami, kami akan mempertimbangkan ‘TAK ADA LAGI’ batas negara dan TAK ADA LAGI batas perlawanan sebagai jawaban kami!
(by : Ismail Amin)
Al-Yamani ; Dalam hadis dinyatakan bahwa al-Yamani adalah bendera dan petunjuk yang paling jelas. Menurut Syaikh Ali al-Kurani mungkin karena peran politik, perlawanan dan musuhnya semua sangat jelas sehingga dalam hadis umat diperintahkan untuk berpegang teguh padanya.
Menurut riwayat, tidak diragukan lagi bahwa dua tokoh (al-Khurasani dan al-Yamani) terkemuka tersebut adalah pembela dan pembuka jalan demi menyambut kehadiran sang raja adil yang akan menumpas kezaliman dan meratakan keadilan di bumi Allah ini.
Al-Sufyani; tokoh ini akan bangkit dari Syam berkedok Muslim bergerak dengan motto menyelamat Akidah Sunnah namun sebenarnya adalah musuh dalam selimut yang paling berbahaya dan yang akan menjadi lawan Imam Mahdi. al-Sufyani sebagai Symbol kebatilan dan kemunafikan sebagaimana datuknya Abu Sufyan yang getol menjadi musuh Nabi saw semenjak di Mekkah.
Nafs al-Zakiyyah ( Jiwa yang suci ) yang akan dibunuh di tempat yang paling suci yaitu antaraRukn dan Maqam depan Ka’bah. Hadis Rasulullah saw menjelaskan bahwa itu adalah tanda terdekat karena Imam Mahdi akan hadir dalam hitungan mingguan setelah itu terjadi.
Semua tanda-tanda tersebut dapat Anda temukan di buku-buku hadis sumber manapun dari Sihhah al sittah, atau pun al-bihaar namun bagi yg ingin membaca analisa dan relefansi dengan abad 2000 maka baiknya merujuk buku asr-ad dzuhur yang sudah diterjemahkan (Imam Mahdi pada era kebangkitan)karya Syaikh Ali kurani.
Alhasil, kalau melihat dari semua tanda-tanda tersebut, terlepas dari identifikasi yang pas atau tidak … apalagi tanda-tanda yang hampir semuanya sudah terjadi, kita bisa yakin bahwa insyaAllah beliau kan datang di generasi kita bahkan dalam waktu yang sangat dekat. karena segala kejadian-kejadian yang menjadi mukaddimah dzuhur beliau akan terjadi dengan cepat bagai bola salju yang jatuh dari gunung. Semoga kami semua dapat merasakan hari-hari indah di bumi yang penuh dengan keadilan di bawah naungan pemerintahan Ilahi bersama beliau ..Yaa Rabb!
Apakah raja Salman adalah raja yang berkuasa bilangan bulan dan hari? Wallahu a’lam
ŁŁ ŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŲ“ŁŲ® Ų§ŁŲ·ŁŲ³Ł : ع٠أب٠بصŁŲ± ، ŁŲ§Ł : Ų³Ł
Ų¹ŲŖ
Ų£ŲØŲ§Ų¹ŲØŲÆŲ§ ŁŁŁ ŁŲ¹ŁŁ Ų§ŁŲ„Ł Ų§Ł Ų§ŁŲµŲ§ŲÆŁ (Ų¹) ŁŲ§Ł : ( Ł Ł ŁŲ¶Ł Ł ŁŁ Ł ŁŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ Ų£Ų¶Ł Ł ŁŁ Ų§ŁŁŲ§Ų¦Ł . Ų«Ł ŁŲ§Ł: Ų„Ų°Ų§ Ł Ų§ŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ ŁŁ ŁŲ¬ŲŖŁ Ų¹ Ų§ŁŁŲ§Ų³ ŲØŲ¹ŲÆŁ Ų¹ŁŁ Ų£ŲŲÆ ، ŁŁŁ ŁŲŖŁŲ§Łَ ŁŲ°Ų§ Ų§ŁŲ£Ł Ų± ŲÆŁŁ ŲµŲ§ŲŲØŁŁ أ٠ؓاؔ Ų§ŁŁŁ . ŁŁŲ°ŁŲØ Ł ŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ، ŁŁŲµŁŲ± Ł ŁŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŲ± ŁŲ§ŁŲ£ŁŲ§Ł . ŁŁŁŲŖ : ŁŲ·ŁŁ Ų°ŁŁ ؟ ŁŲ§Ł : ŁŁŲ§ .
( Ų§ŁŲØŲŲ§Ų± : 52 / 210 ) ŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŲ“ŁŲ® Ųµ 286 ŁŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŁ Ųµ 147 ŁŲ§ŁŲ§Ų±Ų“Ų§ŲÆ Ųµ 339).
Ų£ŲØŲ§Ų¹ŲØŲÆŲ§ ŁŁŁ ŁŲ¹ŁŁ Ų§ŁŲ„Ł Ų§Ł Ų§ŁŲµŲ§ŲÆŁ (Ų¹) ŁŲ§Ł : ( Ł Ł ŁŲ¶Ł Ł ŁŁ Ł ŁŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ Ų£Ų¶Ł Ł ŁŁ Ų§ŁŁŲ§Ų¦Ł . Ų«Ł ŁŲ§Ł: Ų„Ų°Ų§ Ł Ų§ŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ ŁŁ ŁŲ¬ŲŖŁ Ų¹ Ų§ŁŁŲ§Ų³ ŲØŲ¹ŲÆŁ Ų¹ŁŁ Ų£ŲŲÆ ، ŁŁŁ ŁŲŖŁŲ§Łَ ŁŲ°Ų§ Ų§ŁŲ£Ł Ų± ŲÆŁŁ ŲµŲ§ŲŲØŁŁ أ٠ؓاؔ Ų§ŁŁŁ . ŁŁŲ°ŁŲØ Ł ŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ، ŁŁŲµŁŲ± Ł ŁŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŲ± ŁŲ§ŁŲ£ŁŲ§Ł . ŁŁŁŲŖ : ŁŲ·ŁŁ Ų°ŁŁ ؟ ŁŲ§Ł : ŁŁŲ§ .
( Ų§ŁŲØŲŲ§Ų± : 52 / 210 ) ŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŲ“ŁŲ® Ųµ 286 ŁŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŁŲ¹Ł Ų§ŁŁ Ųµ 147 ŁŲ§ŁŲ§Ų±Ų“Ų§ŲÆ Ųµ 339).
Dalam kitab Ghaibah at-Thusi ada sebuah riwayat.
Dari Abu Bashir, ia berkata:
“Aku mendengar Abu Abdillah as (Imam Jafar as-Shodiq as) berkata : Barangsiapa yang dapat menjamin kematian Abdullah, maka aku akan menjamin kemunculan al-Qoim, kemudian beliau as berkata :”Jika Abdullah mati maka manusia tidak akan bersepakat atas satu perkara, dan perselisihan itu tidak akan berhenti sampai kemunculan al-Qoim.
Raja yang telah berkuasa bertahun-tahun akan digantikan dengan raja yang akan berkuasa bilangan bulan dan hari”.
Lalu Aku (abu Bashir) bertanya,” Apakah masa itu akan lama?”. Imam as menjawab :” “Tidak akan lama”.
ŁŲŁ ŁŁŁŁ ŲµŲَّ Ų¹ŁŲÆŁŲ§ أ٠آخر Ł
Ł ŁŲŁŁ
ŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² Ł
Ł Ų¢Ł ŁŁŲ§Ł Ų„Ų³Ł
Ł Ų¹ŲØŲÆŲ§ŁŁŁ ŁŲ£ŁŁ Ų„Ų°Ų§ ŁŁŁ Ų¹ŲØŲÆŲ§ŁŁŁ ŁŲ®ŲŖŁŁŁŁ ŁŁŲ§ ŁŲŖŁŁŁŁ Ų¹ŁŁ Ų£ŲŲÆ
Syekh Ali al-Kurani berkata :”Hadist yg berbicara tentang penguasa Hijaz bernama Abdullah dan manusia tidak akan pernah bersepakat dan selalu berselisih setelah kematiannya, adalah hadist yang sahih”.
http://www.alameli.net/books/?id=3793
| Ų§ŁŁŲŖŲ§ŲØ : Ų£Ų³Ų¦ŁŲ©ٌ Ł ŁŲÆŁŁŲ© | Ų§ŁŁŲ³Ł : Ų§ŁŁŲŖŲØ ŁŲ§ŁŁ Ų¤ŁŁŲ§ŲŖ | Ų§ŁŁŲ±Ų¢Ų” : 12230 | |
Ų¢Ų®Ų± Ł ŁŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų²Ų§ŁŲ³Ų¤Ų§Ł Ų±ŁŁ 24:
ŁŁ Ų¢Ų®Ų± Ł
ŁŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² ŁŁ Ų§ŁŁ
ŁŁ Ų¹ŲØŲÆŲ§ŁŁŁ Ų§ŁŁ
ŁŲ¬ŁŲÆ ŲŲ§ŁŁŲ§ً ŁŁ ŁŁŲ³Ł Ų§ŁŁ
Ų°ŁŁŲ± ŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŁŲ§ŲŖ؟
Ų§ŁŲ“ŁŲ® Ų§ŁŁŁŲ±Ų§ŁŁ:
ŁŲŁ
ŁŁŁŁ ŲµŲَّ Ų¹ŁŲÆŁŲ§ أ٠آخر Ł
Ł ŁŲŁŁ
ŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² Ł
Ł Ų¢Ł ŁŁŲ§Ł Ų„Ų³Ł
Ł Ų¹ŲØŲÆŲ§ŁŁŁ ŁŲ£ŁŁ
Ų„Ų°Ų§ ŁŁŁ Ų¹ŲØŲÆŲ§ŁŁŁ ŁŲ®ŲŖŁŁŁŁ ŁŁŲ§ ŁŲŖŁŁŁŁ Ų¹ŁŁ Ų£ŲŲÆ ، ŁŲŖŁŁŁ ŁŲÆّŲ© ŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² ŁŁŁŲŖŁ
Ł
Ł Ų¢Ł ŁŁŲ§Ł Ų®Ł
Ų³Ų© Ų¹Ų“Ų± ŁŲØŲ“Ų§ً ، ŁŁŁŁ
Ų§ Ų§ŲŖŁŁŁŲ§ Ų¹ŁŁ ŁŲ§ŲŲÆ ŁŁŲ§ ŁŲÆŁŁ
Ų§ŲŖŁŲ§ŁŁŁ
Ų³ŁŲ©:
ŁŁŲŖŁŁ Ł
ŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ ŁŁŁŁŁ Ł
ŁŁ Ų§ŁŲ“ŁŁŲ± ŁŲ§ŁŲ£ŁŲ§Ł
.
ŁŁŲ°Ų§ Ų§ŁŲ¶Ų¹Ł ŁŁŁŁ ŁŁ Ł
ŲµŁŲŲ© Ų§ŁŁ
Ų¤Ł
ŁŁŁ .
ŁŲŖŲŖŁŁ
Ų£ŲŲ§ŲÆŁŲ« Ł
ŲµŲ§ŲÆŲ± Ų§ŁŲ“ŁŲ¹Ų© ŁŲ§ŁŲ³ŁŲ© Ų¹ŁŁ أ٠Ł
ŁŲÆŁ
Ų© ŲøŁŁŲ± Ų§ŁŁ
ŁŲÆŁ(Ų¹) ŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² ŲŲÆŁŲ«
ŁŲ±Ų§Ųŗ Ų³ŁŲ§Ų³Ł ŁŁŁ ، ŁŲµŲ±Ų§Ų¹ Ų¹ŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŲ·Ų© ŲØŁŁ ŁŲØŲ§Ų¦ŁŁ Ų¹ŁŁ Ų£Ų«Ų± Ł
ŁŲŖ Ł
ŁŁ Ų£Ł Ų®ŁŁŁŲ© ،
ŁŁŁŁ Ų¹ŁŲÆ Ł
ŁŲŖŁ Ų§ŁŁŲ±Ų¬ .
ŁŲŖŲ³Ł
ŁŁ
ŲØŲ¹Ų¶ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŁŲ§ŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ ŁŁŲŲÆŲÆ ŲØŲ¹Ų¶ŁŲ§ Ų„Ų¹ŁŲ§Ł Ų®ŲØŲ± Ł
ŁŲŖŁ ŁŁ ŁŁŁ
Ų¹Ų±ŁŲ© ، Ų«Ł
ŲŖŲŖŁŲ§ŲŁ Ų§ŁŲ£ŲŲÆŲ§Ų« ŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² ŲØŲ¹ŲÆ Ł
ŁŲŖŁ Ų„ŁŁ Ų®Ų±ŁŲ¬ Ų§ŁŲ³ŁŁŲ§ŁŁ ، ŁŲ§ŁŁŲÆŲ§Ų” Ų§ŁŲ³Ł
Ų§ŁŁ
ŁŲ§Ų³ŲŖŲÆŲ¹Ų§Ų” Ų§ŁŲ¬ŁŲ“ Ų§ŁŲ³ŁŲ±Ł Ų„ŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų² ، Ų«Ł
ŲøŁŁŲ± Ų§ŁŁ
ŁŲÆŁ (Ų¹) .ŁŁ ŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŲ“ŁŲ®
Ų§ŁŲ·ŁŲ³Ł : ع٠أب٠بصŁŲ± ، ŁŲ§Ł : Ų³Ł
Ų¹ŲŖ
Ų£ŲØŲ§Ų¹ŲØŲÆŲ§
ŁŁŁ ŁŲ¹ŁŁ Ų§ŁŲ„Ł
Ų§Ł
Ų§ŁŲµŲ§ŲÆŁ (Ų¹) ŁŲ§Ł : ( Ł
Ł ŁŲ¶Ł
Ł ŁŁ Ł
ŁŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ Ų£Ų¶Ł
Ł ŁŁ
Ų§ŁŁŲ§Ų¦Ł
. Ų«Ł
ŁŲ§Ł: Ų„Ų°Ų§ Ł
Ų§ŲŖ Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ ŁŁ
ŁŲ¬ŲŖŁ
Ų¹ Ų§ŁŁŲ§Ų³ ŲØŲ¹ŲÆŁ Ų¹ŁŁ Ų£ŲŲÆ ، ŁŁŁ
ŁŲŖŁŲ§Łَ ŁŲ°Ų§ Ų§ŁŲ£Ł
Ų± ŲÆŁŁ ŲµŲ§ŲŲØŁŁ
أ٠ؓاؔ Ų§ŁŁŁ . ŁŁŲ°ŁŲØ Ł
ŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ، ŁŁŲµŁŲ± Ł
ŁŁ
Ų§ŁŲ“ŁŁŲ± ŁŲ§ŁŲ£ŁŲ§Ł
. ŁŁŁŲŖ : ŁŲ·ŁŁ Ų°ŁŁ ؟ ŁŲ§Ł : ŁŁŲ§ . ( Ų§ŁŲØŲŲ§Ų± : 52 / 210 ) ŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŲ“ŁŲ® Ųµ 286 ŁŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŁŲ¹Ł
Ų§ŁŁ Ųµ 147 ŁŲ§ŁŲ§Ų±Ų“Ų§ŲÆ Ųµ 339).
ŁŲ¹ŁŁ
(Ų¹) ŁŲ§Ł : ( ŲØŁŁŲ§ Ų§ŁŁŲ§Ų³ ŁŁŁŁŲ§ً ŲØŲ¹Ų±ŁŲ§ŲŖ Ų„Ų° Ų£ŲŖŲ§ŁŁ
Ų±Ų§ŁŲØ Ų¹ŁŁ ŁŲ§ŁŲ© Ų°Ų¹ŁŲØŲ© ،
ŁŁŲ®ŲØŲ±ŁŁ
ŲØŁ
ŁŲŖ Ų®ŁŁŁŲ© ، Ų¹ŁŲÆ Ł
ŁŲŖŁ ŁŲ±Ų¬ آ٠Ł
ŲŁ
ŲÆ ŁŁŲ±Ų¬ Ų§ŁŁŲ§Ų³ Ų¬Ł
ŁŲ¹Ų§ً ..( Ų§ŁŲØŲŲ§Ų± : 52 / 240 ).
ŁŁ
Ų¹ŁŁ
Ų§ŁŁŲ§ŁŲ© Ų§ŁŲ°Ų¹ŁŲØŲ©: Ų§ŁŲ®ŁŁŁŲ© Ų§ŁŲ³Ų±ŁŲ¹Ų© ، ŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŲ© ع٠اŁŲ„Ų³Ų±Ų§Ų¹ ŁŁ Ų„ŁŲµŲ§Ł Ų§ŁŲ®ŲØŲ±
ŁŲŖŲØŲ“ŁŲ± Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų¬ ŲØŁ . ŁŁŁ Ų±ŁŲ§ŁŲ© Ų£Ų®Ų±Ł Ų£ŁŁŁ
ŁŁŲŖŁŁŁ ŁŲ°Ų§ Ų§ŁŲ±Ų¬Ł ŲµŲ§ŲŲØ Ų§ŁŁŲ§ŁŲ©
Ų§ŁŲ°Ų¹ŁŲØŲ© ŁŲ£ŁŁ ŁŲ“Ų± Ų§ŁŲ®ŲØŲ± ŲØŁŁ Ų§ŁŲŲ¬Ų§Ų¬ ŁŁ Ų¹Ų±ŁŲ§ŲŖ .
ŁŁŲŲŖŁ
Ł
Ų£Ł ŁŁŁŁ ŁŲ°Ų§ Ų§ŁŲ®ŁŁŁŲ© Ų§ŁŲ°Ł ŁŲ¹ŁŁ Ų®ŲØŲ± Ł
ŁŲŖŁ أ٠ŁŲŖŁŁ ŁŁŁ
Ų¹Ų±ŁŲ© ، Ų¹ŲØŲÆ Ų§ŁŁŁ
Ų§ŁŁ
Ų°ŁŁŲ± ŁŁ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŁŲ© Ų§ŁŲ³Ų§ŲØŁŲ© ، ŁŁ
Ų¹ŁŁ : ( ŁŲ°ŁŲØ Ł
ŁŁ Ų§ŁŲ³ŁŁŁ ، ŁŁŲµŁŲ± Ł
ŁŁ
Ų§ŁŲ“ŁŁŲ± ŁŲ§ŁŲ£ŁŲ§Ł
) ، Ų£ŁŁŁ
ŁŁŁ
Ų§ ŁŲµŲØŁŲ§ ŲØŲ¹ŲÆŁ Ų“Ų®ŲµŲ§ً ŁŲ§ ŁŲØŁŁ Ų³ŁŲ© ŁŲ§Ł
ŁŲ© ، ŁŁŲ§
ŲŖŁ
Ų¶Ł Ų“ŁŁŲ± أ٠أŁŲ§Ł
ŲŲŖŁ ŁŁŲµŲØŁŲ§ ŲŗŁŲ±Ł ! ŲŲŖŁ ŁŲøŁŲ± Ų§ŁŲ„Ł
Ų§Ł
Ų§ŁŁ
ŁŲÆŁ (Ų¹) . (Ų§ŁŁ
Ų¹Ų¬Ł
Ų§ŁŁ
ŁŲ¶ŁŲ¹Ł ŁŲ£ŲŲ§ŲÆŪŲ« Ų§ŁŲ„Ł
Ų§Ł
Ų§ŁŁ
ŁŲÆŁ(Ų¹) 464) .
ŁŲ¹Ł
ŁŲ°Ų§ ŁŲ§Ų±ŲÆ ، ŁŁŁ ŁŲ§ ŁŲ¬Ų²Ł
ŲØŲŖŲ·ŲØŁŁŁŲ§ Ų¹ŁŁ ŁŁŲ§Ł ، Ų„ŁŲ§ Ų„Ų°Ų§ Ł
Ų§ŲŖ ŁŲŖŲ±ŲŖّŲØŲŖ
Ų§ŁŲ¹ŁŲ§Ł
Ų§ŲŖ ŲØŲ¹ŲÆŁ ŁŲ§Ų®ŲŖŁŁŁŲ§ ŁŲµŲ§Ų±ŁŲ§ ŁŁ
Ų§ ŁŲµŁŲŖ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŁŲ© ع٠اŁŲ„Ł
Ų§Ł
Ų§ŁŲØŲ§ŁŲ±(Ų¹) Ų§ŁŲŖŁ
ŁŲµŁ ŁŁŁŲ§ Ų³ŁŁŲ· ŁŲøŲ§Ł
ŲŁŁ
ŁŁ
ŁŲ§ŁŁŲ®Ų§Ų±Ų© ŲŖŲ³ŁŲ· Ł
Ł ŁŲÆ Ų£ŲŲÆŁŁ
ŲŁŲ«
ŁŲ§Ł (Ų¹) :Ų„Ł Ų°ŁŲ§ŲØ Ł
ŁŁ ŲØŁŁ ŁŁŲ§Ł ŁŁŲµŲ¹ Ų§ŁŁŲ®Ų§Ų± ، ŁŁŲ±Ų¬Ł ŁŲ§ŁŲŖ ŁŁ ŁŲÆŁ ŁŲ®Ų§Ų±Ų© ŁŁŁ
ŁŁ
Ų“Ł Ų„Ų° Ų³ŁŲ·ŲŖ Ł
Ł ŁŲÆŁ ŁŁŁ Ų³Ų§Ł Ų¹ŁŁŲ§ ŁŲ§ŁŁŲ³Ų±ŲŖ ، ŁŁŲ§Ł ŲŁŁ Ų³ŁŲ·ŲŖ : ŁŲ§Ł - Ų“ŲØŁ
Ų§ŁŁŲ²Ų¹ ، ŁŲ°ŁŲ§ŲØ Ł
ŁŁŁŁ
ŁŁŲ°Ų§ Ų£ŲŗŁŁ Ł
Ų§ ŁŲ§ŁŁŲ§ ع٠ذŁŲ§ ŲØŁ ...( Ł
Ų¹Ų¬Ł
Ų£ŲŲ§ŲÆŁŲ« Ų§ŁŲ„Ł
Ų§Ł
Ų§ŁŁ
ŁŲÆŁ(Ų¹) 251 Ų¹ŁŁ ŁŁ Ų§ŁŲØŲŲ§Ų±Ų¬52 /230).
ŁŲ§ŁŲ±ŁŲ§ŁŲ© Ų§ŁŲ£Ų®Ų±Ł: Ų„Ų°Ų§ Ų§Ų®ŲŖŁŁ ŲØŁŁ ŁŁŲ§Ł ŁŁŁ
Ų§ ŲØŁŁŁŁ
ŁŲ¹ŁŲÆ Ų°ŁŁ ŁŲ§ŁŲŖŲøŲ±ŁŲ§ Ų§ŁŁŲ±Ų¬ ، ŁŁŁŲ³ ŁŲ±Ų¬ŁŁ
Ų„ŁŲ§ ŁŁ Ų§Ų®ŲŖŁŲ§Ł ŲØŁŁ ŁŁŲ§Ł ( ŲŗŁŲØŲ© Ų§ŁŁŲ¹Ł
Ų§ŁŁ 255) ، ŁŲ¹ŁŁ ŁŁ Ų„Ų®ŲŖŁŲ§ŁŁŁ
Ł ŁŁŲ§ŁŁŁ
ŁŲ±Ų¬ ٌŁŁŲ“ŁŲ¹Ų© ŁŁŁŁŲ§Ų³ Ų¬Ł
ŁŲ¹Ų§ً ، ŁŁŲ°Ų§ ŁŲ±ŲÆ ŁŁ ŲØŲ¹Ų¶ Ų§ŁŲ±ŁŲ§ŁŲ§ŲŖ ŁŲ£Ł
Ł Ų£Ł ŁŁŁŁ Ų°ŁŁ ŁŲ±ŁŲØŲ§ً ŲØŲ„Ų°Ł Ų§ŁŁŁ Ų¹Ų²ŁŲ¬Ł .
|
(Satu-Islam/ABNS)








Post a Comment
mohon gunakan email