Seorang warga Palestina yang ditahan Israel tanpa diadili, kini berada dalam keadaan koma setelah melakukan aksi mogok makan selama hampir dua bulan.
"Saya diberitahu kemarin malam oleh pihak rumah sakit Israel tempat dia dirawat bahwa dia telah jatuh koma," kata Jamil al-Khatib, pengacara tahanan Palestina bernama Mohammed Allan tersebut, seperti dikutip kantor berita AFP, Jumat (14/8/2015).
Saat ini belum ada konfirmasi dari otoritas Israel mengenai hal ini.
Juru bicara organisasi Klub Tahanan Palestina membenarkan bahwa Allan kini bergantung pada alat bantu hidup.
"Mohammed Allan jatuh koma dan kemudian dihubungkan ke alat bantu pernapasan," tutur juru bicara organisasi tersebut, Amani Sarahneh.
Namun juru bicara Badan Penjara Israel menyatakan, dirinya tidak mengetahui perkembangan kondisi tahanan tersebut.
Allan, seorang aktivis Jihad Islam yang telah ditahan Israel tanpa dakwaan sejak November 2014 lalu. Pria itu telah melakukan aksi mogok makan sejak 18 Juni lalu. Aksi itu dilakukannya untuk memprotes penahanan dirinya. Kasus penahanannya serta para tahanan Palestina lainnya telah mengundang protes dan kecaman publik Palestina dan kelompok-kelompok HAM internasional.
(Detik/Shabestan/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email