“Negara yang mengaku sebagai tuan rumah bagi para tamu Allah harus meliburkan seluruh kegiatan yang mereka miliki. Bencana Mina membuktikan bahwa ibadah haji ini tidak memperoleh perhatian yang proporsional.”
Begitu hal diungkapkan oleh Ayatullah Jaʻfar Subhani, salah seorang marjaʻ agung Mazhab Syiah Imamiah, pada saat kunjungan Menteri Kesehatan Republik Islam Iran hari ini.
Dalam pertemuan ini, Ayatullah Subhani menegaskan bahwa ibadah haji orang yang terbunuh atau hilang dikabulkan oleh Allah swt.
Ayatullah Subhani berpesan supaya kita mendidik para calon jamaah haji kita supaya jangan tergesa-gesa dalam melaksanakan manasik haji.
Ayatullah Subhani juga menekankan supaya jamaah Ahli Sunnah memperhatikan sebagian tata cara manasik sehingga tidak terjadi aksi berjubel dan peristiwa serupa tidak akan terjadi lagi.
Ayatullah Subhani meminta kepada para ulama Syiah supaya melakukan dialog dengan para ulama Wahabi untuk membangun bangunan permanen di Mina sebagai ganti dari tenda-tenda sementara yang sekarang ada. Jika proyek ini terwujud, maka banyak problem jamaah haji kita akan tertangani.
Menurut penilaian guru besar Hauzah Ilmiah Qom ini, para jamaah haji yang hilang dan dikuburkan di tanah suci sungguh telah memperoleh kebahagiaan. Kita berharap supaya keluarga mereka dianugerahi kesabaran oleh Allah.
(Shabestan/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email