Hizbullah mengebumikan salah seorang komandan tingginya yang telah gugur syahid di medan tempur Suriah.
Dilansir Suria News kemarin, menurut pengumuman resmi Hizbullah, komandan tinggi gerakan Islam tersebut bernama Hatim Hammadi yang telah gugur syahid di medan tempur Suriah permulaan minggu ini.
Hammadi termasuk pejuang pioneer yang pergi ke Suriah untuk mempertahankan Lebanon melawan para militan teroris takfiri.
Hammadi lahir pada tahun 1971 di kota kecil Al-Qamathiyyah. Ia meninggalkan dua orang anak dan berpendidikan insinyur listrik.
Dari sejak permulaan krisis Suriah, Hizbullah telah mengirimkan beberapa personel pasukannya ke Suriah. Menurut laporan lembaga-lembaga internasional, hampir seribu orang dari pasukan Hizbullah yang telah gugur syahid di medan tempur Suriah melawan takfiri. Akan tetapi, menurut pengumuman resmi Hizbullah, hanya 250 orang dari pasukannya yang telah gugur di Suriah.
Pasukan Hizbullah Lebanon berada di samping pasukan militer Suriah dalam berperang melawan kelompok-kelompok bersenjata penentang Suriah dan militan teroris. Menurut penegasan Sayyid Hasan Nashrullah, Sekretaris Jenderal Hizbullah, personel Hizbullah akan tetap berada di Suriah hingga kondisi Suriah stabil.
Sayyid Hasan Nashrullah menandaskan, kehadiran para personel Hizbullah hanya bertujuan untuk mempertahankan Lebanon, Suriah, Palestina, dan garis muqawamah.
Hizbullah adalah organisasi politik dan paramiliter dari kelompok Islam Syiah didirikan pada tahun 1982 yang berbasis di Libanon. Mempunyai pengaruh besar dalam politik Lebanon dengan memberikan pelayanan sosial, mendirikan sekolah-sekolah, rumah sakit, membuka daerah pertanian serta perlayanan lainnya untuk ribuan warga Syiah Libanon dan dianggap sebagai cermin gerakan perlawanan di bagian besar dunia Arab dan Muslim dunia.
Dari semenjak krisis Suriah mencuat, Hizbullah menjadi salah satu sekutu paling setia bagi rakyat Suriah.
(Suria-News/Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email