Presiden Iran Hassan Rouhani (Kanan) dan Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Ivanovna Matvienko bertemu di Teheran pada 14 November 2016. (Foto oleh president.ir)
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Republik Islam dan Rusia akan melanjutkan “kerjasama strategis” dalam kampanye melawan terorisme sampai fenomena berbahaya di Timur Tengah ini terhapus.
“Ada kerjasama strategis antara Iran dan Rusia untuk memerangi terorisme dan kerjasama itu akan berlanjut sampai terorisme terhapus di kawasan ini,” kata Rouhani dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Ivanovna Matvienko di Teheran, Senin (14/11/16).
“Kelompok teroris sangat berbahaya untuk seluruh kawasan dan juga dunia dan kita harus melanjutkan kerjasama perang melawan kelompok-kelompok ini sampai terberantasnya terorisme dan terbentukannya stabilitas dan tekad rakyat Suriah untuk mengatur negara mereka sendiri,” katanya menambahkan.
Di tempat lain dalam sambutannya, presiden Iran mengatakan Rusia adalah teman penting dan tetangga Republik Islam dan menambahkan bahwa kedua negara memiliki kepentingan umum di kawasan dan dunia.
“Republik Islam Iran bertekad untuk memperluas hubungan dengan Federasi Rusia di segala bidang,” kata Rouhani.
Dia mendesak Teheran dan Moskow untuk memanfaatkan peluang yang ada setelah pelaksanaan perjanjian nuklir tahun lalu, yang dikenal sebagai Kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), yang ditandatangani oleh Iran dan kelompok negara P5 + 1 untuk meningkatkan hubungan di bidang ekonomi, budaya, ilmu pengetahuan dan bidang teknologi.
Iran, Rusia berbagi pandangan tentang terorisme
Ketua Dewan Federasi Rusia, untuk perannya, mengatakan Teheran dan Moskow memiliki sikap bersama untuk memerangi terorisme.
Dia menambahkan bahwa Rusia menyerukan perluasan kerjasama di segala bidang dengan Iran dan mencatat bahwa JCPOA membuka cakrawala baru bagi kerjasama antara Tehran dan Moskow, khususnya di bidang energi dan bidang nuklir.
Memimpin delegasi politik dan ekonomi tinggi, Matvienko tiba di Teheran pada hari Minggu untuk dua hari kunjungan resmi. Dia menghadiri konferensi pers bersama dan mengadakan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran Ali Larijani pada hari Minggu dan juga duduk dengan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, Senin.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif (Kanan) dan Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Ivanovna Matvienko bertemu di Teheran pada 14 November 2016. (Foto oleh IRNA) Kunjungan Matvienko ke Teheran datang setelah Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan perjalanan ke Iran pada 23 November 2015 dan mengadakan pertemuan terpisah dengan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan Presiden Rouhani. Putin juga berpartisipasi dalam KTT Gas Negara Pengekspor Forum (GECF) ke tiga di Teheran.
(IRNA/Mahdi-News/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email