Senat Amerika Serikat menolak resolusi penghentian penjualan senjata kepada Arab Saudi dengan 53 suara. Sementara itu, hanya 47 suara yang menyetujui penghentian penjualan senjata ini.
Begitu berita ini dilansir oleh Daily Sabah hari ini.
Menurut keputusan resolusi tersebut, penjualan fasilitas militer seharga sekitar 510 juta kepada Arab Saudi harus dihentikan.
Resolusi ini meliputi sebagian usulan Pemerintah Donald Trump senilai 110 milyar dolar.
Menurut pengakuan Pemerintah Donald Trump, kontrak penjualan senjata ini bisa membuka puluhan ribu lahan pekerjaan baru bagi warga Amerika. Lebih dari itu, dengan meningkatkan kemampuan pertahanan Riyadh, kontrak ini bisa meringankan beban tugas keamanan yang harus dipikul oleh Washington.
Akan tetapi, para penentang program tersebut yang dikepalai oleh senator kubu Demokrat dan juga Republik mengkritiki Arab Saudi dalam perang Yaman.
Mereka mengkhawatirkan persenjataan pelik akan jatuh ke tangan Arab Saudi dalam arena perang Yaman. Dengan alasan ini, mereka menggelontorkan rancangan penghentian penjualan senjata ke Arab Saudi.
Wakil kubu Republik di Senat Amerika mengecam aksi agres Arab Saudi di ruangan rapat Senat.
Menurutnya, penjualan senjata ke Arab Saudi akan mengancam kehidupan warga Yaman yang tak berdosa.
“Sekarang ini saya sedang membicarakan ribuan rakyat Yaman yang telah terbunuh di tanah air mereka sendiri. Sekarang saya mendukung jutaan anak Yaman yang suara mereka tidak digubris dan akan terbantai lantaran aksi Arab Saudi,” tukas Paul.
(Daily-Sabah/Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email