Pesan Rahbar

Home » » Hamas: Israel Tidak Akan Merayakan Seratus Tahun Kedua di Wilayah Palestina Yang Diduduki

Hamas: Israel Tidak Akan Merayakan Seratus Tahun Kedua di Wilayah Palestina Yang Diduduki

Written By Unknown on Friday 3 November 2017 | 00:32:00

Ismail Haniyeh - Hamas chief.

Pendudukan Israel di Palestina tidak akan bertahan sehingga rezim tersebut akan dapat merayakan seratus tahun yang kedua dari pembentukannya, pemimpin Hamas mengatakan dalam sebuah konferensi internasional mengenai masalah Palestina.

Berpidato dalam konferensi internasional para ilmuwan perlawanan di ibukota Lebanon, Beirut, pada hari Rabu (1/11), ketua polit biro Hamas Ismail Haniyeh mengatakan bahwa proyek Zionis di wilayah Palestina tidak memiliki masa depan.

Komentar tersebut muncul saat rezim Israel dan sekutu-sekutunya merayakan ulang tahun ke 100 Deklarasi Balfour 1917 yang didukung Inggris, yang membuka jalan bagi pembentukan entitas di wilayah Palestina.

Haniyeh selanjutnya mengecam deklarasi tersebut dan mengatakan bahwa hal itu tidak dapat mengubah realitas historis dan geografis.

Dokumen yang dikeluarkan pada bulan November 1917 oleh menlu Inggris Inggris Arthur Balfour mengatakan “pandangan pemerintah Inggris untuk mendukung pendirian Zionis Israel di Palestina".

Ini mengatur panggung Hari Nakba (Hari Bencana) pada tahun 1948, ketika ratusan ribu orang Palestina terpaksa melarikan diri atau diusir dari rumah mereka oleh Zionis Israel.

Haniyeh selanjutnya mengatakan bahwa orang-orang Palestina yang berbasis di Tepi Barat masih berdiri teguh dalam mengejar tujuan negara tersebut dan akan meluncurkan Intifada anti-Israel (satu pemberontakan) satu demi satu, menambahkan bahwa Jalur Gaza juga telah berubah menjadi simbol perlawanan terhadap pendudukan rezim.

Konferensi tersebut, yang berjudul "Janji Benar: Palestina antara Deklarasi Balfour dan Janji Ilahi," dimulai dengan sebuah pesan yang dikirim oleh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei.

(Islam-Times/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita: