Pesan Rahbar

Home » » Tradisi Asyura: Warga Beli Barang Tanpa Tawar Menawar

Tradisi Asyura: Warga Beli Barang Tanpa Tawar Menawar

Written By Unknown on Sunday 23 September 2018 | 00:28:00


Masyarakat Polewali Mandar, Sulawesi Barat, punya tradisi berbelanja perkakas dan peralatan dapur di hari Asyura atau hari ke-10 bulan Muharram, tanpa tawar menawar.

Beragam perkakas pertanian seperti kapak, cangkul, parang, sabit atau peralatan dapur seperti panci, wajan baskom atau sendok dibeli warga sesuai penawaran pedagang tanpa ada tawar-menawar harga.

Masyarakat percaya membeli perkakas atau perlatan dapur tanpa tawar-menawar akan memuluskan jalan rezeki mereka selama setahun ke depan.

Karenanya, mereka memborong peralatan dapur atau perkakas apa saja di hari Asyura yang pada tahun ini bertepatan dengan tanggal 20 September.

Tak heran jika sejumlah pasar tradisonal di Polewali Mandar seperti Pasar Sentral Wonomulyo Ini dibanjiri warga berbelanja perkakas atau peralatan dapur sejak pagi.

Umumnya warga membeli perkakas atau peralatan dapur yang bisa tahan lama seperti panci, pisau, ember sesuai kemampuan ekonomi mereka.

Warga yang punya kemampuan ekonomi yang cukup akan membeli beragam perkakas dan peralatan dapur, sementara yang mereka yang punya ekonomi lemah cukup berbelanja timba plastik, sipi atau penjepit ikan yang terbuat dari belahan bambu.

Yunus, salah satu warga Tapango, Polewali Mandar, mengaku membeli perkakas pertanian seperti cangkul dan parang karena ia percaya hari Asyura atau 10 Muharram bisa melancarkan rezeki mereka.

“Katanya kalau ditawar jalan rezeki juga bisa srak atau tidak lancar. Tapi kalau membeli dengan hari senang Insya Allah jalan rezekinya dimuluskan selama setahun ke depan,” tutur Sandi.

Sebagai informasi, hari tanpa tawar menawar ini akan berlangsung dalam tiga hari atau hingga Sabtu (22/9/2018).

(Fokus-Today/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita: