Imam Mahdi as tidak akan datang jika syarat-syaratnya belum terpenuhi. Salah satu syarat untuk kedatangan Imam Mahdi as adalah keberadaan orang-orang yang layak menjadi sahabat sejati beliau.
Diriwayatkan bahwa Imam Zaman as nanti akan memiliki sahabat-sahabat spesial yang berjumlah 313 orang. Mereka adalah orang-orang pilihan yang bakal menjadi pemimpin untuk pasukan-pasukan Imam Mahdi as.
Terkait masalah ini, Ayatullah Ja’far Subhani menjawab syubhat sekte menyeleweng Ahmad Al-Hasan Bashri. Syubhat itu seperti ini:
Sahabat pertama Imam Mahdi as di antara 313 sahabat pilihannya, sebagaimana yang diriwayatkan, bernama Ahmad.
Imam Shadiq as dalah hadisnya yang cukup panjang menyebutkan nama-nama para sahabat Imam Mahdi as, “...dari Bashrah Abdurrahman bin A’thaf bin Sa’ad dan Ahmad dan Malih dan Hamad bin Jabir...” Tidak ada alasan yang bisa menutup kemungkinan bahwa orang yang disebut dengan Ahmad di situ adalah Ahmad Al-Hasan...
Dalam menjawab syubhat tersebut Ayatullah Ja’far Subhani menjelaskan:
Pertama, apakah setiap kali ada nama Ahmad di dalam riwayat maka artinya adalah Ahmad yang kalian maksud? Padahal nasab, nama asli, dari mana dan segalanya tidak jelas?
Kedua, hadis tersebut telah ditahrif dan di kitab-kitab hadis lainnya tidak seperti itu yang disebutkan. Dalam kitab Dalailul Imamah disebutkan, “...dan dari Bashrah Abdurrahman bin Al-A’thaf bin Sa’ad, Ahmad bin Malih, Hammad bin Jabir...”
Karena Ahmad kalian adalah anak Hasan atau Ismail, maka tidak sesuai dengan riwayat ini. Karena di riwayat ini Ahmad yang dimaksud anak Malih. Berarti kalian sengaja mengcopy riwayat yang sudah ditahrif (dirubah dari bentuk aslinya).
Ketiga, Kalian menukil riwayat tersebut dari kitab Bisyaratul Islam, yang mana penulis setelah menukil riwayat tersebut mengaku bahwa riwayat itu banyak kesalahannya.
(Shabestan/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email