Presiden Suriah dalam ungkapannya yang disampaikan dalam Konfrensi Investasi menekankan, “Moskow sama sekali tidak mencari kekuasaan ataupun kepentingan apapun di Suriah.”
Dilansir oleh media berita Reuters, Vlademir Putin dalam ungkapan yang ia sampaikan hari ini (13 Oktober) dalam Konfrensi Investasi menekankan bahwa Moskow sama sekali tidak menginginkan kekuasaan atau apapun di Suriah.”
Ia juga menegaskan, “Kami melihat kerja sama negara-negara Arab untuk menyelesaikan konflik Suriah masih kurang cukup.”
Presiden Suriah menekankan, “Rusia, Amerika dan Eropa harus mendesak kelompok-kelompok yang bertikai di Suriah untuk saling berdekatan dan membuka jalan untuk berunding.”
Putin dalam pernyataannya juga menekankan pentingnya kerja sama Turki dalam rangka memerangi terorisme.
Presiden Suriah menyinggung soal kesepakatan baru-baru ini antara Moskow dan Washington untuk menggelar aksi militer di Suriah. Namun sementara ini masih belum ada kesepakatan pembagian kawasan operasi militer yang akan dijalankan kedua negara.
Sejak tanggal 30 September Rusia telah memulai serangan-serangan udara ke berbagai titik tempat persembunyian teroris-teroris ISIS.
Dalam serangan-serangan yang diminta oleh Bashar Assad itu hingga kini banyak sekali markas-markas ISIS yang telah dihancurkan dan banyak teroris yang berkaburan.
(Shabestan/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email