Pesan Rahbar

Home » » 74 Tahun Lalu, Jepang Merebut Jakarta dari Cengkraman Belanda

74 Tahun Lalu, Jepang Merebut Jakarta dari Cengkraman Belanda

Written By Unknown on Wednesday, 9 March 2016 | 12:58:00

(Foto: dpr.go.id)

Meletusnya perang Pasifik berpengaruh besar terhadap akselerasi gerakan kemerdekaan negara-negara di Asia Timur, termasuk Indonesia. Tujuan Jepang menyerang dan menduduki Hndia-Belanda adalah untuk menguasai sumber daya alam, terutama minyak bumi, guna mendukung potensi perang Jepang serta mendukung industrinya. Jawa dirancang sebagai pusat penyediaan bagi seluruh operasi militer di Asia Tenggara, dan Sumatera sebagai sumber minyak utama.

7 Desenber 1941, setelah meluluh-lantakkan Pearl Harbour, Jepang melanjutkan serangan ke Filipina, pada 10 Desember 1941 dan berhasil menduduki luzon dan batoon, lalu pada tanggal 16 Desember berhasil menduduki Burma.

Akhirnya pada 11 Januari 1942 Jepang mendarat di Indonesia, secara berurutan Jepang mulai menguasai Hindia Belanda yang diawali dengan penaklukan Tarakan, Kalimantan Timur (11 Januari 1942), Balikpapan (24 Januari 1942), Pontianak (29 Januari 1942), Samarinda (3 Februari 1942), dan Banjarmasin (10 Februari 1942).

Belanda kian terdesak, pada tanggal 1 Maret 1942, Jepang berhasil mendarat di tiga tempat sekaligus, yaitu di Teluk Banten, di Eretan Wetan, sebelah barat Cirebon (Jawa Barat), dan Kragan (Jawa Tengah).

Belanda mengumumkan bahwa pada 5 Maret 1942 mereka mundur dari Jakarta. Jepangpun dengan leluasa menguasai Ibukota Hindia Belanda. Setelah itu Batavia berganti nama menjadi Djakarta.

Jepang ingin menghancurkan semua simbol Belanda di Djakarta. Tidak hanya mengubah nama, Jepang juga menghancurkan patung JP Coen di Waterlooplein. Monumen Jan Pieterszoon Coen yang merupakan pendiri Batavia.

Untuk lebih mengukuhkan propagandanya, Jepang juga menempatkan seorang Wakil Walikota Djakarta dari kalangan pribumi, yaitu Soewirjo, tokoh pergerakan Indonesia yang telah malang melintang sejak aktif di Jong Java, PNI, dan Partindo.

(Empat-Pilar-MPR/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI