Dalam sebuah pernyataannya Dirjen Lembaga Pengembangan Intelektual Anak dan Remaja di kota Gilan mengatakan, sejak dahulu masjid merupakan sebuah tempat yang aman dan nyaman untuk melakukan kegiatan-kegiatan kebudayaan dan kesenian, oleh karenanya fungsinya harus tetap dihidupkan.
Shabestan News Agency, Ali Poor Hasan mengatakan bahwa untuk mengokohkan dan menumbuhkan bakat anak-anak dan remaja sesuai dengan sistem pendidikan dan pengajaran Islam melalui pelaksanaan kegiatan-kegiatan kebudayaan, adab Islami dan kesenian adalah tujuan dan misi lembaga ini.
Dengan mengisyaratkan tentang peran kegiatan-kegiatan untuk menumbuhkan jiwa keagamaan pada anak dan remaja, Ali Hasan Poor menuturkan, anak-anak dan remaja merupakan masa depan Iran, dimana pendidikan agama mereka juga bermanfaat bagi generasi selanjutnya.
Ali Poor Hasan juga menjelaskan, kita harus menggunakan dan memanfaatkan fungsi masjid untuk menumbuhkan dan mengembangkan masa depan Republik Islam Iran, lebih lanjut Dirjen Lembaga ini menuturkan bahwa kapasitas ini harus dihubingkan satu sama lainnya sehingga hasil yang diinginkan dapat tercapai yakni dalam mengokohkan dan menumbuhkan jiwa keagamaan seseorang.
Karena dengan menyatukan kegiatan-kegiatan yang ada dengan fungsi masjid maka akan menguatkan lingkup kebudayaan dan jiwa keagamaan dalam diri anak-anak dan remaja, jelas Dirjen Lembaga Pengembangan Intelektual Anak dan Remaja di kota Gilan ini.
Karena sejak dahulu masjid merupakan sebuah tempat yang aman dan nyaman untuk melakukan kegiatan-kegiatan kebudayaan dan kesenian, oleh karenanya fungsinya harus tetap dihidupkan.
(Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email