Tiga pemuda Palestina melakukan aksi kesyahidan secara terpisah di negeri pendudukan Quds. Aksi kesyahidan ini telah merenggut nyawa satu orang militer wanita Israel dan dua orang penghuni perumahan ilegal Zionis terluka.
Tidak lama setelah aksi kesyahidan tersebut terlaksana, kelompok teroris ISIS menyatakan bertanggung jawab. Akan tetapi, Hamas menepis klaim ISIS ini melalui sebuah pernyataan resmi.
Ketiga pemuda Palestina itu melakukan serangan terhadap pasukan militer Israel di kawasan Bab al-‘Amud yang terletak Quds. Ketiga pemuda ini pun gugur syahid.
Menurut pengakuan pihak Israel, di samping seorang militer wanita itu, dua personel lain dalam sebuah aksi penyerang dengan pisau dan tembakan di Bab al-‘Amud juga terbunuh.
Pihak Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan, ketiga pemuda Palestina itu bernama Barra’ Ibrahim Shalih, Usamah ‘Atha’, dan Adil Hasan ‘Ankusy dari desa Deir Abu Masy’al di kawasan barat Ramullah. Mereka akhirnya gugur syahid oleh peluruh pasukan militer Israel.
Hamas dan Front Rakyat Palestina telah menyatakan bertanggung jawab atas aksi kesyahidan ini. Akan tetapi, kelompok teroris ISIS juga tak mau kalah langkah. Mereka mengeluarkan sebuah pernyataan resmi di kantor berita yang dikenal dengan nama Amaq dan menyatakan bertanggung jawab atas semua ini.
Menurut Hamas, tindakan yang dilakukan oleh ISIS ini merupakan usaha Israel penjajah untuk menggaduhkan kondisi.
(Amaq/Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email