Pesan Rahbar

Home » , » Mengobati Penyakit dengan Al-Quran dan Doa

Mengobati Penyakit dengan Al-Quran dan Doa

Written By Unknown on Sunday, 24 September 2017 | 01:40:00


Allah 'azza wa jalla berfirman:

يَŲ§ Ų£ََيُّهَŲ§ النَّŲ§Ų³ُ Ł‚َŲÆْ Ų¬َŲ§Ų¦َŲŖْكُŁ…ْ Ł…َوْŲ¹ِŲøَŲ©ٌ Ł…ِنْ Ų±َŲØِّكُŁ…ْ وَŲ“ِفَŲ§Ų”ٌ Ł„ِŁ…َŲ§ فِي الصُŲÆُورِ وَهُŲÆًى وَŲ±َŲ­ْŁ…َŲ©ٌ Ł„ِŁ„ْŁ…ُŲ¤ْŁ…ِنِيْنَ. سورة ŁŠŁˆŁ†Ų³ 10/57

Wahai manusia, sungguh telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu, dan penyembuh bagi penyakit-penyakit yang ada dalam dada (hati) dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berîmân.

Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang jadi penawar dan rahmat bagi manusia-manusia yang berîmân, dan Al-Quran itu tidak menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

Katakanlah: Al-Quran itu petunjuk dan obat bagi manusia-manusia yang berîmân. Dan orang-orang yang tidak berîmân pada telinga mereka ada sumbatan, dan Al-Quran itu bagi mereka adalah kegelapan, mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh.

Allah ‘azza wa jalla yang menciptakan penyakit dan obat, maka setiap penyakit ada obatnya. Dialah yang menimpakan penyakit dan Dia pula yang menghilangkannya, tidak ada yang menyembuhkan orang yang sakit selain Dia. Kalau kita sakit, lalu kita berobat ke dokter dan kita sembuh. Maka katakan, "Dengan izin Allah, aku sembuh berobat ke dokter FulĆ¢n/FulĆ¢nah." Tanpa izin-Nya tidak akan pernah sembuh, karena tidak ada yang menyembuhkan selain Allah ‘azza wa jalla. Tetapi jika kita berkata, "Saya sembuh karena berobat ke dokter FulĆ¢n/FulĆ¢nah." Maka perkataan ini mengandung syirik, maka perhatikanlah!

Di antara obat yang Allah ‘azza wa jalla turunkan adalah Al-Quran yang suci yang di dalamnya mengandung obat bagi penyakit lahir maupun batin.

Dari tiga ayat tersebut kita paham bahwa Al-Quran itu menjadi obat bagi orang-orang yang berĆ®mĆ¢n yang yakin kepada Allah ‘azza wa jalla. Tetapi bagi orang-orang yang tidak beriman, Al-Quran itu tidak menjadi obat, tidak pula menjadi petunjuk dan bahkan akan menambah kerugian karena dipandang sebagai sesuatu yang gelap.

Imam Mûsâ Al-Kâzhim as berkata, "Orang yang merasa cukup dengan satu ayat Al-Quran dari timur sampai ke barat, telah memadai jika dia yakin."

Dan beliau as berkata, "Di dalam Al-Quran ada obat bagi setiap penyakit."

Jenis-jenis Penyakit
Penyakit itu ada tiga macam: 1. Penyakit lahir atau medis seperti diabetes, diare dan lain-lain. 2. Penyakit batin atau penyakit hati seperti tamak, pamer, bangga, kagum den-gan amal yang baik, senang dipuji, iri hati, takabbur dan lain-lain. 3. Penyakit yang ditimbulkan oleh jin atau penyakit non medis seperti sihir, santet, kesurupan dan lain-lain.

Setiap penyakit ada obatnya, dan ketiga jenis penyakit ini bisa disembuhkan yang antara lain dengan Al-Quran dan kekuatan doa kepada Allah ‘azza wa jalla, sebab tidak ada yang menyembuhkan penyakit selain Dia.


I. Beberapa SĆ»rah Al-Quran untuk Segala Penyakit 

Ada beberapa sƻrah dari kitab suci Al-Quran yang mulia yang bisa dijadikan sebagai obat bagi segala penyakit.

1. Al-FĆ¢tihah untuk Segala Macam Penyakit 

Dari Mu‘Ć¢wiyah bin ‘AmmĆ¢r, dari AbĆ» ‘AbdillĆ¢h as berkata, "Kalaulah dibacakan Al-Hamdu atas suatu mayit sebanyak tujuh puluh kali, lalu rĆ»h dikembalikan padanya, maka hal itu tidaklah aneh."

Dari Al-Naufali ‘AbdullĆ¢h bin Al-Fadhl, dari salah seorang imam as berkata, "Tidak dibacakan Al-Hamdu atas suatu penyakit sebanyak tujuh puluh kali, melainkan ia tenang (sembuh) dengan izin Allah, dan jika kamu mau, maka cobalah dan janganlah kamu ragu."

AbĆ» ‘AbdillĆ¢h as berkata, "Adalah RasĆ»lullĆ¢h saw apabila beliau ditimpa oleh kemalasan atau sakit kepala, beliau bentangkan kedua tangannya, lalu beliau membaca FĆ¢tihatul KitĆ¢b dan Al-Mu‘awwidzatain (Al-Falaq dan Al-NĆ¢s), lalu beliau menyapukan keduanya ke wajahnya, maka hilanglah dari beliau penyakit yang telah dia rasakan."

Dan Imam ‘Ali Al-RidhĆ¢ as meriwayatkan yang semisalnya, dan dia menambahkan padanya Qul huwallĆ¢hu ahad .

Imam Muhammad Al-Bâqir as mengatakan bahwa setiap penyakit bisa disembuhkan oleh dua sûrah ini (Al-Fâtihah dan Al-Ikhlâsh).

Imam Ja‘far Al-ShĆ¢diq as berkata, "Siapa yang ditimpa oleh suatu penyakit, maka hendaklah dia membaca Al-Hamdu pada sakunya sebanyak tujuh kali niscaya sembuh, dan jika tidak, maka hendaklah dia membacanya tujuh puluh kali, dan aku jamin sehat baginya."


2. SĆ»rah Al-An‘Ć¢m 

Imam Muhammad Al-BĆ¢qir as berkata, "Apabila kamu ditimpa penyakit yang karenanya kamu mengkhawatirkan atas (keselamatan) dirimu, maka bacalah sĆ»rah Al-An‘Ć¢m, sebab penyakit itu tidak akan mencapaimu terhadap apa yang kamu tidak suka."


3. SĆ»rah Al-Nahl 

Dari Muhammad bin Muslim, dari AbĆ» Ja‘far as berkata, "Siapa membaca sĆ»rah Al-Nahl pada setiap bulan niscaya dicukupi dia (untuk bayar) utang di dunia dan (dihindarkan dari) tujuh puluh macam bala yang paling ringannya adalah gila, judzĆ¢m dan barash (leprosy), dan adalah tempat tinggalnya di surga ‘Aden, dan ia berada di tengah-tengah surga."


4. Sûrah Yâsîn

Imam Ja‘far Al-ShĆ¢diq as berkata, "Sesungguhnya setiap sesuatu ada kalbunya, dan kalbu Al-Quran adalah YĆ¢sĆ®n, maka siapa yang membaca YĆ¢sĆ®n sebelum sore, maka dia pada siang harinya termasuk yang dijaga dan diberi rezeki sampai sore tiba. Dan siapa yang membacanya pada malamnya sebelum dia tidur, Allah akan kirimkan seribu malaikat yang menjaganya dari setiap syaithĆ¢n yang terkutuk dan dari setiap bencana (penyakit), dan jika dia meninggal pada hari itu, Allah akan memasukkannya ke dalam surga."


5. Sƻrah Al-Jinn

Imam Ja‘far Al-ShĆ¢diq as berkata, "Siapa yang banyak membaca Qul Ć»hiya (Al-Jinn), dia tidak akan ditimpa dalam kehidupan dunianya oleh sesuatu dari mata-mata jin, tidak oleh semburannya, tidak oleh sihirnya dan tidak oleh tipuannya."


6. Al-Hamdu, Al-Ikhlâsh, Al-Falaq dan Al-Nâs

RasĆ»lullĆ¢h saw berkata, "Jabra`Ć®l as telah mengajarkan kepadaku suatu obat yang bersamanya tidak membutuhkan kepada obat yang lain." Kemudian beliau ditanya, "Wahai RasĆ»lullĆ¢h, apakah obat itu?" Beliau bersabda, "Diambil air hujan sebelum sampai ke tanah dengan wadah yang bersih, dan dibacakan atasnya Al-Hamdu (Al-FĆ¢tihah) sebanyak tujuh puluh kali, dan Qul huwallĆ¢hu ahad dan Al-Mu‘awwidzatain (sĆ»rah Al-Falaq dan sĆ»rah Al-NĆ¢s) tujuh puluh kali, kemudian diminum pagi secangkir dan sore secangkir. Demi yang telah mengutusku dengan kebenaran, niscaya Allah mencabut penyakit itu dari tubuhnya, dari tulang-tulangnya, dari otaknya dan dari urat-uratnya."


II. TahlƮl dari Al-Quran untuk Segala Penyakit

وَ Ų„ِŁ„َهُكُŁ…ْ Ų„ِŁ„َهٌ وَŲ§Ų­ِŲÆٌ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ الرَّŲ­ْمنُ الرَّŲ­ِيْŁ…ُ. اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų§Ł„ْŲ­َيُّ Ų§Ł„ْŁ‚َيُّوْŁ…ُ لاَ ŲŖَŲ£ْŲ®َŲ°ُهُ Ų³ِنَŲ©ٌ وَلاَ نَوْŁ…ٌ. سورة البقرة

Wa ilâhukum ilâhun wâhidun lâ ilâha illâ huwar rahmânur rahîm. Allâhu lâ ilâha illâ huwal hayyul qayyûm lâ ta`khudzuhu sinatun wa lâ naum.

Dan tuhan kamu adalah Tuhan yang satu tidak ada tuhan selain Dia yang maha pemurah yang maha penyayang. Allah tidak ada tuhan selain Dia yang hidup yang mandiri, Dia tidak disentuh oleh kantuk dan tidak oleh tidur.


Ų§Ł„َŁ…, اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų§Ł„ْŲ­َيُّ Ų§Ł„ْŁ‚َيُّوْŁ…ُ نَŲ²َّŁ„َ Ų¹َŁ„َيْكَ Ų§Ł„ْكِŲŖَŲ§ŲØَ ŲØِŲ§Ł„ْŲ­َŁ‚ِّ. هُوَآلَŲ°ِي يُŲµَوِّŲ±ُكُŁ…ْ فِي Ų§ْلأَŲ±ْŲ­َŲ§Ł…ِ كَيْفَ يَŲ“َŲ§Ų”ُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų§Ł„ْŲ¹ِŲ²ِيْŲ²ُ Ų§Ł„ْŲ­َكِيْŁ…ُ. Ų“َهِŲÆَ اللهُ Ų£َنَّهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ وَŲ§Ł„ْŁ…َلاَŲ¦ِكَŲ©ُ وَŲ£ُŁˆŁ„ُو Ų§Ł„ْعلْŁ…ِ Ł‚َŲ§Ų¦ِŁ…ًŲ§ ŲØِŲ§Ł„ْŁ‚ِŲ³ْŲ·ِ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ²ِيْŲ²ُ Ų§Ł„ْŲ­َكِيْŁ…ُ. Ų„ِنَّ الدِّيْنَ Ų¹ِنْŲÆَ اللهُ Ų§ْل؄ِŲ³ْلاَŁ…ُ. Ų„ِنَّ هَŲ°َŲ§ Ł„َهُوَ Ų§Ł„ْŁ‚َŲµَŲµُ Ų§Ł„ْŲ­َŁ‚ُّ وَŁ…َŲ§ Ł…ِنْ Ų„ِŁ„َهٍ Ų„ِلاَّ اللهُ وَŲ„ِنَّ اللهَ Ł„َهُوَ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ²ِيْŲ²ُ Ų§Ł„ْŲ­َكِيْŁ…ُ

Alif lĆ£m mĆ®m, allĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwal hayyul qayyĆ»mu nazzala ‘alaikal kitĆ¢ba bil haqq. Huwal ladzĆ® yushawwirukum fil arhmi kaifa yasyĆ¢`u lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwal ‘azĆ®zul hakĆ®m. SyahidallĆ¢hu annhu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa wal malĆ¢`ikatu wa ulul ‘ilmi qĆ¢`Ć®mĆ¢n bil qisthi lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwal ‘azĆ®zul hakĆ®m. Innad dna ‘indallĆ¢hil islĆ¢m. Inna hĆ¢dĆ¢z lahuwal qashashul haqqu wa mĆ¢ min ilĆ¢hin illallĆ¢hu wa innallĆ¢ha lahuwal ‘azĆ®zul hakĆ®m.

Alif lãm mïm, Allah tidak ada tuhan selain Dia yang hidup yang mandiri, Dia telah menurunkan Al-Kitâb dengan benar. Dia-lah yang membentuk kamu di dalam rahim-rahim menurut yang Dia kehendaki, tidak ada tuhan selain Dia yang maha perkasa yang maha bijaksana. Allah bersaksi bahwasanya tidak ada tuhan selain Dia demikian pula para malaikat dan mereka yang punya ilmu dengan menegakkan keadilan tidak ada tuhan selain Dia yang maha perkasa lagi maha bijaksana. Sesungguhnya ajaran di sisi Allah adalah Islam. Sesungguhnya ini adalah kisah-kisah yang benar dan tidak ada tuhan selain Allah dan sesungguhnya Allah maha perkasa lagi maha bijaksana.


اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ł„َيَŲ¬ْŁ…َŲ¹َنَّكُŁ…ْ Ų„ِŁ„َى يَوْŁ…ِ Ų§Ł„ْŁ‚ِيَŲ§Ł…َŲ©ِ لاَ Ų±َيْŲØَ فِيْهِ وَŁ…َنْ Ų£َŲµْŲÆَŁ‚ُ Ł…ِنَ اللهِ Ų­َŲÆِيْŲ«ًŲ§. سورة النساؔ

AllĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa layajma‘annakum ilĆ¢ yaumil qiyĆ¢mati lĆ¢ raiba fĆ®hi wa man ashdaqu minallĆ¢hi hadĆ®tsĆ¢.
Allah tidak ada tuhan selain Dia, sungguh Dia akan mengumpulkan kamu kepada hari kiamat tidak ada keraguan padanya, dan siapakah yang lebih benar perkataannya selain Allah.


Ł„َŁ‚َŲÆْ كَفَŲ±َ Ų§Ł„َّŲ°ِيْنَ Ł‚َŲ§Ł„ُوا Ų„ِنَّ اللهَ Ų«َŲ§Ł„ِŲ«ُ Ų«َلاَŲ«َŲ©ٍ وَŁ…َŲ§ Ł…ِنْ Ų„ِŁ„َهٍ Ų„ِلاَّ Ų„ِŁ„َهٌ وَŲ§Ų­ِŲÆٌ, وَŲ„ِنْ Ł„َŁ…ْ يَنْŲŖَهُوا Ų¹َŁ…َّŲ§ يَŁ‚ُوْŁ„ُŁˆŁ†َ Ł„َيَŁ…َŲ³َّنَّ Ų§Ł„َّŲ°ِيْنَ كَفَŲ±ُوا Ł…ِنْهُŁ…ْ Ų¹َŲ°َŲ§ŲØٌ Ų¹َŲøِيْŁ…ٌ. سورة المائدة

Laqad kafaral ladzĆ®na qĆ¢lĆ» innallĆ¢ha tsĆ¢litsu tsalĆ¢tsatin wa mĆ¢ min ilĆ¢hin illĆ¢ ilĆ¢hun wĆ¢hid, wa in lam yantahĆ» ‘ammĆ¢ yaqĆ»lĆ»na layamassannal ladzĆ®na kafarĆ» minhum ‘adzĆ¢bun ‘azhĆ®m.

Sungguh telah menjadi kâfir orang-orang yang mengatakan: Sesungguhnya Allah itu ketiga dari yang tiga (tuhan bapak, tuhan anak dan tuhan roh kudus), dan tidak ada tuhan selain Tuhan yang satu (Allah), dan jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, niscaya orang-orang yang kâfir itu benar-benar akan di-timpa siksa yang besar.


Ų°َŲ§Ł„ِكُŁ…ُ اللهُ Ų±َŲØُّكُŁ…ْ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų®َŲ§Ł„ِŁ‚ُ كُŁ„ِّ Ų“َيْŲ”ٍ فَŲ§Ų¹ْŲØُŲÆُŁˆŁ‡ُ وَهُوَ Ų¹َŁ„َى كُŁ„ِّ Ų“َيْŲ”ٍ وَكِيْŁ„ٌ. Ų§ِŲŖَّŲØِŲ¹ْ Ł…َŲ§ Ų£ُوْŲ­ِيَ Ų„ِŁ„َيْكَ Ł…ِنْ Ų±َŲØِّكَ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ وَŲ£َŲ¹ْŲ±ِŲ¶ْ Ų¹َنِ Ų§Ł„ْŁ…ُŲ“ْŲ±ِكِيْنَ. سورة الأنعام

DzĆ¢likumullĆ¢hu rabbukum lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa khĆ¢liqu kulli syai`in fa‘budĆ»hu wa huwa ‘alĆ¢ kulli syai`in wakĆ®l. Ittabi‘ mĆ¢ Ć»hiya ilaika min rabbika lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa wa a‘ridh ‘anil musyrikĆ®n.

Yang demikian itu Allah Tuhan yang mengatur kamu tidak ada tuhan selain Dia yang menciptakan segala sesuatu, maka mengabdilah kamu kepada-Nya dan Dia wakƮl atas segala sesuatu. Ikutilah apa yang telah diwahyukan kepadamu dari Rabb kamu tidak ada tuhan selain Dia, dan berpalinglah dari kaum musyrikƮn.


Ł‚ُŁ„ْ يَŲ§ Ų£َيُّهَŲ§ النَّŲ§Ų³ُ Ų„ِنِّي Ų±َŲ³ُŁˆŁ„ُ اللهِ Ų„ِŁ„َيْكُŁ…ْ Ų¬َŁ…ِيْŲ¹ًŲ§ Ų§Ł„َّŲ°ِي Ł„َهُ Ł…ُŁ„ْكُ السَّŁ…َاوَŲ§ŲŖِ وَŲ§ْلأَŲ±ْŲ¶ِ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ يُŲ­ْيِي وَيُŁ…ِيْŲŖُ فَآمِنُوا ŲØِاللهِ وَŲ±َŲ³ُŁˆŁ„ِهِ النَّŲØِيِّ Ų§ْلأُŁ…ِّيِّ Ų§Ł„َّŲ°ِي يُŲ¤ْŁ…ِنُ ŲØِاللهِ وَكَŁ„ِŁ…َŲ§ŲŖِهِ, وَŲ§ŲŖَّŲØِŲ¹ُوْهُ Ł„َŲ¹َŁ„َّكُŁ…ْ ŲŖَهْŲŖَŲÆُŁˆŁ†َ. سورة الأعراف

Qul yĆ¢ ayyuhan nĆ¢su innĆ® rasĆ»lllĆ¢hi ilaikum jamĆ®‘anil ladzĆ® lahu mulkus samĆ¢wĆ¢ti wal ardhi lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa yuhyĆ® wa yumĆ®tu fa Ć£minĆ» billĆ¢hi wa rasĆ»lihin nabiyyil ummiyyil ladzĆ® yu`minu billĆ¢hi wa kalimĆ¢tih, wattabi‘Ć»hu la‘allakum tahtadĆ»n.

Katakan: Wahai manusia, sungguh aku adalah utusan Allah kepada kamu semua (Dia) yang punya kerajaan seluruh langit dan bumi tidak ada tuhan selain Dia yang menghidupkan dan yang mematikan, maka berîmânlah kepada Allah dan Rasûl-Nya Al-Nabiyyul Ummiyy yang berîmân kepada Allah dan kalimat-kalimat-Nya, dan ikutilah dia agar kamu mendapat petunjuk.


Ų§ِŲŖَّŲ®َŲ°ُوا Ų£َŲ­ْŲØَŲ§Ų±َهُŁ…ْ وَŲ±ُهْŲØَانَهُŁ…ْ Ų£َŲ±ْŲØَŲ§ŲØًŲ§ Ł…ِنْ ŲÆُوْنِ اللهِ وَŲ§Ł„ْŁ…َŲ³ِيْŲ­َ ŲØْنَ Ł…َŲ±ْيَŁ…َ, وَŁ…َŲ§ Ų£ُŁ…ِŲ±ُوا Ų„ِلاَّ Ł„ِيَŲ¹ْŲØُŲÆُوا Ų„ِŁ„َهًŲ§ وَŲ§Ų­ِŲÆًŲ§ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų³ُŲØْŲ­َانَهُ Ų¹َŁ…َّŲ§ يُŲ“ْŲ±ِكُŁˆŁ†َ, فَŲ„ِنْ ŲŖَوَŁ„َّوا فَŁ‚ُŁ„ْ Ų­َŲ³ْŲØِيَ اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų¹َŁ„َيْهِ ŲŖَوَكَّŁ„ْŲŖُ وَهُوَ Ų±َŲØُّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ±ْŲ“ِ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ. سورة ŲØŲ±Ų§Ų”Ų©

IttakhadzĆ» ahbĆ¢rahum wa ruhbĆ¢nahum arbĆ¢ban min dĆ»nillĆ¢hi wal masĆ®ha bna maryam, wa mĆ¢ umirĆ» illĆ¢ liya‘budĆ» ilĆ¢han wĆ¢hidan lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa subhĆ¢nahu ‘ammĆ¢ yusyrikĆ»n, fa`in tawallau faqul hasbiyallĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa ‘alaihi tawakkatu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘azhĆ®m.

Mereka telah menjadikan ulama mereka, para pendeta mereka dan Al-MasĆ®h bin Maryam sebagai tuhan-tuhan selain Allah, dan mereka tidak diperintah selain untuk mengabdi kepada Tuhan yang satu yang tidak ada tuhan selain Dia, maha suci Dia dari apa yang mereka sekutukan, maka apabila mereka berpaling, katakanlah: Cukup buatku Allah tidak ada tuhan selain Dia, kepada-Nya aku menjadikan bertawakkal dan Dia pemilik ‘arasy yang agung.


Ų­َŲŖَّى Ų„ِŲ°َŲ§ Ų£َŲÆْŲ±َكَهُ Ų§Ł„ْŲŗَŲ±َŁ‚ُ Ł‚َŲ§Ł„َ آمَنْŲŖُ Ų£َنَّهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ Ų§Ł„َّŲ°ِي آمَنَŲŖْ ŲØِهِ ŲØَنُوا Ų„ِŲ³ْŲ±َŲ§Ų¦ِŁŠŁ„َ وَŲ£َنَŲ§ Ł…ِنَ Ų§Ł„ْŁ…ُŲ³ْŁ„ِŁ…ِيْنَ. سورة ŁŠŁˆŁ†Ų³

Hattâ idzâ adrakahul gharaqu qâla ãmantu annahu lâ ilâha illal ladzî ãmanat bihi banû isrâ`îla wa anâ minal muslimîn.

Hingga apabika tenggelam telah mengancam dirinya, dia berkata: Aku berîmân kepada Tuhan yang diîmâni oleh Banî Isrâ`îl dan aku termasuk orang yang berserah diri.


فَŲ„ِنْ Ł„َŁ…ْ يَŲ³ْŲŖَŲ¬ِيْŲØُوا Ł„َكُŁ…ْ فَŲ§Ų¹ْŁ„َŁ…ُوا Ų£َنَّŁ…َŲ§ Ų£ُنْŲ²ِŁ„َ ŲØِŲ¹ِŁ„ْŁ…ِ اللهِ وَŲ£َلاَّ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ فَهَŁ„ْ Ų£َنْŲŖُŁ…ْ Ł…ُŲ³ْŁ„ِŁ…ُوْنَ. سورة Ł‡ŁˆŲÆ

Fa`in lam yastajĆ®bĆ» lakum fa‘lam annamĆ¢ unzila bi‘ilmillĆ¢hi wa allĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa fahal antum muslimĆ»n.
Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu, maka ketahuilah sesungguhnya dia (Al-Kitâb) telah diturunkan dengan ilmu Allah dan bahwasanya tidak ada tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri. (Hûd as 11/13)


وَهُŁ…ْ يَكْفُŲ±ُŁˆŁ†َ ŲØِالرَّŲ­ْمنِ Ł‚ُŁ„ْ هُوَ Ų±َŲØِّي لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų¹َŁ„َيْهِ ŲŖَوَكَّŁ„ْŲŖُ وَŲ„ِŁ„َيْهِ Ł…َŲŖَŲ§ŲØِ. سورة الرعد

Wa hum yakfurĆ»na bir rahmĆ¢ni qul huwa rabbĆ® lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa ‘alaihi tawakkaltu wa ilaihi matĆ¢b.

Dan mereka kufur kepada Tuhan yang maha pemurah, katakanlah: Dia adalah Tuhanku tidak ada tuhan selain Dia kepada-Nya aku bertawakkal dan kepada-Nya tempat kembali. (Al-Ra‘d 13/29).


يُنَŲ²ِّŁ„ُ Ų§Ł„ْŁ…َلاَŲ¦ِكَŲ©َ ŲØِالرُّوْŲ­ِ Ł…ِنْ Ų£َŁ…ْŲ±ِهِ Ų¹َŁ„َى Ł…َنْ يَŲ“َŲ§Ų”ُ Ł…ِنْ Ų¹ِŲØَŲ§ŲÆِهِ Ų£َنْ Ų£َنْŲ°ِŲ±ُوا Ų£َنَّهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ Ų£َنَŲ§ فَŲ§ŲŖَّŁ‚ُوْنِ. سورة النحل

Yunazzilul malĆ¢`ikata birrĆ»hi min amrihi ‘alĆ¢ man yasyĆ¢`u min ‘ibĆ¢dihi an andzirĆ» annahu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ anĆ¢ fattaqĆ»n.

Dia menurunkan malaikat dengan Al-Rƻh dari perintah-Nya kepada orang yang Dia kehendaki dari hamba-hamba-Nya, hendaknya kamu berikan peringatan bahwasanya tidak ada tuhan selain Aku, maka takutlah kamu kepada-Ku. (Al-Nahl 16/2).


يَŲ¹ْŁ„َŁ…ُ السِّŲ±َّ وَŲ£َŲ®ْفَى, اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ł„َهُ Ų§ْلأَŲ³ْŁ…َŲ§Ų”ُ Ų§Ł„ْŲ­ُŲ³ْنَى وَŲ£َنَŲ§ Ų§Ų®ْŲŖَŲ±ْŲŖُكَ فَŲ§Ų³ŲŖَŁ…ِŲ¹ْ Ł„ِŁ…َŲ§ يُوْŲ­َي Ų„ِنَّنِي Ų£َنَŲ§ اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ Ų£َنَŲ§ فَŲ§Ų¹ْŲØُŲÆْنِي وَŲ£َŁ‚ِŁ…ْ الصَّلاَŲ©َ Ł„ِŲ°ِكْŲ±ِي, Ų„ِنَّŁ…َŲ§ Ų„ِŁ„َهُكُŁ…ُ اللهُ Ų§Ł„َّŲ°ِي لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ وَŲ³ِŲ¹َ كُŁ„َّ Ų“َيْŲ”ٍ Ų¹ِŁ„ْŁ…ًŲ§. سورة طه

Ya‘lamus sirra wa akhfĆ¢, allĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa lahul asmĆ¢`ul husnĆ¢ wa anakhtartuka fastami‘ limĆ¢ yĆ»hĆ¢ innanĆ® anallĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ anĆ¢ fa‘budnĆ® wa aqimish shalĆ¢ta lidzikrĆ®, innamĆ¢ ilĆ¢hukumullĆ¢hul ladzĆ® lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa wasi‘a kulla syai`in ‘ilmĆ¢.

Dia mengetahu rahasia dan yang tersembunyi, Allah tidak ada tuhan selain Dia, kepunyaan-Nya seluruh nama-nama yang indah, dan Aku telah memilihmu, maka dengarkanlah apa yang diwahyukan, sesungguhnya Aku adalah Allah tidak ada tuhan selain Aku, maka mengabdilah kamu kepadaKu dan dirikan shalat untuk mengingat-Ku, sesungguhnya tuhan kamu itu Allah yang tidak ada tuhan selain Dia meliputi segala sesuatu ilmu-Nya.


وَŁ…َŲ§ Ų£َŲ±ْŲ³َŁ„ْنَŲ§ Ł…ِنْ Ł‚َŲØْŁ„ِكَ Ł…ِنْ Ų±َŲ³ُŁˆŁ„ٍ Ų„ِلاَّ نُوْŲ­ِي Ų„ِŁ„َيْهِ Ų£َنَّهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ Ų£َنَŲ§ فَŲ§Ų¹ْŲØُŲÆُوْنِ, وَŲ°َŲ§ النُّŁˆŁ†ِ Ų„ِŲ°ْ Ų°َهَŲØَ Ł…ُŲŗَŲ§Ų¶ِŲØًŲ§ فَŲøَنَّ Ų£َنْ Ł„َنْ نَŁ‚ْŲÆِŲ±َ Ų¹َŁ„َيْهِ فَنَŲ§ŲÆَى فِي الظُّŁ„ُŁ…َŲ§ŲŖِ Ų£َلاَّ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ Ų£َنْŲŖَ Ų³ُŲØْŲ­َانَكَ Ų„ِنِّي كُنْŲŖُ Ł…ِنَ الظَّŲ§Ł„ِŁ…ِيْنَ. سورة Ų§Ł„Ų£Ł†ŲØŁŠŲ§Ų”

Wa mĆ¢ arsalnĆ¢ min qablika min rasĆ»lin illĆ¢ nĆ»hĆ® ilaihi annahu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ anĆ¢ fa‘budĆ»n, wa dzan nĆ»ni idz dza-haba mughĆ¢dhiban fazhanna an lan naqdira ‘alaihi fanĆ¢dĆ¢ fizh zhulumĆ¢ti allĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ anta subhĆ¢naka innĆ® kuntu minazh zhĆ¢limĆ®n.

Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu dari Rasƻl melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada tuhan selain Aku, maka mengabdilah kalian kepada-Ku, dan Dzun Nƻn (Yƻnus as) ketika pergi dengan marah lalu dia mengira bahwa Kami tidak akan menguasainya, kemudian dia menyeru di dalam kegelapan-kegelapan bahwa tidak ada tuhan selain Engkau, maha suci Engkau, sungguh aku termasuk orang yang zalim.


فَŲŖَŲ¹َŲ§Ł„َى اللهُ Ų§Ł„ْŁ…َŁ„ِكُ Ų§Ł„ْŲ­َŁ‚ُّ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų±َŲØُّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ±ْŲ“ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ. (سورة Ų§Ł„Ł…Ų¤Ł…Ł†ŁˆŁ†)

Fata‘Ć¢lallĆ¢hul maliku haqqu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa rabbul ‘arsyil ‘azhĆ®m.

Maha tinggi Allah raja yang benar tidak ada tuhan selain Dia pemilik singgasana yang agung.


وَيَŲ¹ْŁ„َŁ…ُ Ł…َŲ§ ŲŖُŲ®ْفُŁˆŁ†َ وَŁ…َŲ§ ŲŖُŲ¹ْŁ„ِنُŁˆŁ†َ اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų±َŲØُّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ±ْŲ“ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ. سورة النمل

Wa ya‘lamu mĆ¢ tukhfĆ»na wa mĆ¢ tu‘linĆ»n, allĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa rabbul ‘arsyil ‘azhĆ®m.

Dan Dia mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu tampakkan, Allah tidak ada tuhan selain Dia pemilik singgasana yang agung.


وَهُوَ اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ł„َهُ Ų§Ł„ْŲ­َŁ…ْŲÆُ فِي Ų§ْلأُŁˆŁ„َى وَŲ§ْلآخِŲ±َŲ©ِ وَŁ„َهُ Ų§Ł„ْŲ­ُكْŁ…ُ وَŲ„ِŁ„َيْهِ ŲŖُŲ±ْŲ¬َŲ¹ُŁˆŁ†َ. وَلاَ ŲŖَŲÆْŲ¹ُ Ł…َŲ¹َ اللهُ Ų„ِŁ„َهًŲ§ Ų¢Ų®َŲ±َ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ كُŁ„ُّ Ų“َيْŲ”ٍ هَŲ§Ł„ِكٌ Ų„ِلاَّ وَŲ¬ْهَهُ Ł„َهُ Ų§Ł„ْŲ­ُكْŁ…ُ وَŲ„ِŁ„َيْهِ ŲŖُŲ±ْŲ¬َŲ¹ُŁˆŁ†َ. سورة القصص

Wa huwallĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa lahul hamdu fil Ć»l wal Ć£khirati wa lahul hukmu wa ilaihi turja‘Ć»n. WalĆ¢ tad‘u ma‘allĆ¢hi ilĆ¢han Ć£khara lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa kullu syai`in hĆ¢likun illĆ¢ wajhah, lahul hukmu wa ilaihi turja‘Ć»n.

Dan Dialah Allah tidak ada tuhan selain Dia, bagi-Nya segala puji di dunia dan akhirat, dan kepunyaan-Nya hukum dan kepada-Nya kamu dikembalikan. Dan janganlah kamu bersama Allah menyeru tuhan yang lain, tidak ada tuhan (yang benar) selain Dia, segala sesuatu akan binasa kecuali wajah-Nya, kepunyaan-Nya hu-kum dan kepada-Nya kamu dikembalikan.


يَŲ§ Ų£َيُّهَŲ§ النَّŲ§Ų³ُ Ų§Ų°ْكُŲ±ُوا نِŲ¹ْŁ…َŲŖَ اللهِ Ų¹َŁ„َيْكُŁ…ْ هَŁ„ْ Ł…ِنْ Ų®َŲ§Ł„ِŁ‚ٍ ŲŗَيْŲ±ُ اللهِ يَŲ±ْŲ²ُŁ‚ُكُŁ…ْ Ł…ِنَ السَّŁ…َŲ§Ų”ِ وَŲ§ْلأَŲ±ْŲ¶ِ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ فَŲ£َنَّى ŲŖُŲ¤ْفَكُŁˆŁ†َ. سورة فاطر

YĆ¢ ayyuhan nĆ¢sudzkurĆ» ni‘matallĆ¢hi ‘alaikum hal min khĆ¢liqin ghairullĆ¢hi yarzuqukum minas samĆ¢`i wal ardhi lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa fa`annĆ¢ tu`fakĆ»n.

Wahai manusia, ingatlah kamu akan nikmat Allah kepada kamu, apakah ada pencipta selain Allah, Dia memberi rezeki kepada kamu dari langit dan bumi tidak ada tuhan selain Dia, maka me-ngapakah kamu bisa dipalingkan.


Ų„ِنَّهُŁ…ْ كَانُوا Ų„ِŲ°َŲ§ Ł‚ِيْŁ„َ Ł„َهُŁ…ْ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ اللهُ يَŲ³ْŲŖَكْŲØِŲ±ُŁˆŁ†َ. الصفات

Innahum kânû idzâ qîla lahum lâ ilâha illallâhu yastakbirûn.

Sesungguhnya mereka jika dikatakan kepada mereka tidak ada tuhan selain Allah, mereka menyombongkan diri.


Ł‚ُŁ„ْ Ų„ِنَّŁ…َŲ§ Ų£َنَŲ§ Ł…ُنْŲ°ِŲ±ٌ وَ Ł…َŲ§ Ł…ِنْ Ų„ِŁ„َهٍ Ų„ِلاَّ اللهُ Ų§Ł„ْوَŲ§Ų­ِŲÆُ Ų§Ł„ْŁ‚َهَّŲ§Ų±ُ. سورة Ųµ

Qul innamâ anâ mundzirun wa mâ min ilâhin illallâhul wâhidul qahhâr.

Katakanlah: Sesungguhnya Aku berikan peringatan dan tidak ada tuhan selain Allah yang satu yang maha kuasa.


Ų°َŁ„ِكُŁ…ُ اللهُ Ų±َŲØُّكُŁ…ْ Ų®َŲ§Ł„ِŁ‚ُ كُŁ„ِّ Ų“َيْŲ”ٍ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ فَŲ£َنَّى ŲŖُŲ¤ْفَكُŁˆŁ†َ. Ų°َŁ„ِكُŁ…ُ اللهُ Ų±َŲØُّكُŁ…ْ هُوَ Ų§Ł„ْŲ­َيُّ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ فَŲ§ŲÆْŲ¹ُŁˆŁ‡ُ Ł…ُŲ®ْŁ„ِŲµِيْنَ Ł„َهُ الدِّيْنَ وَŲ§Ł„ْŲ­َŁ…ْŲÆُ ِللهِ Ų±َŲØِّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ§Ł„َŁ…ِيْنَ. سورة المؤمن

DzĆ¢likumullĆ¢hu rabbukum khĆ¢liqu kulli syai`in lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa fa`annĆ¢ tu`fakĆ»n. DzĆ¢likumullĆ¢hu rabbukum huwal hayyu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa fad‘Ć»hu mukhlishĆ®na lahud dĆ®na walhamdu lillĆ¢hi rabbil ‘Ć¢lamĆ®n.

Yang demikian itu adalah Allah Tuhan kamu pencipta se-gala sesuatu tidak ada tuhan selain Dia, maka mengapakah kalian bisa dipalingkan. Yang demikian itu adalah Allah Tuhan kamu Dia yang hidup tidak ada tuhan selain Dia, maka serulah Dia dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya dan segala puji kepunyaan Allah pemilik alam semesta.


لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ يُŲ­ْيِي وَ يُŁ…ِيْŲŖُ Ų±َŲØُّكُŁ…ْ وَ Ų±َŲØُّ Ų¢ŲØَŲ§Ų¦ِكُŁ…ُ Ų§ْلأَوَّŁ„ِيْنَ. سورة الدخان

Lâ ilâha illâ huwa yuhyî wa yumîtu rabbukum wa rabbu ãbâ`ikumul awwalîn.

Tidak ada tuhan selain Dia yang menghidupkan dan mematikan, (Dia) Tuhan kamu dan Tuhan leluhur kamu yang pertama.


هُوَ اللهُ Ų§Ł„َّŲ°ِي لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų¹َŲ§Ł„ِŁ…ُ Ų§Ł„ْŲŗَيْŲØِ وَالَّؓهَŲ§ŲÆَŲ©ِ هُوَ الرَّŲ­ْمنُ الرَّŲ­ِيْŁ…ُ. هُوَ اللهُ Ų§Ł„َّŲ°ِي لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų§Ł„ْŁ…َŁ„ِكُ Ų§Ł„ْŁ‚ُŲÆُّوْŲ³ُ السَّلاَŁ…ُ Ų§Ł„ْŁ…ُŲ¤ْŁ…ِنُ Ų§Ł„ْŁ…ُهَيْŁ…ِنُ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ²ِيْŲ²ُ Ų§Ł„ْŲ¬َŲØَّŲ§Ų±ُ Ų§Ł„ْŁ…ُŲŖَكَŲØِّŲ±ُ, Ų³ُŲØْŲ­َانَ اللهِ Ų¹َŁ…َّŲ§ يُŲ“ْŲ±ِكُŁˆŁ†َ. سورة الحؓر

HuwallĆ¢hul ladzĆ® lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa ‘Ć¢limul ghaibi wasy syahĆ¢dati huwar rahmĆ¢nur rahĆ®m. HuwallĆ¢hul ladzĆ® lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwal malikul quddĆ»sus salĆ¢mul mu`minul muhaiminul ‘azĆ®zul jabbĆ¢rul mutakabbir, subhĆ¢nallhi ‘ammĆ¢ yusyrikĆ»n.

Dia Allah yang tidak ada tuhan selain Dia yang mengetahui perkara ghaib dan yang nyata, Dia Tuhan yang maha pemurah yang maha penyayang. Dia Allah yang tidak ada tuhan selain Dia raja yang suci yang memberikan keselamatan yang memberikan keamanan, yang menjaga, yang maha perkasa, yang maha gagah yang maha besar, maha suci Allah dari apa yang mereka sekutukan.


اللهُ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ Ų¹َŁ„َى اللهِ فَŁ„ْيَŲŖَوَكَّŁ„ِ Ų§Ł„ْŁ…ُŲ¤ْŁ…ِنُوْنَ. سورة التغابن

AllĆ¢hu lĆ¢ ilĆ¢ha illĆ¢ huwa ‘alallĆ¢hi fal yatawakkalil mu`minĆ»n.

Allah tidak ada tuhan selain Dia kepada Allah maka hendak-nya orang-orang yang ber-îmân itu bertawakkal.


Ų±َŲØُّ Ų§Ł„ْŁ…َŲ“ْŲ±ِŁ‚ِ وَŲ§Ł„ْŁ…َŲŗْŲ±ِŲØِ لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ هُوَ فَŲ§ŲŖَّŲ®ِŲ°ْهُ وَكِيْلاً. سورة المزمل

Rabbul masyriqi wal maghrib, lâ ilâha illâ huwa fattakhidzhu wakîlâ.

Tuhan pemilik timur dan barat tidak ada tuhan selain Dia, maka jadikanlah Dia itu wakƮl.


III. Doa-doa untuk Segala Penyakit 

ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ الرَّŲ­ْمنِ الرَّŲ­ِيْŁ…ِ. Ų§Ł„ْŲ­َŁ…ْŲÆُ ِللهِ Ų±َŲØِّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ§Ł„َŁ…ِيْنَ, Ų­َŲ³ْŲØُنَŲ§ اللهُ وَنِŲ¹ْŁ…َ Ų§Ł„ْوَكِيْŁ„ُ, ŲŖَŲØَŲ§Ų±َكَ اللهُ Ų£َŲ­ْŲ³َنُ Ų§Ł„ْŲ®َŲ§Ł„ِŁ‚ِيْنَ, وَلاَ Ų­َوْŁ„َ وَلاَ Ł‚ُوَّŲ©َ Ų„ِلاَ ŲØِاللهِ Ų§Ł„ْŲ¹َŁ„ِيِّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ

BismillĆ¢hir rahmĆ¢nir rahĆ®m. Alhamdu lillĆ¢hi rabbil ‘Ć¢lamĆ®n, hasbunallĆ¢hu wa ni‘mal wakĆ®l, tabĆ¢rakallĆ¢hu ahsanul khĆ¢liqĆ®n, wa lĆ¢ haula walĆ¢ quwwata illĆ¢ billĆ¢hil ‘aliyyil ‘azhĆ®m.

Dengan nama Allah yang maha pemurah yang maha penyayang. Segala puji kepunyaan Allah pemilik alam semesta, cukup buat kami Allah dan Dia sebaik-baik wakƮl, maha berkah Allah pen-cipta yang paling baik, tidak ada daya dan tidak ada kekuatan selain dengan Allah yang maha tinggi yang maha agung.

1. Doa dari Jabra`Ʈl as untuk Segala Penyakit

Ų„ِŁ„َهِي كُŁ„َّŁ…َŲ§ Ų£َنْŲ¹َŁ…ْŲŖَ Ų¹َŁ„َيَّ نِŲ¹ْŁ…َŲ©ً Ł‚َŁ„َّ Ł„َكَ Ų¹ِنْŲÆَهَŲ§ Ų“ُكْŲ±ِي, وَكُŁ„َّŁ…َŲ§ Ų§ŲØْŲŖَŁ„َيْŲŖَنِي ŲØِŲØَŁ„ِيَّŲ©ٍ Ł‚َŁ„َّ Ł„َكَ Ų¹ِنْŲÆَهَŲ§ ŲµَŲØْŲ±ِي. فَيَŲ§ Ł…َنْ Ł‚َŁ„َّ Ų“ُكْŲ±ِي Ų¹ِنْŲÆَ نِŲ¹َŁ…ِهِ فَŁ„َŁ…ْ يَŲ­ْŲ±ِŁ…ْنِي, وَيَŲ§ Ł…َنْ Ł‚َŁ„َّ ŲµَŲØْŲ±ِي Ų¹ِنْŲÆَ ŲØَلاَŲ¦ِهِ فَŁ„َŁ…ْ يَŲ®ْŲ°ُŁ„ْنِي, وَيَŲ§ Ł…َنْ Ų±َآنِي Ų¹َŁ„َى Ų§Ł„ْŁ…َŲ¹َŲ§Ųµِي فَŁ„َŁ…ْ يَفْŲ¶َŲ­ْنِي, وَيَŲ§ Ł…َنْ Ų±َآنِي Ų¹َŁ„َى Ų§Ł„ْŲ®َŲ·َايَŲ§ فَŁ„َŁ…ْ يُŲ¹َŲ§Ł‚ِŲØْنِي Ų¹َŁ„َيْهَŲ§, ŲµَŁ„ِّ Ų¹َŁ„َى Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَآلِ Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَŲ§ŲŗْفِŲ±ْ Ł„ِي Ų°َنْŲØِي وَŲ§Ų“ْفِنِي Ł…ِنْ Ł…َŲ±َŲ¶ِي, Ų„ِنَّكَ Ų¹َŁ„َى كُŁ„ِّ Ų“َيْŲ”ٍ Ł‚َŲÆِيْŲ±ٌ

IlĆ¢hĆ® kullamĆ¢ an‘amta ‘alayya ni‘matan qalla ‘indahĆ¢ syukrĆ®, wa kullamabtalaitanĆ® bibaliyyatin qalla laka ‘indahĆ¢ shabrĆ®. FayĆ¢ man qalla syukrĆ® ‘inda ni‘amihi falam yahrimnĆ®, wa yĆ¢ man qalla shabrĆ® ‘inda balĆ¢`ihi falam yakhdzulnĆ®, wa yĆ¢ man raĆ£nĆ® ‘alal ma‘Ć¢shĆ® falam yafdhahnĆ®, wa yĆ¢ man raĆ£nĆ® ‘alal khathĆ¢yĆ¢ falam yu‘Ć¢qibnĆ® ‘alaihĆ¢, shalli ‘alĆ¢ muhammadin wa Ć£li muhammad, waghfir lĆ® dzanbĆ® wasyfi‘nĆ® min maradhĆ®, innaka ‘alĆ¢ kulli syai`in qadĆ®r.

Wahai Tuhanku setiap kali Engkau beri aku kenikmatan yang sedikit terhadapnya syukurku kepada-Mu, dan setiap kali Engkau mencobaku dengan suatu cobaan yang sedikit sabarku terhadapnya. Wahai Tuhan yang sedikit syukurku terhadap nikmat-nikmat-Nya tetapi Dia tidak menghalangiku (dari kenikmatan tersebut), wahai Tuhan yang sedikit sabarku terhadap cobaannya, namun Dia tidak menelantarkanku, wahai Tuhan yang melihatku berada dalam berbagai kemaksiatan, akan tetapi Dia tidak mempermalukannya, wahai Tuhan yang melihatku sering melakukan kesalahan-kesalahan, namun Dia tidak memberiku siksa atasnya, curahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad dan ampunilah dosaku dan sembuhkanlah aku dari penyakitku, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.


2. Doa RasĆ»lullĆ¢h saw untuk Segala Penyakit 

Ų£َيُّهَŲ§ Ų§Ł„ْوَŲ¬َŲ¹ُ, Ų§ُŲ³ْكُنْ ŲØِŲ³َكِيْنَŲ©ِ اللهِ, وَŁ‚َŲ±ْ ŲØِوَŁ‚َŲ§Ų±ِ اللهِ, وَانْŲ­َŲ¬ِŲ²ْ ŲØِŲ­َŲ§Ų¬ِŲ²ِ اللهِ, وَاهْŲÆَŲ£ْ ŲØِهَŲÆَŲ§Ų”ِ اللهِ. Ų£ُŲ¹ِيْŲ°ُكَ Ų£َيُّهَŲ§ Ų§ْل؄ِنْŲ³َانُ, ŲØِŁ…َŲ§ Ų£َŲ¹َŲ§Ų°َ اللهُ Ų¹َŲ²َّ وَŲ¬َŁ„َّ ŲØِهِ Ų¹َŲ±ْŲ“َهُ وَŁ…َلاَŲ¦ِكَŲŖَهُ يَوْŁ…َ الرَّŲ¬ْفَŲ©ِ وَالزَّلاَŲ²ِŁ„ِ.

Ayyuhal waja‘, uskun bisakĆ®natillĆ¢h, wa qar biwaqĆ¢rillĆ¢h, wanhajiz bihĆ¢jizillĆ¢h, wahda` bihadĆ¢`illĆ¢h, u‘Ć®dzuka ayyuhal insĆ¢n, bimĆ¢ a‘Ć¢dzallĆ¢hu ‘azza wa jalla bihi ‘arsyahu wa malĆ¢`ikatahu yaumar rajfati waz zalĆ¢zil.
Wahai penyakit tenanglah kamu dengan ketenangan Allah dan sopanlah dengan kesopanan Allah dan berhentilah dengan larangan Allah dan diamlah dengan ketenangan Allah. Aku lindungkan kamu wahai manusia dengan apa yang Allah ‘azza wa jalla telah melindungi ‘arasy-Nya dan malaikat-Nya pada hari gempa dan keguncangan (bumi).


3. Dari RasĆ»lullĆ¢h saw untuk Segala Penyakit 

اللَّهُŁ…َّ Ų„ِنِّي Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُكَ ŲŖَŲ¹ْŲ¬ِيْŁ„َ Ų¹َافِيَŲŖِكَ, وَŲµَŲØْŲ±ًŲ§ Ų¹َŁ„َى ŲØَŁ„ِيَّŲŖِكَ, وَŲ®ُŲ±ُوْŲ¬ًŲ§ Ų„ِŁ„َى Ų±َŲ­ْŁ…َŲŖِكَ

AllĆ¢humma innĆ® as`aluka ta‘jĆ®la ‘Ć¢fiyatik, wa shabran ‘alĆ¢ baliyyatik, wa khurĆ»jan ilĆ¢ rahmatik.
Ya Allah aku memohon kepada-Mu penyegeraan ‘afiat-Mu (kesehatan dari-Mu), kesabaran atas baliyyah-Mu (penyakit dari-Mu) dan keluar kepada rahmat-Mu.


4. Doa Imam Ja‘far Al-ShĆ¢diq as 

اللَّهُŁ…َّ Ų¹َيَّŲ±ْŲŖَ Ų£َفْوَŲ§Ł…ًŲ§ فَŁ‚ُŁ„ْŲŖَ : Ł‚ُŁ„ِ Ų§ŲÆْŲ¹ُوا Ų§Ł„َّŲ°ِيْنَ Ų²َŲ¹َŁ…ْŲŖُŁ…ْ Ł…ِنْ ŲÆُوْنِهِ فَلاَ يَŁ…ْŁ„ِكُوْنَ كَŲ“ْفَ الضُّŲ±ِّ Ų¹َنْكُŁ…ْ وَلاَ ŲŖَŲ­ْوِيْلاً. فَيَŲ§ Ł…َنْ لاَ يَŁ…ْŁ„ِكُ كَŲ“ْفَ Ų¶ُŲ±ِّي وَلاَ ŲŖَŲ­ْوِيْŁ„َهُ Ų¹َنِّي Ų£َŲ­َŲÆٌ ŲŗَيْŲ±ُهُ, ŲµَŁ„ِّ Ų¹َŁ„َى Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَآلِ Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَاكْŲ“ِفْ Ų¶ُŲ±ِّي وَŲ­َوِّŁ„ْهُ Ų„ِŁ„َى Ł…َنْ يَŲÆْŲ¹ُوْ Ł…َŲ¹َكَ Ų„ِŁ„َهًŲ§ Ų¢Ų®َŲ±َ, لاَ Ų„ِŁ„َهَ ŲŗَيْŲ±ُكَ

AllĆ¢humma ‘ayyarta aqwĆ¢man faqulta: Qulid‘ul ladzĆ®na za‘amtum min dĆ»nihi falĆ¢ yamlikĆ»na kasyfadh dhurri ‘ankum wa lĆ¢ tahwĆ®lĆ¢. FayĆ¢ man lĆ¢ yamliku kasyfa dhurrĆ® walĆ¢ tahwĆ®lahu ‘annĆ® ahadun ghairuh, shalli ‘ala muhammadin wa Ć£li muhammadin waksyif dhurrĆ® wa hawwilhu ilĆ¢ man yad‘Ć» ma‘aka ilĆ¢han Ć£khar, lĆ¢ ilĆ¢ha ghairuk.

Ya Allah Engkau telah mencela beberapa kaum, Engkau berfirman, Katakanlah: Serulah tuhan-tuhan yang kalian klaim selain Dia, maka mereka itu tidak bisa menghilangkan bahaya dari kalian dan tidak dapat memalingkannya. Wahai Tuhan yang tidak ada yang dapat menghilangkan bahayaku dan pengalihannya dariku seorang pun selain Dia, limpahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad dan hilangkanlah bahayaku dan pindahkanlah ia kepada orang yang menyeru-Mu bersama tuhan yang lain, tidak ada tuhan selain Engkau.


5. Imam Ja‘far Mengajarkan Doa kepada DĆ¢wud bin RazĆ®n

AbĆ» 'AbdillĆ¢h as berkata kepadanya, "Belilah satu shĆ¢‘ gandum kemudian bertelentang atas leher belakangmu (yaitu tidur di atas punggungmu) dan taburkan gandum tersebut ke atas dadamu bagaimana ia bertaburan dan ucapkanlah doa berikut:


اللَّهُŁ…َّ Ų„ِنِّي Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُكَ ŲØِŲ³ْŁ…ِكَ Ų§Ł„َّŲ°ِي Ų„ِŲ°َŲ§ Ų³َŲ£َŁ„َكَ ŲØِهِ Ų§Ł„ْŁ…ُŲ¶ْŲ·َŲ±ُّ كَŲ“َّفْŲŖَ Ł…َŲ§ ŲØِهِ Ł…ِنْ Ų¶ُŲ±ٍّ, وَŁ…َكَّنْŲŖَ Ł„َهُ فِي Ų§ْلأَŲ±ْŲ¶ِ, وَŲ¬َŲ¹َŁ„ْŲŖَهُ Ų®َŁ„ِيْفَŲŖَكَ Ų¹َŁ„َى Ų®َŁ„ْŁ‚ِكَ, Ų£َنْ ŲŖُŲµَŁ„ِّيَ Ų¹َŁ„َى Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَآلِ Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَŲ£َنْ ŲŖُŲ¹َافِيَنِي Ł…ِنْ Ų¹ِŁ„َّŲŖِي

AllĆ¢humma innĆ® as`aluka bismikal ladzĆ® idzĆ¢ sa`alaka bihil mudhtharru kasysyafta mĆ¢ bihi min dhurrin wa makkanta lahu fil ardh, wa ja‘altahu khalĆ®fataka ‘alĆ¢ khalqik, an tushalliya ‘ala muhammadin wa Ć£li muhammadin wa an tu‘Ć¢fiyanĆ® min ‘illatĆ®.

Ya Allah aku memohon dengan nama-Mu yang apabila orang yang terdesak memohon kepada-Mu dengannya pasti Engkau lepaskan dari penyakit yang dideritanya dan Engkau tempatkan baginya (bagi imam) di bumi dan Engkau menjadikannya khalîfah-Mu atas makhluk-Mu, Engkau curahkan shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad dan Engkau sehatkan aku dari penyakitku.
Kemudian duduklah dan kumpulkan gandung yang ada di sekitarmu itu dan kamu ucapkan (lagi) doa seperti itu dan kamu bagikan gandum itu satu mudd satu mudd (seganyak dua telapak tangan yang disatukan) kepada setia orang yang miskin, dan ucapkan lagi doa seperti itu."


6. Doa yang Diajarkan Imam Ja‘far kepada Seseorang

Ucapkan: Bismillâh (dengan nama Allah), kemudian usapkan tangan kepada yang dirasa sakit, lalu baca kalimat di bawah ini tujuh kali.


Ų£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ¹ِŲ²َّŲ©ِ اللهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŁ‚ُŲÆْŲ±َŲ©ِ اللهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ¬َلاَŁ„ِ اللهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ¹َŲøَŁ…َŲ©ِ اللهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ¬َŁ…ْŲ¹ِ اللهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ±َŲ³ُŁˆŁ„ِ اللهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ£َŲ³ْŁ…َŲ§Ų”ِ اللهِ, Ł…ِنْ Ų“َŲ±ِّ Ł…َŲ§ Ų£َŲ­ْŲ°َŲ±ُ وَŁ…ِنْ Ų“َŲ±ِّ Ł…َŲ§ Ų£َŲ®َافُ Ų¹َŁ„َى نَفْŲ³ِي

A‘Ć»dzu bi‘izzatillĆ¢h, wa a‘Ć»dzu biqudratillĆ¢h, wa a‘Ć»dzu bijalĆ¢lillĆ¢h, wa a‘Ć»dzu bi‘azhamatillĆ¢h, wa a‘Ć»dzu bijam‘illĆ¢h, wa a‘Ć»dzu birasĆ»lillĆ¢h, wa a‘Ć»dzu biasmĆ¢`illĆ¢h min syarri mĆ¢ ahdzaru, wa min syarri mĆ¢ akhĆ¢fu ‘alĆ¢ nafsĆ®.

Aku berlindung dengan kemuliaan Allah, aku berlindung dengan kekuasaan Allah, aku berlindung dengan keagungan Allah, aku berlindung dengan kebesaran Allah, aku berlindung dengan jam‘illĆ¢h (kekuatan Allah), aku berlindung dengan RasĆ»lullĆ¢h, dan aku berlindung dengan nama-nama Allah dari keburukan yang aku khawatirkan dan dari keburukan yang aku takutkan atas diriku.


7. Doa yang Diajarkan Imam Ja‘far kepada Putranya

اللَّهُŁ…َّ Ų§Ų“ْفِنِي ŲØِŲ“ِفَŲ§Ų¦ِكَ, وَŲÆَاوِنِي ŲØِŲÆَوَŲ§Ų¦ِكَ, وَŲ¹َافِنِي Ł…ِنْ ŲØَلاَŲ¦ِكَ, فَŲ„ِنِّي Ų¹َŲØْŲÆُكَ وَŲ§ŲØْنُ Ų¹َŲØْŲÆِكَ

AllĆ¢hummasyfinĆ® bisyifĆ¢`ik, wa dĆ¢winĆ® bidawĆ¢`ik, wa ‘Ć¢finĆ® min balĆ¢`ik, fainnĆ® ‘abduka wabnu ‘abdik.
Ya Allah sembuhkanlah aku dengan kesembuhan-Mu, obatilah aku dengan pengobatan-Mu dan kuatkanlah aku dari cobaan-Mu, karena sesungguhnya aku adalah hamba-Mu dan anak hamba-Mu."

Catatan:
Bagi muslimah disesuaikan, maka kalimat: ‘abduka wabnu ‘abdik menjadi amatuka wa bintu ‘abdik.


8. Doa yang Diajarkan Imam Ja‘far

يَŲ§ Ų¹َŁ„ِيُّ يَŲ§ Ų¹َŲøِيْŁ…ُ, يَŲ§ Ų±َŲ­ْŁ…َانُ يَŲ§ Ų±َŲ­ِيْŁ…ُ, يَŲ§ Ų³َŲ§Ł…ِŲ¹َ الدَّŲ¹َوَŲ§ŲŖِ, وَيَŲ§ Ł…ُŲ¹ْŲ·ِيَ Ų§Ł„ْŲ®َيْŲ±َŲ§ŲŖِ, ŲµَŁ„ِّ Ų¹َŁ„َى Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَآلِ Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَŲ£َŲ¹ْŲ·ِنِي Ł…ِنْ Ų®َيْŲ±ِ الدُّنْيَŲ§ وَŲ§ْلآخِŲ±َŲ©ِ Ł…َŲ§ Ų£َنْŲŖَ Ų£َهْŁ„ُهُ, وَŲ§ŲµْŲ±ِفْ Ų¹َنِّي Ł…ِنْ Ų“َŲ±ِّ الدُّنْيَŲ§ وَŲ§ْلآخِŲ±َŲ©ِ Ł…َŲ§ Ų£َنْŲŖَ Ų£َهْŁ„ُهُ, وَŲ£َŲ°ْهِŲØْ Ų¹َنِّي هَŲ°َŲ§ Ų§Ł„ْوَŲ¬َŲ¹َ فَŲ„ِنَّهُ Ł‚َŲÆْ ŲŗَŲ§Ųøَنِي وَŲ­َŲ²َّنَنِي.

YĆ¢ ‘aliyyu yĆ¢ ‘azhĆ®m, yĆ¢ rahmĆ¢hu yĆ¢ rahĆ®m, yĆ¢ sĆ¢mi‘ad da‘awĆ¢t, wa yĆ¢ mu‘thiyal khairĆ¢t, shalli ‘ala muha-mmadin wa Ć£li muhammadin wa a‘tinĆ® min khairid dun-yĆ¢ wal Ć£khirati mĆ¢ anta ahluh, washrif ‘annĆ® min syarrid dun-yĆ¢ wal Ć£khirati mĆ¢ anta ahluh, wa adzhib ‘annĆ® hĆ¢dzal waja‘ (sebutkan penyakitnya dengan bahasa apa saja), fainnahu qad ghĆ¢zhanĆ® wa hazzananĆ®.

Wahai Tuhan yang maha tinggi, wahai yang maha besar, wahai yang maha pengasih, wahai yang maha penyayang, wahai yang mendengar segala doa, wahai yang memberi segala kebaikan, curahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad dan berikanlah kepadaku kebaikan dunia dan akhirat yang Engkau ahlinya, dan palingkanlah dariku keburukan dunia dan akhirat yang Engkau ahlinya dan hilangkanlah dariku penyakit ini (sebutkan penyakitnya), karena ia itu telah menjengkelkanku dan menyedihkanku.


9. Dari Imam Ja‘far as kepada DĆ¢wud bin RazĆ®n

اللهُ اللهُ Ų±َŲØِّي Ų­َŁ‚ًّŲ§, لاَ Ų£ُŲ“ْŲ±ِكُ ŲØِهِ Ų“َيْŲ¦ًŲ§, اللَّهُŁ…َّ Ų£َنْŲŖَ Ł„َهَŲ§ وَŁ„ِكُŁ„ِّ Ų¹َŲøِيْŁ…َŲ©ٍ فَفَŲ±ِّŲ¬ْهَŲ§ Ų¹َنِّي

AllĆ¢hu AllĆ¢hu haqqĆ¢, lĆ¢ usyriku bihi syai`Ć¢, allĆ¢humma anta lahĆ¢ wa likulli ‘azhĆ®matin fafarrijhĆ¢ ‘annĆ®.
Allâh Allâh Tuhanku dengan benar, aku tidak menyekutukan Dia dengan sesuatu. Ya Allah Engkaulah yang menghilangkannya dan menghilangkan setiap (penyakit) yang besar, maka lepaskanlah ia dariku.


10. Dari Imam Ja‘far kepada Mu‘Ć¢wiyah bin ‘AmmĆ¢r

اللَّهُŁ…َّ Ų„ِنِّي Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُكَ ŲØِŲ­َŁ‚ِّ Ų§Ł„ْŁ‚ُŲ±ْآنِ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ Ų§Ł„َّŲ°ِي نَŲ²َŁ„َ ŲØِهِ الرُّوْŲ­ُ Ų§ْلأَŁ…ِيْنُ, وَهُوَ Ų¹ِنْŲÆَكَ فِي Ų£ُŁ…ِّ Ų§Ł„ْكِŲŖَŲ§ŲØِ Ų¹َŁ„ِيُّ Ų­َكِيْŁ…ٌ, Ų£َنْ ŲŖَŲ“ْفِيَنِي ŲØِŲ“ِفَŲ§Ų¦ِكَ, وَŲŖُŲÆَاوِيَنِي ŲØِŲÆَوَŲ§Ų¦ِكَ, وَŲŖُŲ¹َافِيَنِي Ł…ِنْ ŲØَلاَŲ¦ِكَ.

(tiga kali).


وَŲŖُŲµَŁ„ِّيَ Ų¹َŁ„َى Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَآلِهِ

AllĆ¢humma innĆ® as`aluka bihaqqil qurĆ£nil ‘azhĆ®mil ladzĆ® nazala bihir rĆ»hul amĆ®n, wa huwa ‘indaka fĆ® ummil kitĆ¢bi ‘aliyyun hakĆ®m, an tasyfiyanĆ® bisyifĆ¢`ik, wa tudĆ¢wiyanĆ® bidawĆ¢`ik, wa tu‘Ć¢fiyanĆ® min balĆ¢`ik. (baca sebanyak tiga kali) Wa tushalliya ‘alĆ¢ muhammadin wa Ć£lih.

Ya Allah aku memohon kepada-Mu dengan hak Al-Quran yang agung yang dengannya Al-RĆ»h Al-AmĆ®n telah turun dan dia di sisi-Mu dalam Ummul KitĆ¢b tinggi lagi bijak, Engkau sembuhkan aku dengan kesembuhan-Mu, Engkau obati aku dengan pengo-batan-Mu dan Engkau ‘afiatkan aku dari bala-Mu. (baca tiga kali) Dan Engkau curahkan shalawĆ¢t kepada Muhammad dan keluarga-nya.


11. Doa Imam Ja‘far yang Disampaikan kepada HisyĆ¢m

يَŲ§ Ł…ُنْŲ²ِŁ„َ الِّؓفَŲ§Ų”ِ وَŁ…ُŲ°ْهِŲØَ الدَّŲ§Ų”ِ, Ų£َنْŲ²ِŁ„ْ Ų¹َŁ„َى Ł…َŲ§ ŲØِي Ł…ِنْ ŲÆَŲ§Ų”ٍ Ų“ِفَŲ§Ų”ً.

YĆ¢ munzilasy syifĆ¢`i wa mudzhibad dĆ¢`, anzil ‘alĆ¢ mĆ¢ bĆ® min dĆ¢`in syifĆ¢`Ć¢.

Wahai yang menurunkan obat dan yang menghilangkan pe-nyakit, turunkanlah obat atas penyakit yang ada padaku.


12. Dari Imam Muhammad Al-BĆ¢qir as

ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ وَŲØِاللهِ, وَŲµَŁ„َّى اللهُ Ų¹َŁ„َى Ų±َŲ³ُŁˆŁ„ِ اللهِ وَŲ£َهْŁ„ِ ŲØَيْŲŖِهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ¹ِŲ²َّŲ©ِ اللهِ وَŁ‚ُŲÆْŲ±َŲŖِهِ Ų¹َŁ„َى Ł…َŲ§ يَŲ“َŲ§Ų”ُ Ł…ِنْ Ų“َŲ±ِّ Ł…َŲ§ Ų£َŲ¬ِŲÆُ

BismillĆ¢hi wa billĆ¢h, wa shallallĆ¢hu ‘alĆ¢ rasĆ»lillĆ¢hi wa ahli baitih, wa a‘Ć»dzu bi‘izzatillĆ¢hi wa qudratihi ‘alĆ¢ mĆ¢ yasyĆ¢`u min syarri mĆ¢ ajid.

Dengan nama Allah dan dengan Allah, dan Allah ber-shalawât kepada Rasûlullâh dan Ahlulbaitnya, dan aku berlindung dengan kemuliaan Allah dan kekuasaan-Nya atas apa yang Dia kehendaki dari kejahatan yang aku temui.


13. Khusus untuk Sakit Kepala

Ų£َوَŁ„َŁ…ْ يَŲ±َ Ų§Ł„َّŲ°ِيْنَ كَفَŲ±ُوا Ų£َنَّ السَّŁ…َاوَŲ§ŲŖِ وَŲ§ْلأَŲ±ْŲ¶َ كَانَŲŖَŲ§ Ų±َŲŖŁ‚ًŲ§ فَفَŲŖَŁ‚ْنَاهُŁ…َŲ§ وَŲ¬َŲ¹َŁ„ْنَŲ§ Ł…ِنَ Ų§Ł„ْŁ…َŲ§Ų”ِ كُŁ„َّ Ų“َيْŲ”ٍ Ų­َيٍّ, Ų£َفَلاَ يُŲ¤ْŁ…ِنُوْنَ.

Awalam yaral ladzĆ®na kafarĆ» annas samĆ¢wĆ¢ti wal ardha kĆ¢natĆ¢ ratqan fafataqnĆ¢humĆ¢, wa ja‘alnĆ¢ minal mĆ¢i kulla syai`in hayy, afalĆ¢ yu`minĆ»n.

Tidakkah orang-orang kâfir itu mengetahui bahwa langit dan bumi itu asalnya ratqâ (langit tidak menurunkan hujan dan bumi tidak menumbuhkan tetumbuhan) lalu Kami pecah keduanya (langit menurunkan hujan dan bumi menumbuhkan tetumbuhan). Dan dari air Kami menjadikan segala sesuatu yang hidup, maka mengapakah mereka tidak berîmân.


14. Untuk Sakit Kepala

ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ Ų§Ł„َّŲ°ِي لاَ يَŲ¶ُŲ±ُّ Ł…َŲ¹َ Ų§Ų³ْŁ…ِهِ Ų“َيْŲ”ٌ فِي Ų§ْلأَŲ±ْŲ¶ِ وَلاَ فِي السَّŁ…َŲ§Ų”ِ وَهُوَ السَّŁ…ِيْŲ¹ُ Ų§Ł„ْŲ¹َŁ„ِيْŁ…ُ, اللَّهُŁ…َّ Ų„ِنِّي Ų£َŲ³ْŲŖَŲ¬ِيْŲ±ُ ŲØِكَ Ł…ِŁ…َّŲ§ Ų§Ų³ْŲŖَŲ¬َŲ§Ų±َ ŲØِهِ Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٌ ŲµَŁ„َّى اللهُ Ų¹َŁ„َيْهِ وَآلِهِ Ł„ِنَفْŲ³ِهِ

BismillĆ¢hil ladzĆ® lĆ¢ yadhurru ma‘asmihi syai`un fil ardhi wa lĆ¢ fis samĆ¢i wa huwas samĆ®‘ul ‘alĆ®m. AllĆ¢humma innĆ® astajĆ®ru bika mimmastajĆ¢ra bihi muhammadun shallallĆ¢hu ‘alaihi wa Ć£lihi linafsih.

Dengan nama Allah yang tidak membahayakan bersama nama-Nya sesuatu baik di bumi maupun di langit dan Dia maha mendengar Maha mengetahui. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari apa yang Muhammad saw berlindung dengannya untuk dirinya.


15. Khusus untuk Sakit Mata

اللَّهُŁ…َّ Ų„ِنِّي Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُكَ يَŲ§Ų±َŲØَّ Ų§ْلأَŲ±ْوَŲ§Ų­ِ Ų§Ł„ْفَانِيَŲ©ِ, وَŲ±َŲØَّ Ų§ْلأَŲ¬ْŲ³َŲ§ŲÆِ Ų§Ł„ْŲØَŲ§Ł„ِيَŲ©ِ, Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُكَ ŲØِŲ·َŲ§Ų¹َŲ©ِ Ų§ْلأَŲ±ْوَŲ§Ų­ِ الرَّŲ§Ų¬ِŲ¹َŲ©ِ Ų„ِŁ„َى Ų£َŲ¬ْŲ³َŲ§ŲÆِهَŲ§, وَŲØِŲ·َŲ§Ų¹َŲ©ِ Ų§ْلأَŲ¬ْŲ³َŲ§ŲÆِ Ų§Ł„ْŁ…ُŁ„ْŲŖَŲ¦ِŁ…َŲ©ِ Ų„ِŁ„َى Ų£َŲ¹ْŲ¶َŲ§Ų¦ِهَŲ§, وَŲØِانْŲ“ِŁ‚َŲ§Ł‚ِ Ų§Ł„ْŁ‚ُŲØُوْŲ±ِ Ų¹َنْ Ų£َهْŁ„ِهَŲ§, وَŲØِŲÆَŲ¹ْوَŲŖِكَ الصَّŲ§ŲÆِŁ‚َŲ©ِ فِيْهِŁ…ْ وَŲ£َŲ®ْŲ°ِكَ ŲØِŲ§Ł„ْŲ­َŁ‚ِّ ŲØَيْنَهُŁ…ْ. Ų„ِŲ°َŲ§ ŲØَŲ±َŲ²َ Ų§Ł„ْŲ®َلاَŲ¦ِŁ‚ُ يَنْŲŖَŲøِŲ±ُوْنَ Ł‚َŲ¶َŲ§Ų¦َكَ, وَيَŲ±َوْنَ Ų³ُŁ„ْŲ·َانَكَ, وَيَŲ®َافُŁˆŁ†َ ŲØَŲ·ْŲ“َكَ, وَيَŲ±ْŲ¬ُوْنَ Ų±َŲ­ْŁ…َŲŖَكَ. يَوْŁ…َ لاَ يُŲŗْنِي Ł…َوْŁ„ًى Ų¹َنْ Ł…َوْŁ„ًى Ų“َيْŲ¦ًŲ§ وَلاَ هُŁ…ْ يُنْŲµَŲ±ُوْنَ Ų„ِلاَّ Ł…َنْ Ų±َŲ­ِŁ…َ اللهُ Ų„ِنَّهُ هُوَ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ²ِيْŲ²ُ الرَّŲ­ِيْŁ…ُ. Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُكَ يَŲ§ Ų±َŲ­ْŁ…َانُ Ų£َنْ ŲŖَŲ¬ْŲ¹َŁ„َ النُّوْŲ±َ فِي ŲØَŲµَŲ±ِي, وَŲ§Ł„ْيَŁ‚ِيْنَ فِي Ł‚َŁ„ْŲØِي, وَŲ°ِكْŲ±َكَ ŲØِاللَّيْŁ„ِ وَالنَّهَŲ§Ų±ِ Ų¹َŁ„َى Ł„ِŲ³َانِي Ų£َŲØَŲÆًŲ§ Ł…َŲ§ Ų£َŲØْŁ‚َيْŲŖَنِي, Ų„ِنَّكَ Ų¹َŁ„َى كُŁ„ِّ Ų“َيْŲ”ٍ Ł‚َŲÆِيْŲ±ٌ

AllĆ¢humma innĆ® as`aluka yĆ¢ rabbal arwĆ¢hil fĆ¢niyah, wa rabbal ajsĆ¢dil bĆ¢liyah, as`aluka bithĆ¢‘atil arwĆ¢rir rĆ¢ji‘ati ilĆ¢ ajsĆ¢dihĆ¢, wa bithĆ¢‘atil ajsĆ¢dil multa`imati ilĆ¢ a‘dhĆ¢`ihĆ¢, wa binsyiqĆ¢qil qubĆ»ri ‘an ahlihĆ¢, wa bida‘watikash shĆ¢diqati fĆ®him wa akhdzika bilhaqqi bainahum, idzĆ¢ bara-zal khalĆ¢iqu yantazhirĆ»na qadhĆ¢`ak, wa yaraĆ»na sulthĆ¢nak, wa yakhĆ¢fĆ»na bathsyak, wa yarjĆ»na rahmatak, yauma lĆ¢ yughnĆ® maulan ‘an maulan syai`an walĆ¢ hum yunsharĆ»n, illĆ¢ man rahimallĆ¢hu innahu huwal ‘azĆ®zur rahĆ®m. As`aluka yĆ¢ rahmĆ¢nu an taj‘alan nĆ»ra fĆ® basharĆ®, wal yaqĆ®na fĆ® qalbĆ®, wa dzikraka bil laili wan nahĆ¢ri ‘alĆ¢ lisĆ®nĆ® abadan mĆ¢ abqaitanĆ®, innaka ‘alĆ¢ kulli syai`in qadĆ®r.

Ya Allah aku mohon kepada-Mu wahai pemilik arwâh yang punah dan pemilik jasad-jasad yang hancur, aku mohon kepada-Mu dengan ketaatan arwâh yang kembali ke jasad-jasadnya, dengan ketaatan jasad-jasad yang terjalin kembali kepada anggota-anggotanya, dengan terbelahnya kuburan dari para penghuninya, dengan seruan-Mu yang benar kepada mereka dan dengan keputusan-Mu yang haqq di antara mereka. Apabila seluruh makhluk telah terkumpul mereka menanti keputusan-Mu, mereka melihat kekuasaan-Mu, mereka takut kepada siksa-Mu dan mereka mengharapkan kasih-Mu. Pada hari yang tidak berguna seorang sahabat dari sahabat yang lain sedikitpun dan mereka tidak ditolong, kecuali makhluk yang dikasihi Allah, sesungguhnya Dia maha perkasa yang maha pengasih. Aku memohon kepada-Mu wahai yang maha penyayang, Engkau jadikan cahaya pada penglihatanku, dan keyakinan di dalam hatiku, dan dzikir kepada-Mu dengan lidahku pada malam dan siang selamanya selama Engkau hidupkan aku, sesungguhnya Eng-kau berkuasa atas segala sesuatu.


16. Untuk Sakit Mata

Amîrul Mu`minîn as berkata, "Apabila seseorang dari kamu sakit matanya, maka hendaklah dia membaca Ayat Kursi dan di dalam hatinya (yakinkan) bahwa dia sembuh dan sehat, maka sesungguhnya dia sembuh jika Allah yang maha tinggi menghendaki. Nabi saw memandang Salmân ra dan dia sedang sakit mata, lalu beliau berkata kepadanya, 'Janganlah kamu makan kurma dan janganlah tidur ke lambungmu yang kiri.'"


17. Khusus untuk Sakit Dada

Telah diriwayatkan dari AbĆ» ‘AbdillĆ¢h as bahwa ada orang yang mengadukan sakit dada kepadanya, lalu beliau berkata kepadanya, "Berobatlah kamu dengan Al-Quran, karena Allah ‘azza wa jalla berfirman tentangnya, Sebagai obat bagi penyakit yang ada di dalam dada."


18. Doa Sakit Pinggang 

ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ الرَّŲ­ْمنِ الرَّŲ­ِيْŁ…ِ, ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ وَŲØِاللهِ, Ų£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ§Ų³ْŁ…ِ اللهِ Ų§Ł„ْكَŲØِيْŲ±ِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِŲ§Ų³ْŁ…ِ اللهِ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ, Ł…ِنْ Ų“َŲ±َّ كُŁ„ِّ Ų¹ِŲ±ْŁ‚ٍ نَŲ¹َّŲ§Ų±ٍ, وَŁ…ِنْ Ų“َŲ±ِّ Ų­َŲ±ِّ النَّŲ§Ų±ِ

BismillĆ¢hir rahmĆ¢nir rahĆ®m, bismillĆ¢hi wa billĆ¢h, a‘Ć»dzu bismillĆ¢hil kabĆ®r, wa a‘Ć»dzu bismillĆ¢hil ‘azhĆ®m, min syarri kulli ‘irqin na‘‘Ć¢r, wa min syarri harrin nĆ¢r.

Dengan nama Allah yang maha pemurah yang maha penyayang, dengan nama Allah dan dengan Allah, aku berlindung dengan nama Allah yang maha besar, aku berlindung dengan nama Allah yang maha agung, dari keburukan urat yang mengalir padanya darah, dan dari keburukan panasnya api.


19. Doa Sakit Perut 

Bismillâhir rahmânir rahîm, lalu bacalah ayat 87 sûrah Al-Anbiyâ`, dan baca sûrah Al-Fâtihah tujuh kali.


20. Doa Sakit Perut

Minum air hangat, kemudian baca kalimat berikut:

يَŲ§ اللهُ يَŲ§ اللهُ يَŲ§ اللهُ, يَŲ§ Ų±َŲ­ْŁ…َانُ يَŲ§ Ų±َŲ­ِيْŁ…ُ, يَŲ§ Ų±َŲØَّ Ų§ْلأَŲ±ْŲØَŲ§ŲØِ, يَŲ§ Ų„ِŁ„َهَ Ų§ْلأَŁ„ِهَŲ©ِ, يَŲ§ Ł…َŁ„ِكَ Ų§Ł„ْŁ…ُŁ„ُوْكِ, يَŲ§ Ų³َيِّŲÆَ السَّŲ§ŲÆَŲ§ŲŖِ, Ų§ِŲ“ْفِنِي ŲØِŲ“ِفَŲ§Ų¦ِكَ Ł…ِنْ كُŁ„ِّ ŲÆَŲ§Ų”ٍ وَŲ³َŁ‚َŁ…ٍ, فَŲ„ِنِّي Ų¹َŲØْŲÆُكَ وَŲ§ŲØْنُ Ų¹َŲØْŲÆِكَ, Ų£َŲŖَŁ‚َŁ„َّŲØُ فِي Ł‚َŲØْŲ¶َŲŖِكَ

YĆ¢ AllĆ¢h yĆ¢ AllĆ¢h yĆ¢ AllĆ¢h, yĆ¢ rahmĆ¢nu yĆ¢ rahĆ®m, yĆ¢ rabbal arbĆ¢b, yĆ¢ ilĆ¢hal alihah, yĆ¢ malikal mulĆ»k, yĆ¢ sayyidas sĆ¢dĆ¢t, isyfinĆ® bisyifĆ¢`ika min kulli dĆ¢`in wa suqmin fa`innĆ® ‘abduka wabnu ‘abdik, ataqallabu fĆ® qabdhatik.

Ya Allah ya Allah ya Allah, wahai yang maha pemurah wahai yang maha penyayang, wahai yang mengatur bagi segenap yang mengatur, wahai Tuhan bagi segala tuhan, waha raja bagi seluruh raja, wahai tuan bagi semua tuan, sembuhkanlah aku dengan kesembuhan-Mu dari setiap penyakit dan rasa sakit, sebab sesungguhnya aku adalah hamba-Mu dan anak dari hamba-Mu, aku membulak-balikkan tubuh di dalam genggaman-Mu.

Catatan:
Bagi perempuan disesuaikan, maka kalimat ‘abduka wabnu ‘abdika menjadi amatuka wa bintu ‘abdika.


21. Doa untuk Sakit Bawasir

يَŲ§ Ų¬َوَŲ§ŲÆُ يَŲ§ Ł…َŲ§Ų¬ِŲÆُ يَŲ§ Ų±َŲ­ِيْŁ…ُ, يَŲ§ Ł‚َŲ±ِيْŲØُ يَŲ§ Ł…ُŲ¬ِيْŲØُ, يَŲ§ ŲØَŲ§Ų±ِŲ¦ُ يَŲ§ Ų±َŲ§Ų­ِŁ…ُ, ŲµَŁ„ِّ Ų¹َŁ„َى Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ وَآلِ Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٍ, وَŲ§Ų±ْŲÆُŲÆْ Ų¹َŁ„َيَّ نِŲ¹ْŁ…َŲŖَكَ, وَاكْفِنِي Ų£َŁ…ْŲ±َ وَŲ¬َŲ¹ِي

YĆ¢ jawĆ¢du yĆ¢ mĆ¢jidu yĆ¢ rahĆ®m, yĆ¢ qarĆ®bu yĆ¢ mujĆ®b, yĆ¢ bĆ¢ri`u yĆ¢ rĆ¢him, shalli ‘alĆ¢ muhamamdin wa Ć£li muhammad, wardud ‘alayya ni‘matak, wakfinĆ® amra waja‘Ć®.

Wahai yang maha pemurah, wahai yang maha agung, wahai yang maha pengasih, wahai yang maha dekat wahai yang menjawab, wahai yang mencipta wahai yang maha penyayang, curahkanlah shalawât kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan kembalikanlah kepadaku kenikmatan-Mu, dan sembuhkanlah aku dari sakitku.


22. Untuk Sakit Bawâsir

Dari Imam Ja‘far Al-ShĆ¢diq as bahwa ada orang yang mengadukan penyakit bawasir kepadanya, lalu beliau berkata, "Tulislah sĆ»rah YĆ¢sĆ®n dengan madu (sebagai tintanya) dan minumlah."


23. Sakit Punggung

Baca ayat 18 dan 19 dari sĆ»rah ƃli ‘ImrĆ¢n.


24. Susah Buang Air 

Basuh kedua kaki, dan tulis pada betis yang kiri ayat 11-15 dari sƻrah Al-Qamar.


25. Doa untuk Menolak Jin

Letakkan tangan kanan pada ubun-ubun, kemudian baca ayat berikut dengan suara yang keras:

Ų£َفَŲŗَيْŲ±َ ŲÆِيْنِ اللهِ يَŲØْŲŗُŁˆŁ†َ, وَŁ„َهُ Ų£َŲ³ْŁ„َŁ…َ Ł…َنْ فِي السَّŁ…َاوَŲ§ŲŖِ وَŲ§ْلأَŲ±ْŲ¶ِ Ų·َوْŲ¹ًŲ§ وَكَŲ±ْهًŲ§ وَŲ„ِŁ„َيْهِ يُŲ±ْŲ¬َŲ¹ُŁˆŁ†َ

Afaghaira dĆ®nillĆ¢hi yabghĆ»n, wa lahu aslama man fis samĆ¢wĆ¢ri wal ardhi thau‘an wa karhan wa ilaihi yurja‘Ć»n.
Apakah mereka mencari (ajaran lain) selain ajaran Allah, padahal kepada-Nya berserah diri semua makhluk yang ada di langit dan di bumi, baik dengan rela atau terpaksa, dan kepada-Nya mereka dikembalikan.


26. Mengeluarkan Jin dari Orang yang Kerasukan

Ų¹َŲ²َŁ…ْŲŖُ Ų¹َŁ„َيْكِ يَŲ§ Ų±ِيْŲ­ُ, ŲØِŲ§Ł„ْŲ¹َŲ²ِيْŁ…َŲ©ِ Ų§Ł„َّŲŖِي Ų¹َŲ²َŁ…َ ŲØِهَŲ§ Ų¹َŁ„ِيُّ ŲØْنُ Ų£َŲØِي Ų·َŲ§Ł„ِŲØٍ Ų¹َŁ„َيْهِ السَّلاَŁ…ُ Ų±َŲ³ُŁˆŁ„ُ Ų±َŲ³ُŁˆŁ„ِ اللهِ ŲµَŁ„َّى اللهُ Ų¹َŁ„َيْهِ وَآلِهِ وَŲ³َŁ„َّŁ…َ, Ų¹َŁ„َى Ų¬ِنِّ وَŲ§ŲÆِي الصَّŲØْŲ±َŲ©ِ, فَŲ£َŲ¬َŲ§ŲØُوا وَŲ£َŲ·َŲ§Ų¹ُوا Ł„َŁ…َّŲ§ Ų£َŲ¬َŲØْŲŖِ وَŲ£َŲ·َŲ¹ْŲŖِ وَŲ®َŲ±َŲ¬ْŲŖِ Ų¹َنْ فُلاَنِ ŲØْنِ فُلاَنَŲ©ٍ السَّŲ§Ų¹َŲ©َ.

‘Azamtu ‘alaiki yĆ¢ rĆ®h, bil‘azĆ®matil latĆ® ‘azama bihĆ¢ ‘aliyyubnu abĆ® thĆ¢libin ‘alaihis salĆ¢mu rasĆ»lu rasĆ»lillĆ¢h shallallĆ¢hu ‘alaihi wa Ć£lihi wa sallam, ‘alĆ¢ jinni wĆ¢dish shabrah, fa`ajĆ¢bĆ» wa athĆ¢‘Ć» lammĆ¢ ajabti wa atha‘ti wa kharajti ‘an fulĆ¢nibni fulĆ¢natin assĆ¢‘ah.

Aku menyumpahi kamu wahai jin, dengan mantera yang digunakan oleh ‘Ali bin AbĆ® ThĆ¢lib as utusan RasĆ»lullĆ¢h saw atas kaum jin dari lembah Al-Shabrah, lalu mereka memenuhi dan mematuhi, niscaya kamu (juga) penuhi dan patuhi dan kamu keluar dari fulĆ¢n bin fulĆ¢nah (sebut nama orang yang kerasukan dan nama ibunya) pada saat ini juga.

Catatan:
‘an fulĆ¢nibni fulĆ¢nah ganti dengan namanya dan nama ibunya. Dan kalau perempuan ‘an fulĆ¢nah binti fulĆ¢nah.


27. Agar tidak Ketularan Penyakit Orang Lain

Ų§Ł„ْŲ­َŁ…ْŲÆُ ِللهِ Ų§Ł„َّŲ°ِي Ų¹َافَانِي Ł…ِŁ…َّŲ§ Ų§ŲØْŲŖَلاَكَ ŲØِهِ, وَفَŲ¶َّŁ„َنِي Ų¹َŁ„َيْكَ وَŲ¹َŁ„َى كَŲ«ِيْŲ±ٍ Ł…ِŁ…َّنْ Ų®َŁ„َŁ‚َ

Alhamdu lillĆ¢hil ladzĆ® ‘Ć¢fĆ¢nĆ® mimmĆ¢btalĆ¢ka bih, wa fadhdhalanĆ® ‘alaika wa ‘alĆ¢ katsĆ®rin mimman khalaq.

Segala puji kepunyaan Allah yang telah mensehatkanku dari penyakit yang dengannya Dia timpakan kepadamu dan Dia telah mengutamakanku atasmu dan atas banyak orang yang Dia ciptakan.


28. Mendoakan Orang yang Sakit

Ų£ُŲ¹ِيْŲ°ُكَ ŲØِاللهِ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ, Ų±َŲØِّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ±ْŲ“ِ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ, Ł…ِنْ كُŁ„ِّ Ų“َŲ±ِّ Ų¹ِŲ±ْŁ‚ٍ نَفَّŲ§Ų±ٍ وَŁ…ِنْ كُŁ„ِّ Ų“َŲ±ِّ Ų­َŲ±ِّ النَّŲ§Ų±ِ

U‘Ć®dzuka (u‘Ć®dzuki jika orang sakit yang kita doakan itu perempuan) billĆ¢hil ‘azhĆ®m, rabbil ‘arsyil ‘azhĆ®m, min syarri ‘irqin naffĆ¢rin wa min syarri harrin nĆ¢r.

Aku lindungkan kamu kepada Allah yang maha agung pemilik singgasana yang agung dari keburukan setiap urat yang bergerak dan dari keburukan panasnya api (tujuh kali dibacanya).


29. Mendoakan Orang Sakit 

ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ وَŲØِاللهِ وَŁ…ِنَ اللهِ وَŲ„ِŁ„َى اللهِ, Ł…َŲ§ Ų“َŲ§Ų”َ اللهُ لاَ Ų­َوْŁ„َ وَلاَ Ł‚ُوَّŲ©َ Ų„ِلاَّ ŲØِاللهِ. Ų„ِŲØْŲ±َاهِيْŁ…ُ Ų®َŁ„ِيْŁ„ُ اللهِ, Ł…ُوْŲ³َى كَŁ„ِيْŁ…ُ اللهِ, نُوْŲ­ٌ نَŲ¬ِيُّ اللهِ, Ų¹ِيْŲ³َى Ų±ُوْŲ­ُ اللهِ, Ł…ُŲ­َŁ…َّŲÆٌ Ų±َŲ³ُŁˆŁ„ُ اللهِ ŲµَŁ„َّى اللهُ Ų¹َŁ„َيْهِ وَآلِهِ, وَŲ£َŲ¹ُوذُ ŲØِاللهِ Ł…ِنَ الرِّيَŲ§Ų­ِ وَŲ§ْلأَŲ±ْوَŲ§Ų­ِ وَŲ§ْلأَوْŲ¬َŲ§Ų¹ِ, ŲØِŲ³ْŁ…ِ اللهِ وَŲØِاللهِ, وَŲ¹َŲ²َŲ§Ų¦ِŁ…ُ Ł…ِنَ اللهِ Ł„ِفُلاَنِ ŲØْنِ فُلاَنَŲ©ِ لاَ يُŁ‚ِŲ±ُّ ŲØِهِ Ų„ِلاَّ كُŁ„ُّ Ł…ُŲ³ْŁ„ِŁ…ٍ, وَŲ£ُŲ¹ِيْŲ°ُهُ ŲØِكَŁ„ِŁ…َŲ§ŲŖِ اللهِ التَّŲ§Ł…َّŲ§ŲŖِ كُŁ„ِّهَŲ§ Ų§Ł„َّŲŖِي Ų³َŲ£َŁ„َ ŲØِهَŲ§ Ų¢ŲÆَŁ…ُ: فَŲŖَŲ§ŲØَ Ų¹َŁ„َيْهِ Ų„ِنَّهُ هُوَ التَّوَّŲ§ŲØُ الرَّŲ­ِيْŁ…ُ, Ų„ِلاَّ انْŲ²َŲ¬َŲ±ْŲŖِ Ų§َيَّŲŖُهَŲ§ Ų§ْلأَŲ±ْوَŲ§Ų­ُ وَŲ§ْلأَوْŲ¬َŲ§Ų¹ُ ŲØِŲ„ِŲ°ْنِ اللهِ Ų¹َŲ²َّ وَŲ¬َŁ„َّ, لاَ Ų„ِŁ„َهَ Ų„ِلاَّ اللهُ, Ų§َلاَ Ł„َهُ Ų§Ł„ْŲ®َŁ„ْŁ‚ُ وَŲ§ْلأَŁ…ْŲ±ُ ŲŖَŲØَŲ§Ų±َكَ اللهُ Ų±َŲØُّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ§Ł„َŁ…ِيْنَ

BismillĆ¢hi wa billĆ¢hi wa minallĆ¢hi wa ilallĆ¢h, mĆ¢ syĆ¢`allĆ¢hu walĆ¢ haula walĆ¢ quwwata illĆ¢ billĆ¢h. IbrĆ¢hĆ®mu khalĆ®lullĆ¢h, mĆ»sĆ¢ kalĆ®mullĆ¢h, nĆ»h najiyyullĆ¢h, ‘Ć®sĆ¢ rĆ»hullĆ¢h, muhammadun rasĆ»lullĆ¢h shallallĆ¢hu ‘alaihi wa Ć£lihi, wa a‘Ć»dzu billĆ¢hi minar riyĆ¢hi wal arwĆ¢hi wal aujĆ¢‘. BismillĆ¢hi wa billĆ¢hi wa ‘azĆ¢`imu minallĆ¢hi lifulĆ¢nibni fulĆ¢nah, lĆ¢ yuqirru bihi illĆ¢ kullu muslim, wa u‘Ć®dzu bikalimĆ¢tillĆ¢hit tĆ¢mmĆ¢ti kullihal latĆ® sa`ala bihĆ¢ Ć£dam. FatĆ¢ba ‘alaihi innahu huwat tawwĆ¢bur rahĆ®m, illĆ¢nzajarti ayyatuhal arwĆ¢hu wal aujĆ¢‘u bi `idznillĆ¢hi ‘azza wa jalla lĆ¢ ilĆ¢ha illallĆ¢hu, alĆ¢ la-hul khalqu wal amru tabĆ¢rakallĆ¢hu rabbul ‘Ć¢lamĆ®n.

Dengan nama Allah dengan Allah dari Allah dan kepada Allah, apa yang Allah kehendaki tidak ada daya dan tidak ada kekuatan selain dengan Allah. IbrĆ¢hĆ®m KhalĆ®l Allah, Musa KalĆ®m Allah, NĆ»h Najiyy Allah, Isa Ruh Allah, Muhammad RasĆ»l Allah saw, dan aku berlindung kepada Allah dari angin, dari para roh dan penyakit. Dengan nama Allah dan dengan Allah dan ‘azimat-‘azimat dari Allah untuk si FulĆ¢n (sebut namanya) bin Fulanah (sebut nama ibunya), tidak mengakui-Nya selain setiap orang yang berserah diri, dan aku selindungkan dia kepada kalimat-kalimat Allah yang sempurna seluruhnya yang dengannya ƃdam telah meminta, Maka Dia menerima tobatnya sesungguhnya Dia penerima tobat lagi maha penyayang, melainkan kamu pergi wahai roh-roh dan penyakit-penyakit dengan izin Allah ‘azza wa jalla tidak ada tuhan selain Allah, Ketahuilah, hanya bagi-Nya hak menciptakan dan mengatur segala urusan, maha berkah Allah pemilik alam semesta.


30. Mendoakan Orang Sakit

Ų£َŲ°ْهِŲØِ Ų§Ł„ْŲØَŲ£ْŲ³َ Ų±َŲØَّ النَّŲ§Ų³ِ, وَŲ§Ų“ْفِ Ų£َنْŲŖَ الَّؓافِي, لاَ Ų“ِفَŲ§Ų”َ Ų„ِلاَّ Ų“ِفَŲ§Ų¦ُكَ Ų“ِفَŲ§Ų”ً لاَ يُŲŗَŲ§ŲÆِŲ±ُ Ų³َŁ‚َŁ…ًŲ§. اللَّهُŁ…َّ Ų£َŲµْŁ„ِŲ­ِ Ų§Ł„ْŁ‚َŁ„ْŲØَ وَŲ§Ł„ْŲ¬ِŲ³ْŁ…َ وَاكْŲ“ِفِ السُّŁ‚ْŁ…َ وَŲ£َŲ¬ِŲØِ الدَّŲ¹ْوَŲ©َ

Adzhibil ba`sa rabban nĆ¢s, wasyfi antasy syĆ¢fĆ® lĆ¢ syifĆ¢`a illĆ¢ syifĆ¢`uk, syifĆ¢`an lĆ¢ yughĆ¢diru saqamĆ¢. AllĆ¢humma ashlihil qalba wal jisma waksyifis suqma wa ajibid da‘wah.

Hilangkanlah penyakit wahai Tuhan yang mengatur urusan manusia, dan sembuhkanlah, hanya Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan selain kesembuhan-Mu kesembuhan yang tidak meninggalkan rasa sakit. Ya Allah perbaikilah hati dan tubuh ini, hilangkanlah penyakit dan kabulkanlah permohonan.


31. Mendoakan Orang Sakit 

Ų£َŲ³ْŲ£َŁ„ُ اللهَ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…َ, Ų±َŲØَّ Ų§Ł„ْŲ¹َŲ±ْŲ“ِ Ų§Ł„ْŲ¹َŲøِيْŁ…ِ, Ų£َنْ يَŲ“ْفِيَكَ.

As`alullĆ¢hal ‘azhĆ®m rabbal ‘arsyil ‘azhĆ®m, an yasyfiyak.

Aku memohon kepada Allah yang maha agung pemilik singgasana yang agung, bahwa Dia akan menyembuhkamu.

(Abu-Zahra/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita: