Pesan Rahbar

Home » , , , » FATWA ANEH WAHABI, HOT DUA ULAMA WAHABI BERSETERU

FATWA ANEH WAHABI, HOT DUA ULAMA WAHABI BERSETERU

Written By Unknown on Saturday, 12 July 2014 | 15:11:00


ALBANI; BUMI ITU BERPUTAR vs BIN BAZ; BUMI ITU TIDAK BERPUTAR

بسم الله الرحمن Ų§Ł„Ų±Ų­ŁŠŁ…
الحمد لله Ų­Ł…ŲÆŲ§ ŁŠŲ±Ų¶Ų§Ł‡ لذاته، ŁˆŲ§Ł„ŲµŁ„Ų§Ų© ŁˆŲ§Ł„Ų³Ł„Ų§Ł… على سيد Ł…Ų®Ł„ŁˆŁ‚Ų§ŲŖŁ‡، ورضي الله عن الصحابة ŁˆŲ§Ł„Ų¢Ł„، ŁˆŲ£ŲŖŲØŲ§Ų¹Ł‡Ł… من أهل الؓرع ŁˆŲ§Ł„Ų­Ų§Ł„، ŁˆŲ§Ł„Ų³Ł„Ų§Ł… Ų¹Ł„ŁŠŁ†Ų§ ŁˆŲ¹Ł„Ł‰ Ų¹ŲØŲ§ŲÆ الله Ų§Ł„ŲµŲ§Ł„Ų­ŁŠŁ†
.

Umat islam sedang di uji “innaa lillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun” dengan ghuluwnya wahabi, setelah sekte ini mengkafirkan muslim yang bukan termasuk golongannya, sehingga hukum kafir utk mayoritas umat islam adalah sesuatu yang mudah mereka ucapkan, bahkan tdk sampai di situ, ternyata di antara mereka pun saling kafir mengkafirkan satu sama lain…

Berkata Syaikh Al bani dalam al-Silsilah al-Huda wa an-Nuur 1/497:

“نحن – في Ų§Ł„Ų­Ł‚ŁŠŁ‚Ų© – لا Ł†Ų“Łƒ في أن Ł‚Ų¶ŁŠŲ© ŲÆŁˆŲ±Ų§Ł† الأرض Ų­Ł‚ŁŠŁ‚Ų© Ų¹Ł„Ł…ŁŠŲ© لا تقبل جدلا.

Kami “pada hakikatnya” tidak ragu lagi atas kaeadaan berputarnya bumi dengan kenyataan ilmiyah yang tdk bisa di perdebatkan lagi.

Dan berkata Syaikh Ben Baz dalam kitabnya Al-Adillah an-Naqliyah wa al-Hissiyah ‘ala Imkan as-Su’ud ila al-Kawakib wa ‘ala Jiryan as-Syams wa Sukun al-Ardh hal. 23-24 -Cet Maktabah Ar riyadl Al hadisah-al bath’ha-Ar riyadl, cetakan ke-2 tahun 1982 M-1402 H:

“ŁˆŲ£Ł…Ų§ من قال ؄ن الأرض تدور، ŁˆŲ§Ł„Ų“Ł…Ų³ جارية، ŁŁ‚ŁˆŁ„Ł‡ أسهل من Ł‚ŁˆŁ„ من قال بثبوت الؓمس، ŁˆŁ„ŁƒŁ†Ł‡ في نفس الأمر Ų®Ų·Ų£ ظاهر مخالف Ł„Ł„Ų¢ŁŠŲ§ŲŖ المتقدمات، ŁˆŁ„Ł„Ł…Ų­Ų³ŁˆŲ³ ŁˆŲ§Ł„ŁˆŲ§Ł‚Ų¹، ŁˆŁˆŲ³ŁŠŁ„Ų© Ł„Ł„Ł‚ŁˆŁ„ ŲØŲ¹ŲÆŁ… جري الؓمس؛ فقد أوضح الله في Ų§Ł„Ų¢ŁŠŲ§ŲŖ Ų§Ł„Ł…Ų°ŁƒŁˆŲ±Ų§ŲŖ آنفا أنه ألقى الجبال في الأرض لئلا ŲŖŁ…ŁŠŲÆ بهم، ŁˆŲ§Ł„Ł…ŁŠŲÆ Ł‡Łˆ Ų§Ł„Ų­Ų±ŁƒŲ© ŁˆŲ§Ł„Ų§Ų¶Ų·Ų±Ų§ŲØ ŁˆŲ§Ł„ŲÆŁˆŲ±Ų§Ł†، ŁƒŁ…Ų§ نص على Ų°Ł„Łƒ علماؔ Ų§Ł„ŲŖŁŲ³ŁŠŲ± ŁˆŲ£Ų¦Ł…Ų© اللغة، وفي تكفير قائله نظرلأن الادلة Ų§Ł„ŁˆŲ§Ų±ŲÆŲ© فى ثبوت الارض ŁˆŲ³ŁƒŁˆŁ†Ł‡Ų§,”.

Adapun orang yang berkata bahwa bumi berputar dan matahari berjalan”, maka ucapannya lbh ringan dari pada orang yang berkata dgn diamnya matahari, tetapi dalam kenyataannya itu adalh kesalahan yang nyata karena menyelisihi ayat2 yang telah di sebutkan dan juga menyalahi kenyataan yang kita rasakan, dan ucapan itu bisa menarik pada perkataan tdk berjalannya matahari, padahal Allah telah menjelaskan dalam ayat2 yang telah di sebutkan barusan bahwa Allah menetapkan gunung2 di muka bumi supaya bumi tidak [al-Maid]: bergetar, Al-Maid artinya adalah bergerak, bergetar dan berputar”, sebagamana di katakan oleh ulama tafsir dan ulama lughot, dan untuk menghukumi kafir orang yang mengatakan itu [bumi berputar] masih perlu peninjauan, karena sesungguhnya dalil-dalil menunjukkan akan ketetapan dan diamnya bumi (tidak berputar).
Dan ia berkata pada hal 44-45:

“وأوضحت أيضا بطلان Ų§Ł„Ł‚ŁˆŁ„ ŲØŲÆŁˆŲ±Ų§Ł† الأرض ŁˆŲ­Ų±ŁƒŲŖŁ‡Ų§، ŁˆŲ£Ł†Ł‡ خلاف Ų§Ł„Ł…Ł†Ł‚ŁˆŁ„ ŁˆŲ§Ł„Ł…Ų­Ų³ŁˆŲ³، ŁˆŁˆŲ³ŁŠŁ„Ų© ؄لى Ų§Ł„Ł‚ŁˆŁ„ ŲØŁˆŁ‚ŁˆŁ الؓمس ŁˆŲ¹ŲÆŁ… Ų¬Ų±ŁŠŁ‡Ų§، ŁˆŲŖŁˆŁ‚ŁŲŖ في تكفير قائله”.

Dan aku telah menjelaskan batilnya perkataan orang yang mengatakan Bumi berputar dan bergerak dan sesungguhnya itu menyalahi ayat2 yang telah dinuqilkan dan menyelisihi apa yang dirasakan, dan ucapan itu bisa berdampak pada pernyatan diamnya matahari dan tdk berjalannya matahari, dan aku tawaquf dalam mengkafirkan orang yang mengatakan itu.

Dan Ia berkata pada hal 73:

“ŁˆŲØŁŠŁ†ŲŖ Ų£Ł†ŁŠ لم أكفر في المقال السابق من قال ŲØŲÆŁˆŲ±Ų§Ł† الأرض، ŲØŁ„ قلت: ؄ن في ŁƒŁŲ±Ł‡ نظرا، ŁˆŲ„Ł„ŁŠŁƒ نص عبارتي في المقال السابق ….. فهذه العبارة صريحة في ŲŖŁˆŁ‚ŁŁŠ عن تكفير من قال ŲØŲÆŁˆŲ±Ų§Ł† الأرض، للسبب Ų§Ł„Ų°ŁŠ Ų£ŁˆŲ¶Ų­ŲŖŁ‡ في المقال السابق”.

Dan aku telah menjelaskan pada perkataan sebelumnya bahwa Aku tdk mengkafirkan orang yang berkata bumi berputar, tetapi aku cuma berkata “dalam pegkafirannya msh perlu tinjauan” dan engkau bisa lihat ibaratku dalam perkataan sebelumnya…….maka ini adalah ibarat yang jelas dalam masalah tawaqufku atas kafirnya orang yang mengatakan bumi berputar, dgn alasan yang telah aku sebutkan pada perkataan sebelumnya.

Jadi intinya bagaimana hukumnya orang yang mengatakan Bumi berputar hususnya Albani ????? anda sudah tau jawabannya…!! “sambil garuk-garuk kepala”.
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita: