Daftar Isi Nusantara Angkasa News Global

Advertising

Lyngsat Network Intelsat Asia Sat Satbeams

Meluruskan Doa Berbuka Puasa ‘Paling Sahih’

Doa buka puasa apa yang biasanya Anda baca? Jika jawabannya Allâhumma laka shumtu, maka itu sama seperti yang kebanyakan masyarakat baca...

Pesan Rahbar

Showing posts with label Salafi Wahabi. Show all posts
Showing posts with label Salafi Wahabi. Show all posts

Lagi bukti-bukti kegiatan homoseks di kalangan pemimpin Wahabi

Sebelum ini terlalu banyak kabar angin tentang aktiviti homoseks yang sering dilakukan oleh golongan Wahabi. Ini adalah salah sati buktinya:

Video: Syeikh Wahabi mengaku liwat 


Pembohongan facebook ISIS di Malaysia 19 Jun 2014

Sebuah lagi pembohongan terrorist Wahabi yang berjaya dirakam hari ini. Malangnya page terrorist tersebut sudah deactivate setelah sejam pembohongan ini berlangsung!

Sila lihat perkembangan terkini yang dilaporkan mereka pada hari ini:




Setelah diteliti ternyata gambar tersebut telah lama beredar dalam internet, antaranya ialah bertarikh 26 Mac 2014!
 
Lihat Beritanya Berikut ini:
 *****

Iraq: Jamal Karbouli urges Maliki to punish the killers of people of Diyala.


Civilians executed in Buhriz

March 26, 2014

BAGHDAD / Nina /-- Head of al-Hal movement MP, Jamal Karbouli urged Prime Minister, Commander in Chief of the Armed Forces Nouri al- Maliki to provide the instigators of massacres in Jalawla, Buhriz and Muqdadiya districts of Diyala province , leaders of security and militias belonging to certain political parties , to bring them to the judiciary on charges of genocide and demographic change.
He warned in a statement today from the " silence of the government , complacency and cover-up on massacres against Sunnis what raises a lot of question marks and threatens to unleash the situation in Diyala by creating of a similar crisis of Anbar and Fallujah under a misleading banner of " war on terror / fighting terrorist Daash " that distal and proximal knows the loyalty and affiliation to Iran , calling on al-Maliki to take a firm stand by bringing the corrupt security and militias leaders that wreaked havoc in Diyala land motivated by sectarian hatred, he said.
It is noteworthy to mention in this regard that several sources of political and media published the massacres which were recently held by terrorist armed groups to execute a number of residents of Buhriz district in addition to the destruction of mosques, shops and homes in the district . / End


Source


Iraq: civilian casualties in Buhriz, Diyala province when Shia militias attacked the area
 




*****

Memang benar, Terrorist Wahabi tidak akan mendapat meraih sokongan umat Islam melainkan dengan pembohongan.

(Source

Data Palsu Perang Puria Jadi Senjata Fitnah Wahabi

MASIH INGAT !!!
Terbongkarnya Fitnah Beruapa Foto-foto dan Berita Palsu Tentang Perang Suriah
 
 
Ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua bahwa betapa liciknya WAHABI dalam menebarkan fitnah hanya untuk mengadudombah ummat islam. 
Sobat pembaca bisa melihat bagaimana kondisi timur tengah ketentraman ummat  islam hampir tak ada lagi akibat ulah kelompok-kelompok paham wahabisme, memerangi mereka yang berbeda paham, menyesatkan mereka, menghalalkan darah mereka  lalu membunuhnya atas nama islam. Ummat Islam menjadi lemah karena di obok-obok dari dari dalam yang pada akhirnya mengharuskan campur tangan barat dengan alasan perdamaian dan kemanusiaan, baratpun melakukan apa saja yang mereka inginkan terhadap ummat yang lemah, mereka juga merampas haq-haq ummat yang lemah itu. Ini semua akibat dari ulah kelakuan paham wahabisme (baca ISIS dan sejenisnya). Lalu memutar balikkan fakta menyerang kelompok lain hanya karena kedengkian dan ketakutan akan menjadi penghalang bagi perlakuan bobrok mereka .
Kalau anda marah besar setelah melihat foto-foto tragis plus berita tentang perang Suriah itu normal. Siapa yang tidak akan marah melihat saudaranya dibantai, diperkosa dan dianiaya? Kita orang-orang Indonesia yang jauh dari Suriah menjadi marah, geram dan rasanya tangan kita menjadi gatal ingin ikut angkat senjata menyerbu Suriah. Dan akhirnya banyak yang tidak sabar ada beberapa orang dengan geram dan marah “berjihad” ke Suriah. Semuanya karena dipicu setelah melihat berbagai foto pembantaian plus berita kekejaman Rezim Assad.
Foto-foto yang bertebaran di media online tampak begitu sadis dan kejam. Leher digergaji dengan gergaji mesin, wanita-wanita dibantai hingah banjir darah dan lain sebagainya. Tak heran jika ratusan ribu “Mujahidin” dari berbagai penjuru dunia “menyerbu” Suriah dan lebih 7000 “Mujahidin” telah tewas dan terus bertambah sampai hari ini. Ada Beberapa orang Indonesia ikut mati ditengah kancah perang Suriah.
Tetapi selama ini apakah anda pernah curiga dengan foto-foto dan berita sadis tersebut? Bagaimana jika anda akhirnya tahu ternyata foto-foto dan berita-berita yang anda lihat dan baca dari Media WAHABI itu terbukti palsu? Sekurang-kurangnya ada sekitar 88 foto plus berita yang terbukti palsu. Foto-foto pembantaian di Gaza, Iraq, Afghanistan, bahkan korban gempa bumi di Azerbaijan pun diklaim sebagai foto korban pembantaian Rezim Assad.
Nanti anda akan merasa heran jika sudah melihat para Tukang Fitnah ini begitu rajin mengumpulkan berbagai foto pembantaian di Gaza, Iraq, dan sebagainya kemudian membubuhinya dengan “Berita-berita” bahwa itu adalah kaum Sunni yang dibantai secara keji oleh presiden Assad. Dan bahkan oleh mereka Presiden Assad dituduh mengaku sebagai Tuhan, jelas ini fitnah yang keji.
Bagi anda yang sudah terlanjur menjadi korban fitnah, dan akhirnya menyalurkan dana untuk kepentingan propaganda mereka, segeralah sadar bahwa uang anda ternyata menjadi sia-sia belaka. Sebab ternyata perang melawan Suriah didalangi dan didanai oleh Israel, Amerika, Arab Saudi, Qatar dll, semuanya pada akhirnya adalah untuk kepentingan Israel dan Amerika. Jika berperang mendukung kaum kafir untuk membunuhi umat Islam, apakah anda yakin orang-orang Indonesia yang mati di tengah Perang Suriah itu mati Syahid? Wallohu a’lam.
Bisa download disini Semoga File masih utuh
Link download eBook Pemalsuan Data Perang Suriah ( Syria )
Mulai hari ini dan seterusnya hendaknya kita harus berhati-hati terhadap trik dan manipulasi Tukang Fitnah dan Adu Domba. Jika akhirnya adu domba dan fitnah itu berakibat terjadinya bughot (pemberontakan) yang akhirnya saling bunuh, apalagi saling membunuh itu terjadi di antara sesama muslim tempatnya adalah di neraka. Ingatlah, tentara Suriah itu adalah kaum muslim dari Sunni ataupun Syi’ah. Begitu pula dengan rakyat Suriah90% adalah kaum Muslimin. Dan bughot itu dilarang oleh ajaran Islam.
Berhentilah dari aksi mengadu-domba manusia sehingga terjadi saling bunuh dengan tersebarnya berita (baca: Fitnah) yang kita buat. Takutlah pada api neraka untuk orang yang gemar membuat fitnah dan mengadu domba:
“Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak dapat masuk surga seorang yang gemar mengadu domba.” (Muttafaq ‘alaih)
Allah Ta’ala berfirman: “Jangan pula engkau mematuhi orang yang suka mencela, berjalan membuat adu domba.” (al-Qalam: 11)
Bagi yang ingin mendownload Kumpulan Pemalsuan Data / Foto Perang Suriah silahkan klik link di bawah ini:
 
(Source)

ISIS BERPAHAM WAHABI Paksa Perempuan Mosul Ikuti “Jihad Nikah”

Baghdad – Sejak beberapa waktu lalu kelompok ekstrimis takfiri Negara Islam Irak dan Suriah mengharuskan kaum perempuan di Mosul supaya menghubungi biro-biro nikah ISIS dan berkenalan dengan para anggota ISIS yang siap untuk melakukan nikah ala ISIS tersebut, demikian dilaporkan oleh berbagai media Timur Tengah, termasuk Ansar, FNA, dan al-Wafd.


ISIS mengancam akan mengeksekusi berdasarkan vonis “pengadilan syariat” penduduk Mosul yang tidak mendaftarkan anak-anak gadisnya untuk diikut sertakan dalam jihad nikah. Mereka juga mengancam akan membunuh perempuan yang tidak mau menyerahkan dirinya kepada ISIS. Ancaman ini tak pelak membuat kaum perempuan di Mosul mengalami tekanan jiwa.
Menurut FNA, sekarang sudah tersedia daftar nama perempuan yang akan menjadi tumbal kebutuhan biologis para petempur ISIS, dan rencananya akan “dinikahkan” dalam beberapa hari mendatang.
Fatwa “jihad nikah” dilontarkan pertama kali oleh ulama Wahabi Syekh Mohamad bin Abdul Rahman al-Arefe yang menjadi imam masjid Akademi Angkatan Laut King Fahd, Arab Saudi, pada tahun 2011 dengan tujuan menguatkan mental para teroris ISIS di Suriah. Berbagai laporan yang ada setelah keluarnya fatwa itu menyebutkan adanya kaum perempuan pendukung ISIS dari sejumlah negara yang dengan sukarela menyerahkan dirinya kepada ISIS, tapi belakangan tersiar kabar bahwa ISIS memaksa kaum perempuan yang wilayah yang mereka kuasai supaya memenuhi hasrat biologis mereka atas nama jihad nikah.
TV Afaq Iraq pernah melaporkan bahwa empat perempuan di Mosul bunuh diri setelah dipaksa ISIS supaya menyerahkan dirinya untuk jihad nikah. Hal ini membangkitkan kebencian yang luar biasa penduduk Irak terhadap gerombolan teroris ISIS. Mereka menganggap ISIS telah memraktikkan kebejatan moral dalam bentuknya yang paling keji dan terkutuk.
Hingga kini pasukan Irak dan pasukan Kurdi Irak, Peshmerga, serta para relawan dan kelompok-kelompok pasukan adat Irak terus berjuang memerangi dan menumpas gerombolan ISIS yang masih tersebar di beberapa daerah di Irak utara, meskipun belum maksimal akibat persoalan politik yang tak kunjung tuntas. (http://liputanislam.com/)

Wahhabi membenarkan makan daging babi

PERKARA: MENGENAL KAUM MUDA –WAHHABI-DAN MUSUH-MUSUH ISLAM.
Soalan: Bagaimanakah dapat dikenal atau diketahui alamat-alamat kaum muda (Wahhabi) itu? Adakah kaum muda itu terjumlah dalam golongan Islam?
Jawab: Jawab Soalan Pertama:Yang dikatakan Kaum Muda (Wahhabi) pada pertuturan orang-orang zaman ini (zaman beliau) ialah suatu kumpulan orang-orang yang tiada mengerti dan faham tentang Islam, mereka bersungguh-sungguh hendak menghampiri dan menyatukan agama Islam kepada agama lain. Apa jua perkara yang terbit daripada agama Kristian atau Majusi, mana yang dipandang mereka molek dan elok pada zhohirnya berkehendaklah mereka memalingkan hukum-hukum Islam daripadanya seperti berkata setengah mereka itu (Wahhabi): Babi itu suatu binatang yang suci, dan berkata setengah yang lain pula; Tiada sah ruju’ dengan tiada redha perempuan, dan berkata yang lain pula; Nabi Allah ‘Isa عليه السلام berbapa seperti perkataan orang-orang Yahudi.”
Apabila mereka melihat orang-orang Islam menjauhkan diri daripada najis seperti arak dan babi, mereka berkata ; Kedua-dua perkara itu suci. Mereka mencita-cita (bercita-cita) supaya orang Islam menjadi seperti orang Majusi. Mereka berlumur dengan lemak babi dan mencurahkan arak kepada bajunya kemudian sembahyang. 
Setengah mereka itu sepanjang hari memain (bermain) kemaluannya atau menyentuh kemaluan isterinya beberapa kali kemudian boleh dia sembahyang (‘la za’mihim) dengan tiada mengambil air sembahyang. 
Lagi demikian jua kalau ia membuat rantai leher daripada daging babi atau memakai kulit babi yang basah kemudian pergi sembahyang, nescaya sah sembahyang itu di sisi mereka!
Dari Pertengtangan Kaum Tua vs Kaum Muda (Wahhabi) pondokhabib
Kita tak terkejut dengan pengikut jumud DAP di Pulau Pinang yang mengaku Islam tapi makan babi kerana ia dibenarkan oleh fikrah Wahhabi. Malah Fikrrah Wahhabi juga membenarkan minum arak!
Bukti di atas membenarkan pengikut wahhabi makan babi. Kepada puak Wahhabi yang taksub party PAS dan sekarang jumud DAP saya berdoa agar mereka insaf.

Lihat Videonya Dibawah ini:


(Source)

Pengakuan Perempuan-Perempuan Korban Jihad Nikah Ala Salafy Wahabi

Video dibawah ini perlu ditonton tentang pengakuan perempuan korban “Jihad Nikah” ala salafy/wahabi, salah satu korban adalah istri militan/”mujahidin” yang digilir banyak lelaki/”mujahidin”.

Video dibawah ini dilengkapi bahasa Indonesia/melayu:


(Source)

Wahhabi menghalalkan jihad nikah dengan isteri orang


Kami akan menyiarkan sebuah video eksklusif, pengakuan korban jihad nikah yang amat menyedihkan, bagaimana kumpulan ajaran sesat Wahhabi memperalatkan agama untuk memuaskan syahwat anggota terrorist mereka.

Antara mangsa itu masih isteri orang, dinikahkan dengan 6 lelaki secara bergilir dan diceraikan pada hari yang sama!

Cara akad nikah mereka tidak lagi mengikut syariat Islam, tiada iddah, tiada wali, tiada saksi, cukup dengan 3 kali takbir maka perempuan itu menjadi miliknya walaupun masih isteri orang!

(Source)

Bukti Wahabi makan anjing

Entah ini benar apa tidak, Rupanya penganut ajaran sesat Wahabi (terrorist) makan anjing! patut la kelakuan mereka ganas, sampai tergamak menumpahkan darah insan yang tidak berdosa. ..


Video:






Hyena kerap kali disebut sebagai binatang predator  malam yang di takuti manusia dan merupakan binatang perpaduan garis turunan anjing dan kucing ,yang juga di masukkan kedalam kelas "subordo feliformia" atau sejenis  jaguar, dan juga merupakan binatang yang licik, Hyena dianggap jelek, bodoh dan barbar dan juga dikenal Buas yang Licik & Pengecut?













Ada Mayat di Kubah Masjid Nabi…?!

Selain Masjid Nabawi, tempat bersejarah dan penuh berkah lainnya di kota Madinah adalah kompleks pemakaman Baqi. Di tempat itulah dimakamkan para imam ahlulbait, keluarga nabi, dan juga para sahabat termasuk kalangan syuhada. Dahulu, tempat tersebut cukup rapi dengan bangunan dan kubah tempat orang berkumpul untuk berziarah. Sampai akhirnya, kelompok Wahabi menguasai Jazirah Arab.

Secara bertahap dan dengan alasan yang rapuh, pada hari Rabu 8 Syawal 1345 H bertepatan dengan 21 April 1925, pemakaman Baqi dihancurkan secara total oleh Raja Abdul Aziz dari Arab Saudi. Pada tahun yang sama, ia juga menghancurkan makam manusia suci di Jannatul Mualla (Mekkah) di mana ibunda Nabi Muhammad (Siti Aminah as.), istri Nabi, kakek dan leluhur Nabi dikuburkan. (Baca: Makam Keluarga dan Sahabat Nabi Dihancurkan).

Pemakaman Baqi tahun 1903

Ada satu bangunan berkubah yang belum dihancurkan: Kubah Hijau Nabi. Ada sebuah kisah tentang usaha penghancuran kubah Masjid Nabawi yang layak diambil hikmahnya oleh kita. Inilah sebuah mukjizat yang telah terjadi sekitar 90 tahun yang lalu yang disampaikan oleh Syekh az-Zubaidi, yang disebut sebagai ahli sejarah Madinah.

Seseorang berusaha untuk menghancurkan Kubah Masjid Nabawi di mana di dalamnya terdapat makam Nabi Muhammad saw. Namun, ketika orang itu memanjat kubah dan memulai menghancurkannya, tiba-tiba sebuah kilat menyambarnya dan ia tewas seketika. Tidak ada seorangpun yang mampu memindahkan mayat tersebut dari atas kubah.

Dikisahkan pula, ada orang saleh dari Madinah yang dalam mimpinya mendengar sebuah suara yang mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang bisa mengangkat mayat tersebut dari kubah. Hal itu sebagai sebuah peringatan dan pelajaran bagi mereka yang berpikir dan berusaha untuk menghancurkannya di masa mendatang!

Akhirnya, mayat tersebut tetap berada di atas kubah dan ditutupi dengan kotak hijau agar tidak terlihat oleh orang-orang. Wallahualam.


Catatan: You don’t have to believe this article. Anda bisa mencari gambar Kubah Hijau yang lain dan menemukan semacam titik berwarna gelap karena kotak tersebut telah diikat dengan tali. Informasi ini pertama kali saya dapat dari seorang ustaz yang menjadi pembimbing haji. Jika ingin berbagai artikel ini jangan lupa sertakan sumbernya. Shallû ‘ala an-nabî wa âlih…


(Sumber

Bashar Al-Ja’fari; Arab Saudi Pelaku Teror dan Kerusakan


Mengutip kantor berita resmi Suriah (SINA), Bashar al-Jaafari, perwakilan Suriah di PBB mengatakan bahwa peningkatan ekstremisme dan terorisme di kawasan karena kebijakan destruktif rezim Saudi.
al-Jaafari lebih lanjut mengatakan bahwa semua konspirasi, desain dan implementasi untuk menghancurkan Suriah dan membaginya menajdi beberapa negara adalah demi melayani kepentingan Israel.
 
Al-Jaafari mengatakan Wahabi dan tentara bayaran asing dalam melayani kepentingan tuannya telah menghncurkan infrastruktur, sekolah, universitas, pusat kesehatan, masjid, gereja dan peninggalan-peninggalan sejarah, serta melakukan tindakan-tindakan yang tidak manusiawi seperti menjadikan wanita sebagai tawanan, merajamnya, menjual anak-anak dan wanita Suriah serta memenggal orang-orang yang tidak berdosa, tujuannya tidak lain adalah mencorang wajah Islam. 
 
Al-Jaafari juga menegaskan bahwa Qatar dan Turki adalah para pendukung teroris, dan bertanggung jawab atas darah rakyat Irak dan Suriah yang ditumpahkan oleh para teroris binaan mereka. (Source)

Sebagaian Ulama Indonesia Ada Goblok Mendukung Tanduk Setan (Saudi Arabia)

Berikut Bukti-Buktinya Sebagai Berikut:



Sepertinya Imam Masjid Istiqlal Mustafa Yakub mencatut nama Muhammadiyyah dan NU serta Ulama Indonesia mendukung Najd (Saudi Arabia) menyerang Yaman.

Lah wong MUI selaku perwakilan Ulama Indonesia jelas2 bersikap netral dan minta semua pihak agar berdamai. Maksudnya mungkin Ulama Wahabi yg ada di NU dan Muhammadiyyah yg memang segelintir sudah menyusup di situ.

Irak hancur karena diserang AS yg diundang Arab Saudi. Suriah hancur karena bughot yg didukung AS dan Saudi. Yaman pun di ambang kehancuran setelah tentara AS, Inggris, dan juga Saudi bercokol di situ.
“Dari ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda :”Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.“ Mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” beliau menjawab: “Ya Allah berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.” mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” Beliau ( Nabi Muhammad Saw ) menjawab: Di Najd itu tempatnya segala kegoncangan dan berbagai macam fitnah. Dan disana akan lahir generasi pengikut syetan.”
Hadits shahih ini diriwayatkan oleh Al Bukhari (979), al-Turmudzi (3888) dan ahmad (5715).
http://kabarislamia.blogspot.com/2015/03/najd-arab-saudi-serang-yaman-dan-syam.html

Najd (Arab Saudi) Serang Yaman dan Syam


Irak hancur karena diserang AS yg diundang Arab Saudi. Suriah hancur karena bughot yg didukung AS dan Saudi. Yaman pun di ambang kehancuran setelah tentara AS, Inggris, dan juga Saudi bercokol di situ.
“Dari ibnu Umar ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda :”Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.“ Mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” beliau menjawab: “Ya Allah berkahilah Syam dan Yaman bagi kami.” mereka memohon: “Najd kami lagi wahai Rasulullah, doakan berkah.” Beliau ( Nabi Muhammad Saw ) menjawab: Di Najd itu tempatnya segala kegoncangan dan berbagai macam fitnah. Dan disana akan lahir generasi pengikut syetan.”
Hadits shahih ini diriwayatkan oleh Al Bukhari (979), al-Turmudzi (3888) dan ahmad (5715). Menurut para ulama seperti al-Imam al-Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, Al-Hafidz Al-Ghummari, al-Hafidz al-‘Abdari dan lain-lain, maksud dari generasi pengikut syetan adalah yang akan lahir di Najd dalam hadits tersebut adalah kelompok Wahabi.
 
Karena sangat pentingnya untuk mewaspadai hal tersebut, maka akan timbul pertanyaan, siapakah kelompok Wahabi itu sebenarnya? serta amaliyah- amaliyah seperti apa yang mereka lakukan sehingga Nabi mengatakan bahwa mereka adalah generasi pengikut syetan? Disini akan diuraikan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sangat fundamental tersebut.
Pelopor kelompok ini adalah Muhammad bin Abdul Wahab. Oleh karena itu para ulama mengatakan paham/sekte ini dengan sebutan Wahabiyah, dinisbatkan kepada ayahnya yaitu Abdul Wahab. Walaupun secara nomenklatur penamaannya sebenarnya salah, karena pembangun pertama asas gerakan ini adalah Muhammad, bukan Abdul Wahab. Namun bukan merupakan esensi mengenai permasalahan ini.
(CAtatan:  Penamaan Wahabi menurut nama Bapak tidak salah. DAlam Islam kadang begitu. COntoh Hanbali itu dari bapak Ahmad bin Hanbal. BUkan Ahmadi.)
Muhammad bin Abdul Wahab berasal dari kabilah bani Tamim, lahir tahun 1115 H, dan wafat 1206 H. menurut buku Kasyfus Syubahat yang ditulis oleh cucunya, yaitu Abdul Lathif bin Ibrahim Ali Syekh bahwa Muhammda bin Abdul Wahab lahir di suatu desa yang bernama “ainiyah”.
Pada awalnya dia belajar di Makkah dan Madinah, diantara gurunya adalah Syekh Muhammad Sulaiman Al Kurdi, Syekh Abdul Wahab (ayahnya sendiri), dan kakaknya Sulaiman bin Abdul Wahab. Namun sungguh pun demikian, walaupun semua gurunya berfaham ahlusunnah wal jama’ah, akan tetapi Muhammad bin abdul Wahab ini mengajarkan ajaran baru yang nyleneh dan tidak sesuai dengan kebanyakan para ulama.
Mula-mula pada saat dia di Madinah melihat amalan-amalan/ibadat-ibadat orang Islam dihadapan makam Nabi yang berlainan dengan syari’at Islam, menurut pandangannya. Kemudian pindah ke Basra dan menyiarkan fatwanya yang ganjil-ganjil tetapi dia segera diusir oleh penguasa dan dikeluarkan dari kota Basrah.
Kemudian ia menyampaikan fatwanya yang lagi-lagi sangat ganjil di negerinya sendiri yaitu ‘ainiyah. Tetapi Raja di negeri itu yang namanya Utsman bin Ahmad bin Ma’mar yang mulanya menolong tetapi setelah mendengar fatwa-fatwanya lalu mengusir dan berusaha membunuhnya. Kemudian ia pindah ke Dur’iyah yang rajanya bernama Muhammad bin Sa’ud. Di daerah ini Muhammad bin Abdul Wahab didukung sepenuhnya oleh penguasa negeri tersebut, sehingga bersatulah antara ulama dan penguasa yang akhirnya bergabunglah antara paham agama dengan raja.
Karena didukung oleh kekuasaan Raja, maka Muhammad bin Abdul Wahab sanagt leluasa menfatwakan faham-fahamnya tersebut, bahkan pengikutnya semakin bertambah. Biasanya dia menfatwakan orang-orang di Makkah itu banyak yang kafir, karena mereka berdo’a dengan bertawasul dihadapan makan Nabi, membolehkan berkunjung jauh menziarahi makam Nabi, memuji-muji Nabi dengan membaca sholawat burdah, dalailul khairat yang dianggap berlebih-lebihan memuji Nabi, membaca kisah-kisah maulid Barzanji dan akhirnya mereka dikafirkan karena tidak mau mengikuti Muhammad bin Abdul Wahab.
Didalam buku yang berjudul Radikalisme Sekte Wahabiyah ini penulis banyak mengurai pendapat-pendapat mereka yang terkesan berani dan ekstrem, antara lain: mengingkari kenabian Adam, Syits, dan Idris, mengkafirkan Hawa, mengatakan alam azali, neraka fana’, menyerupakan Allah dengan makhluk-Nya, mengatakan Allah jism, menisbatkan anggota badan, duduk dan sifat-sifat makhluk kepada Allah. (hal 15).
Faham-faham Wahabi yang bisa kita lihat pada saat sekarang adalah dengan cara mengetahui amalan-amalannya antara lain yang ditulis dalam buku ini adalah: mengharamkan berdo’a berjama’ah, mengharamkan adzan kedua pada sholat Jum’at, mengharamkan sholat sunnah qobliyah Jum’at, mengharamkan berjabat tangan setelah selesai sholat berjam;ah, haram beristigotsah, tawasul, tahlilan dan lain sebagainya.
Bahkan, untuk membongkar kesesatan faham ini ke akar-akarnya, penulis memaparkan bagaimana afiliasi Muhammad bin Abdul Wahab serta ulama-ulama Wahabiyah yang lain (Ibnu Baz, Al Albani dll) dengan Yahudi, bahkan kesamaan antara paham Wahabi dengan faham Yahudi sekalipun diulas dalam buku ini.
Penisbatan radikalisme dalam kubu gerakan ini dikarenakan barang siapa yang tidak sesuai atau ikut dalam kelompoknya, maka halal darahnya untuk dibunuh karena sudah berstatus kafir. Salah satu contohnya adalah seperti yang dikutip dalam buku ini dalam koran As-Safar Sabtu 30 Mei 2001 (h.11) Muhammad Hasanin merilis isi sebuah dokumen yang mengatakan bahwa salah seorang pembesar Wahabiyah mengatakan:
“Tidak seyogyanya ada peperangan antara orang-orang pilihan Islam (Wahabi) kecuali melawan orang-orang musyrik dan kafir, orang kafir yang musyrik pertama kali adalah orang-orang Turki Usmaniyah dan juga keturunan Bani Hasyim dan ringkasnya seluruh pengikut Nabi Muhammd selain kelompok Wahabi.”
Tiada gading yang tak retak, inilah istilah bagi setiap sesuatu pasti memiliki kekurangan, termasuk dalam buku ini. Antara lain adalah dalam pedoman penulisan karya ilmiah memang buku ini kurang begitu memperhatikan. footnote yang menjadi suatu keharusan untuk memperlihatkan validitas suatu karya terkesan diabaikan pada bagian-bagian akhir dalam buku ini. Padahal dalam bagian yang tanpa catatan kaki ini merupakan komponen krusial yang merupakan esesnsi ditulisnya buku ini. Serta peredaran buku yang memang kebutuhan ummat ini dirasa sangat minim, dikarenakan peresensi sendiri mendapatkannya pada saat pelatihan ahlusunnah wal jama’ah bukan dengan cara membeli di toko buku.
Namun secara keseluruhan buku ini sangat bagus untuk dibaca oleh ummat Islam secara keseluruhan dan semua kalangan, karena dapat membentengi diri sekaligus mewaspadai faham-faham Wahabiyah yang dewasa ini kian menunjukkan geliatnya.
* Koordinator ASWAJA Center IPNU IAIN Sunan Ampel Surabaya
Buku: Tunas Radikalisme dari Najd Tunas Radikalisme dari Najd
Judul Buku: Radikalisme Sekte Wahabiyah
Penulis: Syekh Fathi al Misri al Azhari
Penerjemah: Asyhari Masduqi
Penerbit: Pustaka Asy’ari
Cetakan: I, 2011
Tebal: 236 halaman
Peresensi: Winarto Eka Wahyudi*
Wahabi Berdasarkan Al Qur’an dan Hadits. 

Dari website MUI (Majelis Ulama Indonesia):
Perang Yaman Bisa Sulut Konflik Sektarian
Apr 08, 2015 by Ahmadie ThahaComments are off

perang yamanPimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menggelar pertemuan dengan pimpinan ormas-ormas Islam dalam Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) di Kantor Pusat MUI di Jalan Proklamasi No. 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (07/04/2015). Sejumlah isu dalam dan luar negeri dibahas dalam pertemuan ini.

Di jumpa pers seusai pertemuan itu, Ketua Bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri KH Muhyidin Junaidi menjelaskan, para pimpinan ormas Islam sepakat untuk bersikap netral terkait konflik yang sedang terjadi di Yaman, dan menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai untuk menyelesaikan masalah dengan damai.

“MUI sebagai civil society bersikap netral, tidak berpihak kepada pihak yang bertikai,” tegas Muhyidin. Pihaknya menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan secara damai dengan mengedepankan musyawarah dan dialog.

Peperangan itu, katanya, justru menyebabkan berbagai dampak negatif baik moril maupun materiil. MUI sebagai ormas yang tidak masuk pada ranah politik menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai untuk berdamai sehingga tidak merugikan Umat Islam dan tidak merusak nama Islam di mata dunia internasional.
Selain itu MUI juga mengharapkan agar masyarakat Indonesia tidak terprovokasi kelompok tertentu yang ingin mengeksploitasi pergolakan di Timur Tengah untuk menciptakan konflik horizontal dengan mengangkat isu-isu sektarianisme. “Yang paling mudah adalah perang antara mazhab,” lanjut Kyai Muhyidin.

Kepada pemerintah Indonesia, MUI meminta agar berperan aktif sesuai dengan kebijakan luar negeri yang bebas-aktif. “Saatnya Indonesia yang masyarakatnya mayoritas Muslim terbesar di atas pemukaan bumi ini menjadi juru damai. Inilah momentum terbaik bagi kita, karena kita memang sudah memiliki modal dasar dan kita sudah berhasil untuk mendamaikan beberapa pihak yang bertikai di negara ini,” tuturnyanya.

Perang Yaman Bisa Sulut Konflik Sektarian
Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menggelar pertemuan dengan pimpinan ormas-ormas Islam dalam Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) di Kantor Pusat MUI di Jalan Proklamasi No. 51, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (07/04/2015). Sejumlah isu dalam dan luar negeri dibahas dalam pertemuan ini.

Di jumpa pers seusai pertemuan itu, Ketua Bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri KH Muhyidin Junaidi menjelaskan, para pimpinan ormas Islam sepakat untuk bersikap netral terkait konflik yang sedang terjadi di Yaman, dan menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai untuk menyelesaikan masalah dengan damai.

“MUI sebagai civil society bersikap netral, tidak berpihak kepada pihak yang bertikai,” tegas Muhyidin. Pihaknya menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai untuk duduk bersama menyelesaikan persoalan secara damai dengan mengedepankan musyawarah dan dialog.

Peperangan itu, katanya, justru menyebabkan berbagai dampak negatif baik moril maupun materiil. MUI sebagai ormas yang tidak masuk pada ranah politik menghimbau kepada pihak-pihak yang bertikai untuk berdamai sehingga tidak merugikan Umat Islam dan tidak merusak nama Islam di mata dunia internasional.
Selain itu MUI juga mengharapkan agar masyarakat Indonesia tidak terprovokasi kelompok tertentu yang ingin mengeksploitasi pergolakan di Timur Tengah untuk menciptakan konflik horizontal dengan mengangkat isu-isu sektarianisme. “Yang paling mudah adalah perang antara mazhab,” lanjut Kyai Muhyidin.

Kepada pemerintah Indonesia, MUI meminta agar berperan aktif sesuai dengan kebijakan luar negeri yang bebas-aktif. “Saatnya Indonesia yang masyarakatnya mayoritas Muslim terbesar di atas pemukaan bumi ini menjadi juru damai. Inilah momentum terbaik bagi kita, karena kita memang sudah memiliki modal dasar dan kita sudah berhasil untuk mendamaikan beberapa pihak yang bertikai di negara ini,” tuturnyanya.
=======================================
Ulama Indonesia dukung Arab Saudi terkait krisis Yaman
Sabtu, 11 April 2015 14:35 WIB | 7.079 Views
Pewarta: Atman Ahdiat

Jakarta (ANTARA News) – Ulama dari berbagai organisasi Islam di Indonesia pada Sabtu menyatakan dukungan mereka terhadap kebijakan Arab Saudi, yang memimpin pasukan koalisi untuk melancarkan operasi militer terhadap kelompok radikal Houthi di Yaman.

Para ulama yang di antaranya mewakili Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU), Persatuan Islam (Persis), Al Irsyad Al Islamiyah (Al Irsyad), Dewan Dakwah Islamiyah (DDI), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) serta Ikatan Dai Seluruh Asia Tenggara diterima Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Mustafa Ibrahim Al Mubarak di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta.

Ali Musthafa Ya’qub, Imam Besar Masjid Istiqlal yang hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa apa yang terjadi di Yaman, negara berpenduduk 22 juta yang berbatasan langsung dengan Arab Saudi, bukanlah pertikaian antara kelompok Sunni dan Syiah, tapi kekerasan oleh kelompok radikal Houthi.
“Apa yang terjadi di Yaman bukan masalah konflik antar kelompok agama, tapi perilaku radikal yang diperlihatkan oleh kelompok Houthi. Kelompok ini harus segera diantisipasi karena gerakan mereka sudah seperti teroris,” kata Ali Musthafa.

Ali Musthafa juga menegaskan bahwa pemikiran radikal kelompok Houthi tersebut harus segera dibasmi agar tidak menyebar ke negara lain, termasuk Indonesia.

“Gerakan kelompok ini lebih berbahaya dan harus segera diatasi karena bukan tidak mungkin pengaruh mereka akan sampai di Indonesia sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia,” kata Ali Musthafa menambahkan.

Mustafa Ibrahim menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan para ulama Indonesia terhadap kebijakan Arab Saudi dalam mengatasi konflik di negara tetangganya itu.

“Sebagai sebuah negara dengan penduduk beragama Islam terbesar di dunia, saya memahami bahwa situasi di Yaman telah mendapat perhatian luas dari masyarakat Indonesia. Oleh karena itu saya ingin memberikan penjelasan secara lebih luas perihak keterlibatan Arab Saudi yang memimpin pasukan koalisi dalam melakukan operasi militer di Yaman,” kata Mustafa Ibrahim.

Mustafa mengatakan Arab Saudi adalah tetangga terdekat dengan Yaman sehingga berkewajiban ikut membantu kondisi negara itu tetap stabil dan memastikan konflik di negara itu tidak mengganggu negara lain di kawasan.

Mustafa Ibrahim memberikan gambaran bahwa posisi Arab Saudi ibarat sebuah tetangga yang dimintai pertolongan ketika tetangga tersebut sedang menghadapi kesulitan.

“Dalam kasus ini, Saudi Arabia memberikan pertolongan kepada negara tetangga Yaman ketika presiden mereka yang sah yaitu Abdu Rabuh Mansour Hadi menghadapi ancaman kudeta kelompok pemberontak Houthi,” katanya.

Berdasarkan atas keprihatinan karena kelompok Houthi bisa mengancam stabilitas Yaman dan negara-negara tetangganya, ia menjelaskan, Arab Saudi yang berbatasan langsung dengan Yaman mengambil inisitif untuk membentuk pasukan koalisi guna memerangi Houthi yang telah menguasai sebagian wilayah Yaman.
Meski mendukung penuh operasi militer pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi, para ulama mengimbau pasukan koalisi hanya menyasar fasilitas militer Houthi sehingga tidak menyebabkan warga sipil menjadi korban.

UNICEF, organisasi PBB untuk urusan anak-anak, memperkirakan setidaknya 100.000 warga harus meninggalkan rumah mereka dan lebih dari 600 orang tewas, termasuk sekitar 80 anak, akibat konflik di Yaman.

Membaca website-website Media Khawarij / Takfir yang suka mengkafirkan Muslim atau Ulama, ya akhirnya juga ikut-ikutanan jadi Khawarij / Takfir


Oleh: Kabar Islam


Kalau bacaannya website2 Media Khawarij / Takfir yang suka mengkafirkan Muslim atau Ulama, ya akhirnya juga ikut2an jadi Khawarij / Takfir.
Makanya jika baca2 website juga harus hati2. Pilih website2 Islam dari Aswaja yang lurus.
Hindari website2 berpaham Akhir Zaman yang suka mengkafirkan Muslim atau Ulama:

Ini namanya "Pembenaran yang salah"... smile emotikon
Harusnya tanya Ulama. Bukan cari rujukan di website Khawarij / Takfiri:

Firman Allah:

“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2013/05/27/menghormati-dan-mengikuti-ulama-pewaris-nabi/

http://kabarislamia.blogspot.com/2015/04/daftar-website-islam-aswaja-ahlus.html
 
Pendidikan
http://www.langitan.net/ Ponpes Langitan
http://www.lirboyo.net/ Pondok Pesantren Lirboyo
 
Organisasi Dakwah
http://mui.or.id/
http://www.nu.or.id/
http://www.nuaceh.com/
http://www.fpi.or.id/
http://kaafii-indonesia.or.id/
http://alwashiyyah.or.id/
http://www.majelisrasulullah.org/

Ulama
http://www.habibrizieq.com/
http://www.gusdurfiles.com/
http://www.idrusramli.com/
http://www.buyayahya.org/
Selain website di atas, website di bawah masih bisa dibaca. Di luar ini khawatirnya cuma berisi fitnah dan adu domba sesama Muslim. Tentu tidak semua website Aswaja dan juga website Islam yang masih lurus bisa terangkum.

Berita
http://www.republika.co.id/
http://www.mirajnews.com/
http://pelitaonline.com/
http://www.rumahfiqih.com/

Jika ingin pakai search engine, pakailah www.bing.com. Jangan Google sebab kebanyakan website yang ditampilkan Google adalah website Wahabi. Bukan website Aswaja.

Terkait Berita: