Daftar Isi Nusantara Angkasa News Global

Advertising

Lyngsat Network Intelsat Asia Sat Satbeams

Meluruskan Doa Berbuka Puasa ‘Paling Sahih’

Doa buka puasa apa yang biasanya Anda baca? Jika jawabannya Allâhumma laka shumtu, maka itu sama seperti yang kebanyakan masyarakat baca...

Pesan Rahbar

Showing posts with label Fitnah. Show all posts
Showing posts with label Fitnah. Show all posts

Analisa ABNA atas Berita Arrahmah.com: Pesawat Tempur Suriah Menggempur Antrian Warga Sipil, Benarkah?


Kalau berita Arrahmah.com benar menyebutkan rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21 dan menewaskan sampai 300 orang semestinya akan tampak kerusakan berat pada gedung-gedung di lokasi kejadian. Namun kita tidak melihat adanya kerusakan berat itu. Bangunan sekitar gedung yang disebut menjual roti tersebut tetap utuh dan tidak ada tanda-tanda bekas kena rudal atau bom sama sekali.
Menurut Kantor Berita ABNA, Arrahmah.com menukil dari media-media pihak anti Bashar Asad menyebutkan, "Pesawat tempur rezim Nushairiyah Suriah melakukan serangan biadab dengan membom antrian warga sipil muslim yang hendak membeli roti di kota Halfaya, propinsi Hamah pada Ahad (23/12/2012) pagi. Serangan tersebut disebutkan menewaskan lebih dari 300 warga sipil."
"Lebih dari 1.000 orang telah mengantri di sebuah pabrik roti kota Halfaya saat rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21 rezim Suriah pada Ahad. Kekurangan bahan bakar dan tepung telah membuat produksi roti tidak menentu di seluruh negeri, dan orang sering menunggu berjam-jam untuk membeli roti. Para korban termasuk anak-anak dan kaum perempuan." Demikian lansir Arrahmah.com
Arrahmah juga menuliskan, "Mayat-mayat ratusan anak-anak, wanita dan pria yang menunggu giliran pembelian roti berserakan di mana-mana. Sebagiannya tertimbun oleh reruntuhan bangunan toko roti. Puluhan warga sipil yang selamat dan mujahidin berlarian untuk melakukan evakuasi. Darah dan tulang belulang korban berceceran di jalanan."
Namun video yang dipublish Arrahmah.com tersebut tidak luput dari kritik karena adanya beberapa keganjilan yang tampak dari video tersebut. Berikut redaksi ABNA merangkum diantara keganjilan tersebut:
1.      Video tersebut sama sekali tidak menunjukkan adanya banyak korban dari kalangan perempuan dan anak-anak. Yang tampak dari video hanyalah mayat-mayat dari kalangan laki-laki itupun tertimbun tumpukan batu dan dipenuhi tanah. Korban perempuan hanya terlihat pada detik 58 itupun sementara di gendong dengan keadaan masih selamat. Seorang anak perempuan berlari kecil dibelakangnya.
2.      Adanya tumpukan potongan material dan tanah di depan gedung tampak sangat ganjil, sebab tertumpuk di satu tempat dan tidak tampak berserakan. Keadaan mayat yang dipenuhi pasir juga patut dipertanyakan, pasir itu berasal dari mana, sebab jalan didepan gedung masih tampak utuh, tidak terlihat tanda-tanda kerusakan sama sekali. Kalau berasal dari dinding gedung yang runtuh, juga dinding gedung tersebut masih utuh bahkan warnanya sangat berbeda dengan tumpukan batu yang menutupi para mayat.
3.      Pada menit 1:23 ada mayat yang dikeluarkan dari gedung. Mengapa bisa ada mayat dalam gedung sementara gedung tersebut masih utuh? Bukankah yang dibom oleh pesawat rezim Suriah adalah antrian? Kalau bom juga mengenai gedung sehingga juga menyebabkan korban tewas dalam gedung, mengapa tidak ada tanda-tanda kerusakan sama sekali pada gedung tersebut?.
4.      Pada menit 1:36 seorang laki-laki berjaket cokelat dan bersyal hitam, tampak sengaja menampakkan diri di depan kamera, melihat kekanan dan kekiri dengan tubuh mengarah ke kamera, sesuatu yang sangat jarang terjadi di sebuah tempat pasca terjadi ledakan. Kebanyakan orang-orang yang juga tampak dari video tidak tahu hendak melakukan apa. Sementara mayat menumpuk di depan mata mereka dan sewajarnya mesti segera dievakuasi. Lihat pada detik ke 50, tampak seorang pemuda menyeret kakinya yang luka, justru tidak mendapat pertolongan dan bantuan apa-apa oleh orang-orang yang berdiri dan berjalan di sekitarnya.
5.      Pada menit 2:10, dari tumpukan mayat depan gedung yang tertutupi reruntuhan bangunan tampak satu mayat yang nyaris telanjang dengan hanya mengenakan celana dalam biru. Apakah logis seseorang ikut antrian untuk membeli roti hanya dengan mengenakan celana dalam?. Kalau dikatakan pakaiannya hangus terbakar, mengapa pada mayat tersebut tidak tampak adanya bekas kebakaran sama sekali?. Keganjilan lain akan tampak sangat nyata jika melihat sama sekali tidak ada tumpukan mayat tersebut yang tampak menderita luka bakar atau tubuhnya tidak dalam keadaan masih utuh. Kalau memang kesemuanya itu terbunuh karena serangan  rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21 mestinya yang terlihat adalah potongan-potongan tubuh ataupun mayat-mayat yang hangus terbakar, bukan nyaris telanjang dengan menyisakan celana dalam.
6.      Jika melihat tumpukan mayat di depan gedung, sekilas kita akan memperkirakan jumlah korban paling banter 10 atau 20 orang. Namun laporan peristiwa tersebut menyebutkan korban tewas sebanyak 300 orang. Ar Rahmah menulis, "Mayat-mayat ratusan anak-anak, wanita dan pria yang menunggu giliran pembelian roti berserakan di mana-mana." Pertanyaannya, kemana kesemua 300 mayat yang berserakan tersebut? Mengapa tidak tampak dalam video? Mayat yang tampak diluar tumpukan tidak sampai 10 mayat bukan ratusan? Kalau tidak tampak dalam video dari mana ar Rahmah mengetahui adanya ratusan mayat yang berserakan itu?.   
7.      Kalau berita ar Rahmah benar menyebutkan rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21dan menewaskan sampai 300 orang semestinya akan tampak kerusakan berat pada gedung-gedung di lokasi kejadian. Namun kita tidak melihat adanya kerusakan berat itu. Bangunan sekitar gedung yang disebut menjual roti tersebut tetap utuh dan tidak ada tanda-tanda bekas kena rudal atau bom sama sekali.
8.      Dan yang lebih meyakinkan lagi bahwa video tersebut rekayasaa adalah tidak tampak kepanikan atau ketakutan dari warga sama sekali. Kalau memang serangan itu berasal dari pesawat udara, semestinya warga akan tampak berlarian, menyelamatkan diri dengan kemungkinan akan terjadi serangan udara susulan. Namun hal itu tidak tampak dalam video berdurasi 3:40 menit tersebut. Lalu lintas masih tampak normal. Bahkan diantara yang berlarian, masih ada yang tampak berjalan santai. Sepanjang video terdengar suara sirine yang tidak jelas. Apakah itu sirine ambulance atau sirine mobil patroli polisi atau sirine tanda bahaya?.
Berikut link berita dan video dari situs Arrahmah.com tersebut. Selamat menganalisa.
==================
Video serangan udara pengecut rezim Suriah membantai lebih dari 300 warga sipil muslim di kota Halfaya 

https://www.youtube.com/watch?v=tnCsDjCfL_4

HAMAH (Arrahmah.com) – Pesawat tempur rezim Nushairiyah Suriah melakukan serangan biadab dengan membom antrian warga sipil muslim yang hendak membeli roti di kota Halfaya, propinsi Hamah pada Ahad (23/12/2012) pagi.

Laporan awal pada Ahad siang yang dilansir oleh aktivis kemanusiaan dalam kota Halfa menyebutkan sedikitnya 90 warga sipil gugur dan 300 warga lainnya luka berat oleh serangan pengecut tersebut. Namun laporan terbaru yang dilansir oleh kantor berita Koordinator Revolusi Lokal di Ghautah Timur dan Ugarits News pada Ahad malam menyebutkan korban gugur telah melebihi 300 warga sipil.

Lebih dari 1.000 orang telah mengantri di sebuah pabrik roti kota Halfaya saat rudal-rudal udara ditembakkan oleh pesawat tempur Mig-21 rezim Suriah pada Ahad.  Kekurangan bahan bakar dan tepung telah membuat produksi roti tidak menentu di seluruh negeri, dan orang sering menunggu berjam-jam untuk membeli roti.  Para korban termasuk anak-anak dan kaum perempuan.

Mayat-mayat ratusan anak-anak, wanita dan pria yang menunggu giliran pembelian roti berserakan di mana-mana. Sebagiannya tertimbun oleh reruntuhan bangunan toko roti. Puluhan warga sipil yang selamat dan mujahidin berlarian untuk melakukan evakuasi. Darah dan tulang belulang korban berceceran di jalanan.

Pekik kepedihan dan histeris melanda kota Halfaya. Ya Allah, ya Allah, seru warga yang tak mampu menahan kepedihan atas kebiadaban rezim Suriah.
“Lihatlah wahai bangsa Arab! Lihatlah wahai Dunia!” teriak seorang wartawan.

https://www.youtube.com/watch?v=tnCsDjCfL_4

===========================================
(Source)

Beritakan Kekejaman Assad, Arrahmah Bohong lagi

Arrahmah, kembali dipreteli kebohongannya dalam membuat berita.


Menurut Kantor Berita ABNA, Arrahmah, sudah berkali-kali dipreteli kebohongannya dalam membuat berita. Jika ditelusuri pemberitaan media ini mengenai kasus penyerangan sekolah oleh Taliban di Pakistan, hanya ada satu berita, dan itu juga menyakitkan, dengan aksi yang terang-terangan biadab itu,  tetap saja Arrahmah menyebut Taliban dengan sebutan Mujahid, dan memberitakan bahwa sang Mujahid Taliban terpaksa melakukan itu. Jadi bukan karena keinginan sendiri, tetapi menewaskan hampir 140 warga sipil yang tidak bersalah, kebanyakan dari mereka justru anak-anak. Wallahul Musta’an.

Mengalihkan wacana, Arrahmah kembali memberitakan Suriah. Suriah yang digambarkan media ini sampai hari ini tetap dilanda konflik. Saban hari militer Assad yang mereka klaim Syiah terus saja menghabisi warganya yang Sunni. Kali ini diberitakan militer Assad menyerang Rumah Sakit di Kanfrabel, kota kecil di Idlib. Judul beritanya, “Kejam, Bom Assad Hancurkan sebuah Rumah Sakit di Kafranbel, 13 Warga Sipil Tewas.”  Rumah sakit itu di bom tentara Assad yang menelan korban jiwa, 13 orang dari warga sipil. Beritanya dari mana? dilansir dari BPRS. Tidak pernah diketahui sebelumnya ada media berita dengan nama ini. Setelah ditelusuri melalui fasilitas search yang tersedia dimedia itu untuk tahu ada berapa berita yang dilansir Arrahmah dari BPRS, ternyata ini berita yang pertama. Tidak ada berita lain, selain berita ini yang dilansir dari BPRS.

Di searching di Google, baru Arrahmah yang memuat berita ini, tidak ada media nasional satupun yang memuatnya. Tapi kemungkinan tidak lama lagi, Islampos, Voa Islam dan sebangsanya, akan turut memuat juga. Keganjilan bukan hanya dari sumber beritanya yang misterius. Tapi juga dari foto yang ditampilkan. Untuk meyakinkan pembaca akan kejadian itu, Arrahmah memuat tiga foto esklusif. Yang salah satunya diberi keterangan gambar, “sarana rumah sakit di Kafranbel hancur akibat dibom Assad.” Tidak ada foto korban yang mendapat perawatan, foto jenazah bersimbah darah yang ditangisi keluarganya, bahkan foto ceceran darah di lokasi kejadian pun tidak ada.

Silahkan perhatikan tiga foto yang diklaim sebagai bagian dari RS yang hancur karena bom. Foto pertama, bangsal perawatan yang diberi keterangan dalam keadaan hancur dibom Assad. Apanya yang hancur? lihat kasurnya, lihat sepreinya, bantalnya, bahkan keranjang plastik yang masih utuh. Lihat dindingnya, jendelanya, juga lantainya yang bersih mengkilap. Bahkan dengan melihat pencahayaan dalam ruangan, kemungkinan besar, atap gedung ini pun masih utuh. Dengan gambaran korban tewas sebanyak 13 warga sipil, semestinya ledakan bom ini cukup dasyhat.

Lihat gambar kedua. Sejumlah jerigen plastik yang dalam keadaan berantakan dan berhamburan dalam ruangan, tapi tidak satupun yang memperlihatkan tanda kerusakan atau jejak terbakar karena di bom. Lihat lemari besi, yang bagian belakangnya terbuka, apa ada jejak terbakar disitu?. Apa dari yang ditampilkan gambar, ada besi yang hangus, dan sisa-sia api sebagaimana layaknya kebakaran setelah terjadi ledakan bom?. Lihat gambar ketiga, ada kepingan-kepingan pintu, kaca-kaca jendela yang pecah, tapi lihat cat dindingnya yang masih bersih, lihat ruangan ini yang bagian atasnya masih utuh. Bomnya lewat mana untuk menghancurkan pintu dan kaca-kaca yang tampak porak poranda itu, tapi tidak sedikitpun menyisakan jejak habis terbakar sama sekali?
Apa ada yang mau percaya dengan cara pemberitaan seperti ini?




Kutipan berita Arrahmah.com:

IDLIB (Arrahmah.com) – Kedzaliman Assad tidak memilih siapa korbannya. Kali ini sebuah rumah sakit di Kafranbel atau Kafr Nabl, kota kecil di Idlib menjadi sasaran bom tentara Assad, sebagaimana dilansir BPRS pada Rabu (17/12/2014).

Sumber dari Suriah melaporkan bahawa tentara rezim Assad telah mengebom sebuah rumah sakit di Kafranbel tadi malam, Selasa (16/12). Pengeboman tersebut mengakibatkan 13 korban jiwa dari warga sipil. Innalillahi wainna ilaihi raaji’uun. Semoga Muslimin terkorban syahid fii sabilillah.

- See more at: http://www.arrahmah.com/news/2014/12/17/kejam-bom-assad-hancurkan-sebuah-rumah-sakit-di-kafranbel-13-warga-sipil-tewas.html#sthash.9BPboaUV.dpuf

(Source)

Membantah Arrahmah: Tidak Malu, Arrahmah.com Ketahuan Bohong Lagi


Dalam kunjungannya, Ayatullah Sayyid Ali Khamanei bercengkrama dengan Aramita, putri Dr. Rezai Nejad, termasuk menciuminya berkali-kali. Pemberitaan Arrahmah.com dengan menyebut bahwa itu adalah nikah mut’ah dan pencabulan, adalah berita bohong dan fitnah yang tendensius. 


Menurut Kantor Berita ABNA, hanya dengan modal video yang telah dipenggal dengan durasi 15 detik, redaksi Arrahmah.com merilis berita, “Mut’ah Dini, Kedok Khomaeni Mencabuli Balita” yang diposting selasa [12/5]. Video tersebut diupload sehari sebelumnya oleh Muhammad Abdurrahman Al Amiry [11/5] yang diberi title, “Khaminai  Pendeta Syiah Mencabuli Anak Kecil – Biarkan Video yang Berbicara”.  

Ada kesimpangsiuran nama, diberita Arrahmah, ditulis Khomaeni sementara video di youtube ditulis Khaminai. Jika yang dimaksud redaksi Arrahmah dengan Khomaeni itu adalah Imam Khomaeni pendiri Republik Islam Iran yang wafat 3 Juni 1989, maka jelas salah besar. Sebab yang ditampilkan dalam video tersebut adalah Ayatullah Sayyid Ali Khamanei, atau biasa disingkat Imam Ali Khamanei. Muhammad Abdurrahman Al Amiry, mungkin hanya salah ketik saja ketika menulisnya dengan nama Khaminai.

Versi dengan durasi lebih panjang dari video penggalan tersebut, telah diposting oleh Muhammad Jahangir, dengan durasi 11 menit 47 detik pada tanggal 27 Februari 2012 dengan judul berbahasa Persia, “Didar_e Rahbar_e Inqilab ba Khanevadeh Syahid Rezai Nejad” yang artinya, “Pertemuan Pemimpin Besar Revolusi dengan Keluarga Syahid Rezai Nejad.”

Syahid Rezai Nejad atau lengkapnya DR. Dariush Rezai Nejad adalah ilmuan nuklir Iran yang terbunuh oleh aksi teror pada 23 Juli 2011, dalam usia 35 tahun. Laporan dari media pers Iran menyebutkan bahwa Rezai Nejad ditembak lima kali oleh pengendara motor yang tidak dikenal ketika ia bersama istrinya sedang menunggu anak mereka didepan sebuah taman kanak-kanak di Teheran. Dalam serangan tersebut istrinya juga mengalami luka tembak namun nyawanya sempat tertolong. Putrinya Aramita Rezai Nejad [5 tahun], melihat didepan matanya, kedua orangtuanya bersimbah darah. Nyawa pakar nuklir dari Universitas Industri Nasharuddin Thusi Tehran tersebut tidak dapat diselamatkan. Peluru yang ditembakkan teroris menembus leher, tangan dan dadanya.

Iran sendiri menuding dinas rahasia Israel “Mossad” berada dibalik pembunuhan tersebut. Yang menurut pemerintah Iran, AS dan Israel sengaja hendak membunuh para ilmuan Iran yang dicurigai bekerja dalam program pembuatan senjata nuklir. Sementara media Israel menyebutkan, intelijen Israel meyakini Rezai Nejad bertugas membuat mesin pemicu senjata nuklir menyusul kerjasama lembaga riset Rezai Nejad dengan Kementerian Pertahanan Iran.

19 Desember 2011. Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, mengunjungi rumah keluarga almarhum Dr. Dariush Rezai Nejad dan mengucapkan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban. Dalam penyampaiannya, Ayatullah Sayyid Ali Khamanei berkata, “Hari ini kemajuan ilmu dan tekhnologi Iran menjadi kebanggan bagi dunia Islam sekaligus menjadi ancaman dan kekhawatiran bagi musuh-musuh Islam.”

Dalam kunjungan tersebut, Ayatullah Sayyid Ali Khamanei juga bercengkrama dengan Aramita, putri Dr. Rezai Nejad, termasuk menciuminya berkali-kali. Pemberitaan Arrahmah.com dengan menyebut bahwa itu adalah nikah mut’ah dan pencabulan, adalah berita bohong dan fitnah yang tendensius.  
Berita lengkap mengenai kunjungan Rahbar tersebut dalam bahasa Persia bisa dibaca di link berikut:


Sementara versi video dengan durasi lebih panjang bisa dilihat disini:


 
Berikut foto-foto kunjungan Rahbar ke rumah keluarga Syahid Rezai Nejad:

























 (Source)

Pembohongan facebook ISIS di Malaysia 19 Jun 2014

Sebuah lagi pembohongan terrorist Wahabi yang berjaya dirakam hari ini. Malangnya page terrorist tersebut sudah deactivate setelah sejam pembohongan ini berlangsung!

Sila lihat perkembangan terkini yang dilaporkan mereka pada hari ini:




Setelah diteliti ternyata gambar tersebut telah lama beredar dalam internet, antaranya ialah bertarikh 26 Mac 2014!
 
Lihat Beritanya Berikut ini:
 *****

Iraq: Jamal Karbouli urges Maliki to punish the killers of people of Diyala.


Civilians executed in Buhriz

March 26, 2014

BAGHDAD / Nina /-- Head of al-Hal movement MP, Jamal Karbouli urged Prime Minister, Commander in Chief of the Armed Forces Nouri al- Maliki to provide the instigators of massacres in Jalawla, Buhriz and Muqdadiya districts of Diyala province , leaders of security and militias belonging to certain political parties , to bring them to the judiciary on charges of genocide and demographic change.
He warned in a statement today from the " silence of the government , complacency and cover-up on massacres against Sunnis what raises a lot of question marks and threatens to unleash the situation in Diyala by creating of a similar crisis of Anbar and Fallujah under a misleading banner of " war on terror / fighting terrorist Daash " that distal and proximal knows the loyalty and affiliation to Iran , calling on al-Maliki to take a firm stand by bringing the corrupt security and militias leaders that wreaked havoc in Diyala land motivated by sectarian hatred, he said.
It is noteworthy to mention in this regard that several sources of political and media published the massacres which were recently held by terrorist armed groups to execute a number of residents of Buhriz district in addition to the destruction of mosques, shops and homes in the district . / End


Source


Iraq: civilian casualties in Buhriz, Diyala province when Shia militias attacked the area
 




*****

Memang benar, Terrorist Wahabi tidak akan mendapat meraih sokongan umat Islam melainkan dengan pembohongan.

(Source

Data Palsu Perang Puria Jadi Senjata Fitnah Wahabi

MASIH INGAT !!!
Terbongkarnya Fitnah Beruapa Foto-foto dan Berita Palsu Tentang Perang Suriah
 
 
Ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua bahwa betapa liciknya WAHABI dalam menebarkan fitnah hanya untuk mengadudombah ummat islam. 
Sobat pembaca bisa melihat bagaimana kondisi timur tengah ketentraman ummat  islam hampir tak ada lagi akibat ulah kelompok-kelompok paham wahabisme, memerangi mereka yang berbeda paham, menyesatkan mereka, menghalalkan darah mereka  lalu membunuhnya atas nama islam. Ummat Islam menjadi lemah karena di obok-obok dari dari dalam yang pada akhirnya mengharuskan campur tangan barat dengan alasan perdamaian dan kemanusiaan, baratpun melakukan apa saja yang mereka inginkan terhadap ummat yang lemah, mereka juga merampas haq-haq ummat yang lemah itu. Ini semua akibat dari ulah kelakuan paham wahabisme (baca ISIS dan sejenisnya). Lalu memutar balikkan fakta menyerang kelompok lain hanya karena kedengkian dan ketakutan akan menjadi penghalang bagi perlakuan bobrok mereka .
Kalau anda marah besar setelah melihat foto-foto tragis plus berita tentang perang Suriah itu normal. Siapa yang tidak akan marah melihat saudaranya dibantai, diperkosa dan dianiaya? Kita orang-orang Indonesia yang jauh dari Suriah menjadi marah, geram dan rasanya tangan kita menjadi gatal ingin ikut angkat senjata menyerbu Suriah. Dan akhirnya banyak yang tidak sabar ada beberapa orang dengan geram dan marah “berjihad” ke Suriah. Semuanya karena dipicu setelah melihat berbagai foto pembantaian plus berita kekejaman Rezim Assad.
Foto-foto yang bertebaran di media online tampak begitu sadis dan kejam. Leher digergaji dengan gergaji mesin, wanita-wanita dibantai hingah banjir darah dan lain sebagainya. Tak heran jika ratusan ribu “Mujahidin” dari berbagai penjuru dunia “menyerbu” Suriah dan lebih 7000 “Mujahidin” telah tewas dan terus bertambah sampai hari ini. Ada Beberapa orang Indonesia ikut mati ditengah kancah perang Suriah.
Tetapi selama ini apakah anda pernah curiga dengan foto-foto dan berita sadis tersebut? Bagaimana jika anda akhirnya tahu ternyata foto-foto dan berita-berita yang anda lihat dan baca dari Media WAHABI itu terbukti palsu? Sekurang-kurangnya ada sekitar 88 foto plus berita yang terbukti palsu. Foto-foto pembantaian di Gaza, Iraq, Afghanistan, bahkan korban gempa bumi di Azerbaijan pun diklaim sebagai foto korban pembantaian Rezim Assad.
Nanti anda akan merasa heran jika sudah melihat para Tukang Fitnah ini begitu rajin mengumpulkan berbagai foto pembantaian di Gaza, Iraq, dan sebagainya kemudian membubuhinya dengan “Berita-berita” bahwa itu adalah kaum Sunni yang dibantai secara keji oleh presiden Assad. Dan bahkan oleh mereka Presiden Assad dituduh mengaku sebagai Tuhan, jelas ini fitnah yang keji.
Bagi anda yang sudah terlanjur menjadi korban fitnah, dan akhirnya menyalurkan dana untuk kepentingan propaganda mereka, segeralah sadar bahwa uang anda ternyata menjadi sia-sia belaka. Sebab ternyata perang melawan Suriah didalangi dan didanai oleh Israel, Amerika, Arab Saudi, Qatar dll, semuanya pada akhirnya adalah untuk kepentingan Israel dan Amerika. Jika berperang mendukung kaum kafir untuk membunuhi umat Islam, apakah anda yakin orang-orang Indonesia yang mati di tengah Perang Suriah itu mati Syahid? Wallohu a’lam.
Bisa download disini Semoga File masih utuh
Link download eBook Pemalsuan Data Perang Suriah ( Syria )
Mulai hari ini dan seterusnya hendaknya kita harus berhati-hati terhadap trik dan manipulasi Tukang Fitnah dan Adu Domba. Jika akhirnya adu domba dan fitnah itu berakibat terjadinya bughot (pemberontakan) yang akhirnya saling bunuh, apalagi saling membunuh itu terjadi di antara sesama muslim tempatnya adalah di neraka. Ingatlah, tentara Suriah itu adalah kaum muslim dari Sunni ataupun Syi’ah. Begitu pula dengan rakyat Suriah90% adalah kaum Muslimin. Dan bughot itu dilarang oleh ajaran Islam.
Berhentilah dari aksi mengadu-domba manusia sehingga terjadi saling bunuh dengan tersebarnya berita (baca: Fitnah) yang kita buat. Takutlah pada api neraka untuk orang yang gemar membuat fitnah dan mengadu domba:
“Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak dapat masuk surga seorang yang gemar mengadu domba.” (Muttafaq ‘alaih)
Allah Ta’ala berfirman: “Jangan pula engkau mematuhi orang yang suka mencela, berjalan membuat adu domba.” (al-Qalam: 11)
Bagi yang ingin mendownload Kumpulan Pemalsuan Data / Foto Perang Suriah silahkan klik link di bawah ini:
 
(Source)

Membaca website-website Media Khawarij / Takfir yang suka mengkafirkan Muslim atau Ulama, ya akhirnya juga ikut-ikutanan jadi Khawarij / Takfir


Oleh: Kabar Islam


Kalau bacaannya website2 Media Khawarij / Takfir yang suka mengkafirkan Muslim atau Ulama, ya akhirnya juga ikut2an jadi Khawarij / Takfir.
Makanya jika baca2 website juga harus hati2. Pilih website2 Islam dari Aswaja yang lurus.
Hindari website2 berpaham Akhir Zaman yang suka mengkafirkan Muslim atau Ulama:

Ini namanya "Pembenaran yang salah"... smile emotikon
Harusnya tanya Ulama. Bukan cari rujukan di website Khawarij / Takfiri:

Firman Allah:

“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]

Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2013/05/27/menghormati-dan-mengikuti-ulama-pewaris-nabi/

http://kabarislamia.blogspot.com/2015/04/daftar-website-islam-aswaja-ahlus.html
 
Pendidikan
http://www.langitan.net/ Ponpes Langitan
http://www.lirboyo.net/ Pondok Pesantren Lirboyo
 
Organisasi Dakwah
http://mui.or.id/
http://www.nu.or.id/
http://www.nuaceh.com/
http://www.fpi.or.id/
http://kaafii-indonesia.or.id/
http://alwashiyyah.or.id/
http://www.majelisrasulullah.org/

Ulama
http://www.habibrizieq.com/
http://www.gusdurfiles.com/
http://www.idrusramli.com/
http://www.buyayahya.org/
Selain website di atas, website di bawah masih bisa dibaca. Di luar ini khawatirnya cuma berisi fitnah dan adu domba sesama Muslim. Tentu tidak semua website Aswaja dan juga website Islam yang masih lurus bisa terangkum.

Berita
http://www.republika.co.id/
http://www.mirajnews.com/
http://pelitaonline.com/
http://www.rumahfiqih.com/

Jika ingin pakai search engine, pakailah www.bing.com. Jangan Google sebab kebanyakan website yang ditampilkan Google adalah website Wahabi. Bukan website Aswaja.

Media Massa Wahabi Fitnah Syeikh Ahmad Hassoun sebagai Syi’ah


Media Massa Wahabi Fitnah Syeikh Ahmad Hassoun sbg Syi’ah. Syeikh Ahmad Hassoun adalah Mufti Besar Suriah yang menganut paham Sunni. Ahlus Sunnah Wal Jama’ah. Jika Syeikh Ahmad Hassoun menentang Bughot/Pemberontakan yang dilakukan kaum Wahabi dan Ikhwanul Muslimin di Suriah yang dibantu Zionis AS dan Israel, itu karena beliau tidak ingin Suriah perang saudara. Ini sama dengan pendirian Ulama Aswaja Suriah lainnya seperti Syeikh Al Buthi yang juga menentang Bughot. Dan sama dengan pendapat para ulama Aswaja NU.
Syeikh Ahmad Hassoun tidak pernah membunuh manusia. Justru anaknya Sarya dibunuh oleh pemberontak Wahabi. Para pemberontak Wahabi juga membunuh Syeikh Al Buthi dan banyak orang lainnya. Sesama Wahabi saja seperti FSA, ISIS,dan ISIL saling bunuh sehingga 1800 orang lebih tewas. Apalagi yang lainnya.

Di Der Spiegel dijelaskan bahwa Syeikh Ahmad Hassoun adalah Ulama Sunni lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Wahabi seperti Sunnah Care banyak memfitnah Ulama2 Sunni seperti KH Said Aqil Siradj, Habib Rizieq Shihab, dsb sebagai Syi’ah. Jika sudah difitnah sbg Syi’ah, artinya kafir. Halal untuk dibunuh. Itulah sebabnya mereka membunuh Syeikh Al Buthi dan juga anak Syeikh Ahmad Hassoun. Jadi harus hati2 thd Wahabi yang menurut Nabi memang merupakan fitnah dari Najd.

http://kabarislamia.blogspot.com/2012/04/salafi-wahabi-memfitnah-ulama-sunni.html

Berikut Video2 tentang Syeikh Ahmad Hassoun:
Russia & Syria – Ahmad Badreddin Hassoun (RT).
Syrian Grand Mufti Dr. Ahmad Badr Al-Din Hassoun

Silahkan baca:
Astaghfirullah ! Situs Wahhabi Sunnahcare.com Fitnah Grand Mufti Sunni Syria
Sheik Hassoun, a Sunni religious scholar at Al-Azhar University in Cairo and a member of parliament for eight years, has always found conciliatory words in the West.
Prominent Sunni Mufti Dr. Ahmad Badreddin Hassoun, stressed on Saturday that those who endeavor to make Syria fall are indeed seeking the fall of resistance

Ulama Sunni yang DIfitnah Sebagai Syi’ah oleh Wahabi


Ini adalah Ulama Sunni yang DIfitnah Sebagai Syi’ah atau Pembela Syi’ah oleh Wahabi. Di antaranya adalah Habib Rizieq Shihab, KH Said Aqil Siradj, KH Quraisy Shihab, Syeikh Ahmad Hassoun, Syeikh Ramadhan Al Buthi. Menurut Wahabi, Syi’ah Bukan Islam. Artinya para Ulama ini bukan Islam. Tapi Kafir! Na’udzubillah min dzalik!
 
Karena difitnah sebagai Syi’ah / Pembela Syi’ah oleh Wahabi, akhirnya Syeikh Al Buthi bersama cucunya yang masih kecil mati syahid dibom. Sementara Syeikh Ahmad Hassoun, Mufti Besar Suriah, harus kehilangan anaknya yang tewas dibunuh meski sebenarnya beliau adalah target utama yang ingin dibunuh oleh Wahabi. Seperti biasa Wahabi selalu membantah membunuh mereka dan mengkambing-hitamkan Assad sebagai pembunuhnya. Padahal Media Massa Online milik Wahabi jelas2 menyebut para ulama tsb pendukung Assad dan musuh bagi “Ahlus Sunnah” (demikian Wahabi menyebut diri mereka). Mereka serang para ulama tsb dengan kata2 dan tulisan mereka. Saat para ulama tsb dibunuh, mereka menolak disebut sebagai pembunuhnya. Padahal mereka menghasut para pembaca mereka agar membenci para ulama tsb sehingga tidak akan aneh jika ada pembaca mereka yang membunuh ulama tsb saking bencinya.
 
Hanya karena Video kurang dari 1,5 menit yang mengajak ummat Islam menghidupkan semangat jihad Karbala, KH Said Aqil Siradj langsung difitnah sebagai Syi’ah. Apa mereka tidak tahu bahwa Sayyidina Hussein ra itu adalah cucu Nabi yang amat disayang Nabi? Apakah mencintai cucu Nabi dan bersedih atas kematiannya di Karbala otomatis menyebabkan seseorang langsung dianggap Syi’ah?
 
 
KH Said Aqil Siradj itu KETUA UMUM NU. NAHDLATUL ULAMA. Ketua dari para ULAMA NU. Apa ia Ulama NU bodoh-bodoh sehingga mengangkat Syi’ah sebagai Ketua Umum Mereka?
 
Mereka Fitnah juga Habib Rizieq Shihab, KH Hasyim Muzadi, Quraisy Shihab hanya karena berani menyatakan Syi’ah bagian dari Islam. Memang itulah adanya. KH Ali Yafie mantan Ketua Umum MU – Majelis Ulama Indonesia – dan juga 200 Ulama Dunia di Amman juga menyatakan itu lewat Risalah Aman (Amman Message – http://www.ammanmessage.com). Pemerintah dan Ulama Arab Saudi dari dulu juga membolehkan jema’ah haji Syi’ah Iran berhaji ke tanah suci Mekkah. Padahal tanah suci itu haram bagi Syi’ah jika mereka itu kafir Iran pun termasuk sebagai anggota OKI – Organisasi Konferensi Islam. Bahkan Iran pernah jadi tuan rumah pertemuan OK dan juga MTQ Internasional di mana Qori Indonesia jadi juaranya.
 
Para Ulama di atas adalah Ulama Besar. Ulama Sepuh yang diakui ilmunya oleh ummat Islam dan banyak ulama Indonesia. KH Quraisy Shihab itu mantan Ketua MUI-Majelis Ulama Indonesia. Apa iya para Ulama Indonesia bodoh2 sehingga mengangkat seorang Syi’ah seperti KH Quraisy Shihab sebagai Ketua mereka?
 
 
 
Lantas siapa sih ulama Salafi Wahabi yang berani memfitnah mereka sebagai Syi’ah? Siapa Ulama Salafi Wahabi yang berani memfitnah mereka sebagai kafir? Admin NahiMunkar.com yang tidak jelas keilmuannya? Siapa?

Jelas Salafi Wahabi yang memfitnah Ulama Sunni di atas sebagai Syi’ah tak lebih dari kaum Khawarij yang gemar mengkafirkan sesama Muslim bahkan Ulama. Jika mampu, niscaya mereka akan membunuh ulama tsb sebagaimana mereka menyakiti para ulama tsb dengan lisan dan tulisan mereka.
 Khawarij pertama meragukan keadilan Nabi Muhammad SAW. Merasa lebih baik daripada Nabi. Khawarij sekarang meragukan keadilan para Ulama Pewaris Nabi. Merasa lebih hebat dan lebih pintar daripada para ulama yang mereka anggap bodoh dan sesat.

Dari Anas berkata : Ada seorang lelaki pada zaman Rasulullah berperang bersama Rasulullah dan apabila kembali (dari peperangan) segera turun dari kenderaannya dan berjalan menuju masjid nabi melakukan shalat dalam waktu yang lama sehingga kami semua terpesona dengan shalatnya sebab kami merasa shalatnya tersebut melebihi shalat kami, dan dalam riwayat lain disebutkan kami para sahabat merasa ta’ajub dengan ibadahnya dan kesungguhannya dalam ibadah, maka kami ceritakan dan sebutkan namanya kepada Rasulullah, tetapi rasulullah tidak mengetahuinya, dan kami sifatkan dengan sifat-sifatnya, Rasulullah juga tidak mengetahuinya, dan tatkala kami sednag menceritakannya lelaki itu muncul dan kami berkata kepada Rasulullah: Inilah orangnya ya Rasulullah. Rasulullah bersabda : ”Sesungguhnya kamu menceritakan kepadaku seseorang yang diwajahnya ada tanduk syetan. Maka datanglah orang tadi berdiri di hadapan sahabat tanpa memberi salam. Kemudian Rasulullah bertanya kepada orang tersebut : ” Aku bertanya kepadamu, apakah engkau merasa bahwa tidak ada orang yang lebih baik daripadamu sewaktu engkau berada dalam suatu majlis. ” Orang itu menjawab: Benar”. Kemudian dia segera masuk ke dalam masjid dan melakukan shalat dan dalam riwayat kemudian dia menuju tepi masjid melakukan shalat, maka berkata Rasulullah: ”Siapakah yang akan dapat membunuh orang tersebut ? ”. Abubakar segera berdiri menuju kepada orang tersebut, dan tak lama kembali. Rasul bertanya : Sudahkah engkau bunuh orang tersebut? Abubakar menjawab : ”Saya tidak dapat membunuhnya sebab dia sedang bersujud ”. Rasul bertanya lagi : ”Siapakah yang akan membunuhnya lagi? ”. Umar bin Khattab berdiri menuju orang tersebut dan tak lama kembali lagi. Rasul berkata: ”Sudahkah engkau membunuhnya ? Umar menjawab: ”Bagaimana mungkin saya membunuhnya sedangkan dia sedang sujud”. Rasul berkata lagi ; Siapa yang dapat membunuhnya ?”. Ali segera berdiri menuju ke tempat orang tersebut, tetapi orang terebut sudah tidak ada ditempat shalatnya, dan dia kembali ke tempat nabi. Rasul bertanya: Sudahkah engkau membunuhnya ? Ali menjawab: ”Saya tidak menjumpainya di tempat shalat dan tidak tahu dimana dia berada. ” Rasulullah saw melanjutkan: ”Sesungungguhnya ini adalah tanduk pertama yang keluar dari umatku, seandainya engkau membunuhnya, maka tidaklah umatku akan berpecah. Sesungguhnya Bani Israel berpecah menjadi 71 kelompok, dan umat ini akan terpecah menjadi 72 kelompok, seluruhnya di dalam neraka kecuali satu kelompok ”. Sahabat bertanya : ” Wahai nabi Allah, kelompk manakah yang satu itu? Rasulullah menjawab : ”Al Jamaah”. (Musnad Abu Ya’la/ 4127, Majma’ Zawaid/6-229).

“Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kamu adalah seseorang yang telah membaca (menghafal) al-Qur’ân, sehingga ketika telah tampak kebagusannya terhadap al-Qur’ân dan dia menjadi pembela Islam, dia terlepas dari al-Qur’ân, membuangnya di belakang punggungnya, dan menyerang tetangganya dengan pedang dan menuduhnya musyrik”. Aku (Hudzaifah) bertanya, “Wahai nabi Allâh, siapakah yang lebih pantas disebut musyrik, penuduh atau yang dituduh?”. Beliau menjawab, “Penuduhnya”. (HR. Bukhâri dalam at-Târîkh, Abu Ya’la, Ibnu Hibbân dan al-Bazzâr. Disahihkan oleh Albani dalam ash-Shahîhah, no. 3201).
Hadis riwayat Jabir bin Abdullah ra., ia berkata:
Seseorang datang kepada Rasulullah saw. di Ji`ranah sepulang dari perang Hunain. Pada pakaian Bilal terdapat perak. Dan Rasulullah saw. mengambilnya untuk diberikan kepada manusia. Orang yang datang itu berkata: Hai Muhammad, berlaku adillah! Beliau bersabda: Celaka engkau! Siapa lagi yang bertindak adil, bila aku tidak adil? Engkau pasti akan rugi, jika aku tidak adil. Umar bin Khathab ra. berkata: Biarkan aku membunuh orang munafik ini, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: Aku berlindung kepada Allah dari pembicaraan orang bahwa aku membunuh sahabatku sendiri. Sesungguhnya orang ini dan teman-temannya memang membaca Alquran, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. (Shahih Muslim No.1761).

Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya diantara ummatku ada orang-orang yang membaca Alquran tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam secepat anak panah melesat dari busurnya. Sungguh, jika aku mendapati mereka, pasti aku akan bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum Aad. (Shahih Muslim No.1762)
Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/19/ciri-khawarij-tak-mengamalkan-al-quran-dan-membunuh-muslim/

Hati2 terhadap isyu Syi’ah Bukan Islam. Jika kita tertipu maka kita akan menganggap para Ulama tsb bukan Islam. Kafir. Murtad. Artinya darah ulama tsb halal untuk dibunuh karena mereka jadi murtad / kafir.
Di Suriah, bahkan sesama Wahabi versi Al Qaidah saja mereka saling pancung karena menganggap Wahabi Al Qaidah lainnya sbg Syi’ah. Baru ketahuan itu Wahabi Al Qaidah setelah para rekan korban melihat kepala Wahabi yang dbunuh ditenteng dan ditunjukkan dalam Video yg disebar oleh Wahabi yg membunuh:
 
 
Isyu Syi’ah ini sudah membuat negara2 seperti Iraq dan Suriah dilanda perang Saudara. Sementara di Afghanistan dan Pakistan, berbagai bom bunuh diri yang dilakukan kaum Wahabi thd Syi’ah menimbulkan teror di sana. Di Indonesia juga Wahabi yang didanai Kedubes Arab Saudi mulai menelan korban tewas di Indonesia.
 
Hingga kini ISIS dan Jabhat Al Nusra yang keduanya adalah Wahabi dan mengaku “Mujahidin Suriah” saling bunuh karena menganggap yang dibunuh mereka adalah Syi’ah!
 
KH Quraisy Shihab menjelaskan ada banyak jenis Syi’ah. Paling tidak ada 10 jenis. Ada yang sesat, ada pula yang lurus. Habib Rizieq Shihab membagi Syi’ah dalam 3 kelompok: Syi’ah Ghulat yang menTuhankan Ali. Ini Kafir. Kedua Syi’ah Rafidhoh yang mencaci sahabat seperti Abu Bakar ra dan Istri Nabi Siti ‘Aisyah ra. Ini sesat. Ketiga adalah Syi’ah Mu’tadil. Syi’ah yang lurus yang tidak menTuhankan Ali dan tidak menghina istri dan sahabat Nabi. Terhadap mereka, kita bisa berdialog dengan damai.

Ibaratnya ada orang ketemu dengan orang Papua. Orang awam akan langsung berpendapat bahwa orang Indonesia itu warna kulitnya hitam-hitam. Ini karena mereka main generalisasi / gebyah uyah sembarangan. Ada pun para Ulama, akan meneliti lebih dalam dengan hati2 dan adil. Oh ternyata selain Papua, Indonesia itu terdiri dari berbagai suku seperti suku Sunda, Jawa, dsb yang malah jumlahnya jauh lebih besar daripada jumlah suku Papua. Begitulah beda orang awam dengan ulama. Makanya Allah di dalam Al Qur’an menegaskan Ulama itu beda dengan orang awam. Ulama itu posisinya lebih tinggi daripada orang awam.
Bagaimana mungkin orang2 awam yang kerja di kantor dan belajar agama Islam cuma saat SMA dan itu pun seminggu cuma sekali menganggap para ulama yang belajar agama Islam puluhan tahun di pesantren dan kemudian fokus belajar dan mengajarkan ilmu agama Islam sebagai bodoh dan sesat? Pantas tidak? Apalagi ternyata ada orang yang baru tahun kemarin masuk Islam / Mualaf dengan gagah mengkafirkan Ulama sepuh seperti Quraisy Shihab yang berumur 70 tahun lebih?

Quraisy Shihab itu 12 tahun belajar di pondok Pesantren. Kemudian meneruskan pelajaran agama Islam di Universitas Al Azhar untuk S1, S2, dan S3. Paling tidak 20 tahun beliau belajar agama Islam. Kemudian belajar dan mengajar Islam dari usia 25 tahun hingga 70 tahun lebih. Selama 45 tahun lebih! Tahu2 ada orang kafir yang baru masuk Islam langsung mengkafirkannya dengan meng-copy paste berbagai sumber dari internet. Padahal dalam Islam kita harus tabayyun langsung kepada yang bersangkutan (Surat Al Hujuraat ayat 6).

Orang Islam yang benar akan bertanya kepada ulama. Bukan kepada Google, Youtube, atau internet.  Orang Islam yang benar akan memuliakan para Ulama sebagaimana Firman Allah:
“…Bertanyalah kepada Ahli Zikir (Ulama) jika kamu tidak mengetahui” [An Nahl 43]
Nah kita kalau tak tahu harus bertanya kepada Ulama yang senang berzikir kepada Allah. Bukan ulama Su’ yang lupa kepada Allah.

Allah meninggikan ulama dibanding orang2 awam. Pemahaman Ulama terhadap Al Qur’an dan Hadits atau masalah, itu lebih baik daripada pemahaman orang-orang awam:
” ….Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mujaadilah [58] : 11).

Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. Az-Zumar [39]: 9).
“Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama”. (TQS.Fathir [35]: 28).

„Adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui? (Az-Zumar:9).

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (Al-Mujadilah:11).

Saya pernah ke satu acara di mana banyak ulama dan habaib berkumpul di Masjid At Taubah, Kebon Nanas Jakarta Timur. Fotonya ada di atas. Di antaranya ada mantan Ketua MUI KH Ali Yafie, Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, KH Dr Mohamad Hidayat MBA, Habib Hud bin Baghir Alatas, dan juga KH Quraisy Shihab. Di situ selain KH Ma’ruf Amin, KH Quraisy Shihab juga memberi ceramah. Tidak ada itu para ulama yang protes kalau KH Quraisy Shihab itu Syi’ah atau kafir. Bahkan saya lihat Habib Hud yang lebih muda mencium tangan beliau saat bersalaman.

Jadi jika ada pegawai kantoran yang ngajinya cuma seminggu sekali selepas SMP kemudian menganggap KH Quraisy Shihab sebagai Syi’ah atau kafir, berarti dia merasa lebih hebat dan lebih pintar dari para ulama di atas.

Para Ulama mengkafirkan seseorang/kaum berdasarkan kriteria yang jelas, yaitu Iman, Islam, dan Ihsan. Misalnya jika tidak mempercayai 6 rukun Iman misalnya tidak mempercayai Allah sebagai satu2nya Tuhan atau tidak mempercayai Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi terakhir seperti Ahmadiyyah, maka ini kafir. Begitu pula jika tidak mengerjakan 5 rukun Islam seperti tidak mau sholat atau zakat meski mampu, maka ini kafir/sesat. Kemudian jika tidak Ihsan dgn sesama Muslim seperti menganggap Muslim lain sebagai sesat/kafir, berarti dia sesat/kafir.

Sebelum memvonis seseorang/kaum sebagai sesat/kafir, mereka tabayyun dulu. Mereka tanya langsung kepada orang yang dituduh kafir. Bukan copy paste dari blog2 tidak jelas seperti nahimunkar.com:
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. ” [Al Hujuraat 6]
Sebagaimana hakim yang adil, mereka mendengarkan pembelaan tertuduh. Bahkan penjahat sadis pun tetap saja diadili lebih dulu oleh hakim. Didengar dulu keterangan dari tersangka. Islam juga begitu. Tidak main vonis kafir tanpa tabayyun langsung:
Bila dua orang yang bersengketa menghadap kamu, janganlah kamu berbicara sampai kamu mendengarkan seluruh keterangan dari orang kedua sebagaimana kamu mendengarkan keterangan dari orang pertama. (HR. Ahmad)
Buat orang2 awam, terutama yang tidak pernah sekolah di pesantren / belajar agama secara khusus, saya nasehatkan untuk tidak mengkafirkan sesama Muslim. Apalagi ulama. Mengkafirkan sesama Muslim itu gampang. Tapi akibatnya: Luar Biasa. Jika anda salah, andalah yang kafir. Masuk neraka.

Ingat, di akhirat yang ditanya itu agama anda. Bukan agama orang lain seperti KH Quraisy Shihab. Yang dihisab itu sholat anda. Bukan sholat orang Syi’ah dsb. Jadi jagalah diri anda dan keluarga anda dari api neraka. Jangan terlalu repot mengurusi / mengkafirkan orang lain. Apalagi ulama.

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu pergi (berperang) di jalan Allah, maka telitilah dan janganlah kamu mengatakan kepada orang yang mengucapkan “salam” kepadamu (atau mengucapkan Tahlil): “Kamu bukan seorang mukmin” (lalu kamu membunuhnya), dengan maksud mencari harta benda kehidupan di dunia, karena di sisi Allah ada harta yang banyak. Begitu jugalah keadaan kamu dahulu [dulu juga kafir], lalu Allah menganugerahkan nikmat-Nya atas kamu, maka telitilah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. ” [An Nisaa’ 94].
 
Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan; (2) Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil; (3) Beriman kepada takdir-takdir. (HR. Abu Dawud).

Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar. Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani).
“Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya “hai kafir”, maka ucapan itu akan mengenai salah seorang dari keduanya.” [HR Bukhari].
 
Dari ‘Abdullah bin ‘Umar Ra, bahwa Nabi SAW bersabda:
“Bila seseorang mengkafirkan saudaranya (yang Muslim), maka pasti seseorang dari keduanya mendapatkan kekafiran itu. Dalam riwayat lain: Jika seperti apa yang dikatakan. Namun jika tidak, kekafiran itu kembali kepada dirinya sendiri”.[HR Muslim].
 
Dari Abu Dzarr Ra, Nabi SAW bersabda:
“Barangsiapa memanggil seseorang dengan kafir atau mengatakan kepadanya “hai musuh Allah”, padahal tidak demikian halnya, melainkan panggilan atau perkataannya itu akan kembali kepada dirinya”.[HR Muslim].
 
Said Aqil Siradj Ternyata Syiah..!
 
 
https://www.youtube.com/watch?v=Wbmnwpjvt_c
Said Agil Siraj : “Saya Bukan Syiah”


Quraish Shihab Jawab Tudingan Syiah
 
“Nabi SAW saja difitnah, apalagi cuma Quraish Shihab,”ujarnya sambil tertawa ringan. Quraish pun menantang orang-orang yang menyebutnya berpaham syiah untuk membuktikan apakah prinsip-prinsip paham yang berkembang di Iran tersebut ada dalam karyanya.
 
Dia menjelaskan, prinsip syiah sangat jelas seperti percaya kepada imamah. Tak hanya itu, terdapat ritual khas yang kerap dijalankan penganut syiah seperti shalat di batu karbala dan menangguhkan puasa.
“Orang-orang yang menuding saya Syiah, apakah pernah melihat saya shalat di atas batu Karbala? Apakah, ketika Ramadhan, pernah melihat saya tangguhkan buka puasa 10 hingga 15 menit, sebagaimana kayakinan Syiah.”
 
Quraish Shihab Klarifikasi Tuduhan Syiah
Menanggapi hal itu, Pejabat Rais ‘Aam PBNU KH A. Mustofa Bisri pada tanggal 14 Juli ditanya salah satu akun yang menanyakan perihal itu, “assalamu’alaikum kyai..apa benar bpk quraishshihab itu syiah?” Pertanyaan itu dijawab akun kiai yang akrab disapa Gus Mus (‏@gusmusgusmu) dengan “<~ tidak benar”.
Sementara Menteri Agama RI H Lukman Hakim Saifuddin melalui akun Twitternya @lukmansaifuddin mengaku dikirimi banyak link berita soal tuduhan itu. Ia prihatin dengan hal itu. “Betapa sedih menerima link yg isinya me-nyesat2kan Pak Quraish Shihab. Semoga ketidaktahuan & kesalahpahaman segera sirna..,” ungkapnya
 
Dengan latar belakang suara Radio Rodja, Salafi Wahabi memfitnah Habib Rizieq Shihab sebagai Al Kadzdzab (Pembohong Besar) Keledai Tunggangan Syi’ah Laknatulah:
FPI KELEDAI TUNGGANGAN SYIAH RIZIEQ SHIHAB AL KADZDZAB
Hari ini jam 7.00 WIB Rizieq Shihab Al Kadzdzab mengisi kajian di TV SYIAH LAKNATULLAH, HADI TV
Menurut Ummu Ferdhy si Rizieq Shihab Al Kadzdzab berapi2 menghujad Yazid bin Muawiyah dalam acara di TV SYIAH (HADI TV) tersebut.
  Kyai Hasyim Muzadi Telah Melakukan Kebohongan Besar
By nahimunkar.com on 29 October 2014
Kyai Hasyim Muzadi telah melakukan kebohongan besar, justru kelompok Sunni di Irak-lah yang dijajah dan dihabisi oleh kelompok Syi’ah dengan kejam dan sadis, begitu juga kelompok Sunni di Iran
Tidak heran, jika banyak kalangan yang menuduh Kyai Hasyim Muzadi telah menyeberang ke Syi’ah karena seringnya cak Hasyim membela kelompok Syi’ah dengan sering mengunjungi kaum Syi’ah di Irak dan Iran. “Saya ke Irak dan Iran bukan untuk membela Syi’ah, saya tidak membela Syi’ah sebagai ajaran, tapi saya membela Syi’ah sebagai masyarakat yang terjajah”, kata cak Hasyim saat menghadiri peringatan seratus hari wafatnya KH. Yusuf Hasyim. Dirinya menemui kelompok Sunny-Syi’ah justru untuk mendamaikan mereka, kilahnya.
http://www.nahimunkar.com/kyai-hasyim-muzadi-telah-melakukan-kebohongan-besar/
Obsesi Mensyiahkan Habib Rizieq
Jakarta – FPI: Isu Habib Rizieq Syiah atau cenderung Syiah atau minimal membela Syiah beredar massif di dunia maya. Bahkan supaya lebih hot dibumbui foto-foto lama ketika Habib Rizieq diundang ke Iran tahun 2006 bersama sejumlah tokoh NU dan Muhammadiyah. Tentu itu fitnah kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) yang sudah kenyang dengan fitnah dan hujatan dari media massa dan kaum Liberal. Namun hujatan kali ini berbeda. Sebab, kali ini fitnah dan hujatan itu beredar dan muncul bukan dari kalangan sekuler liberal dan media kaum kuffar, tapi justru beredar dan muncul dari kalangan gerakan Islam yang selama ini sohib yang akrab dengan Habib Rizieq dan FPI dalam perjuangan. Tidak kurang beberapa situs-situs Islam terdepan ikut serta terlibat dalam fitnah kepada Habib dan FPI. Memprihatinkan.
Sebenarnya fitnah dan tuduhan Habib Rizieq Syiah itu hanya sebuah obsesi yang dimulai oleh wartawan genit di situs NM.Com. Obsesi men-Syiahkan Habib Rizieq dimulai setelah munculnya wacana mendaulat Habib Rizieq sebagai Capres Syariah untuk mendekritkan berlakunya syariah secara formal dan konstitusional di NKRI (NKRI Bersyariah) yang dilansir oleh Sekjen FUI sekitar dua tahun lalu dalam Tabloid Suara Islam edisi 127 lalu disosialisasikan dalam Maulid Nabi yang diadakan FPI di Petamburan (3/2/2012), Apel Siaga Umat Islam “Indonesia Tanpa Liberal” di depan Istana (9/3/2012) dan Diskusi Publik di Islamic Book Fair Istora Senayan (12/03/2012). Di samping itu melalui tabloid Suara Islam dan situs suara-islam.com, polling Capres Syariah dengan pilihan Habib Rizieq, KH. Abu Bakar Ba’asyir, dan Ustadz Abu Jibril.
http://fpi.or.id/91-Obsesi-Mensyiahkan-Habib-Rizieq.html

Hati-hati terhadap Isyu Syi’ah Bukan Islam. Akhirnya Sunni juga Dibantai

Beberapa Perbedaan Sunni dengan Syi’ah

  Ceramah Quraisy Shihab dan KH Ma’ruf Amin tentang Mati
Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2013/02/04/ceramah-quraisy-shihab-dan-kh-maruf-amin-tentang-mati/

Terkait Berita: