Pesan Rahbar

Home » » Penyebutan Nama Imam Ali as Dalam Azan, Berikut Ringkasannya

Penyebutan Nama Imam Ali as Dalam Azan, Berikut Ringkasannya

Written By Unknown on Monday, 26 October 2015 | 21:10:00



Ustad, maaf mau Tanya tetapi melenceng dr status d atas. Perihal Penyebutan Nama Imam Ali as dalam azan, siapakah yang pertama menggunakan penyebutan Nama Imam Ali as d Dalam azan? Apakah Rasulillah ustad?

Jawaban:
Delnia: Menurut berbagai riwayat yang diantaranya di kitab sunni yang berjudul “al-Salaafah” karya Syaikh ‘Abdullah al-Maraaghii al-Meshri diriwayatkan bahwa yang pertama menambahkannya itu adalah Salmaan al-Faarisi ra Setelah perintah Nabi saww terhadap pembaiatan kepada imam Ali as di Ghadiir Khum. juga disebutkan bahwa Abu Dzar ra.

Riwayat yang mengatakan Salmaan ra, mengatakan:

أنّ سلمان Ų§Ł„ŁŲ§Ų±Ų³ŁŠ ذكر ŁŁŠŁ‡Ł…Ų§ Ł€ أي في الأذان ŁˆŲ§Ł„Ų„Ł‚Ų§Ł…Ų© Ł€ الؓهادة ŲØŲ§Ł„ŁˆŁ„Ų§ŁŠŲ© Ł„Ų¹Ł„ŁŠّ ŲØŲ¹ŲÆ الؓهادة بالرسالة في زمن Ų§Ł„Ł†ŲØŁŠ(صلى الله Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ¢Ł„Ł‡)، فدخل رجل على Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله فقال: سمعت أمراً لم أسمع قبل Ų°Ł„Łƒ. فقال: Ł…Ų§Ł‡Łˆ؟ فقال: سلمان قد ŁŠŲ“Ł‡ŲÆ في أذانه ŲØŲ¹ŲÆ الؓهادة بالرسالة، الؓهادة ŲØŲ§Ł„ŁˆŁ„Ų§ŁŠŲ© Ł„Ų¹Ł„ŁŠّ. فقال: سمعتم خيراً.

Sesungguhnya Salmaan al-Faarisii, di jaman Nabi saww, menyebutkan dalam keduanya -adzan dan iqomah- kesaksian terhadap wilayah/keimamahan untuk imam Ali as Setelah kesaksian terhadap kerasulan Nabi saww. Lalu satu orang mendatangi Nabi saww dan berkata: “Aku mendengar sesuatu yang tidak pernah kudengar sebelumnya.” Nabi saww bertanya: “Apa itu?” Dia berkata: “Salmaan terkadang bersaksi dalam adzannya dengan kewilayahan Ali Setelah kesaksiannya terhadap kerasulan.” Nabi saww berkata: “Kamu mendengar sesuatu yang baik.”.

Riwayat yang mengatakan bahwa Abu Dzar ra yang pertama melakukannya mengatakan:

ŁˆŁŁŠŁ‡ رواية Ų§ُخرى أنّ Ų£ŲØŲ§Ų°Ų±ّ يذكر في الأذان ŲØŲ¹ŲÆ الؓهادة بالرسالة Ų°Ł„Łƒ، ŁˆŁŠŁ‚ŁˆŁ„: أؓهد أنّ Ų¹Ł„ŁŠّŲ§ً ŁˆŁ„ŁŠّ الله، فأخبر ŲØŲ°Ł„Łƒ Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله(صلى الله Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ¢Ł„Ł‡) فقال: ŁƒŲ°Ł„Łƒ أو Ł†Ų³ŁŠŲŖŁ… Ł‚ŁˆŁ„ŁŠ في غدير خم: من ŁƒŁ†ŲŖ Ł…ŁˆŁ„Ų§Ł‡ ŁŲ¹Ł„ŁŠّ Ł…ŁˆŁ„Ų§Ł‡؟ Ł€

Abu Dzar menambahkan kesaksian kepada wilayah imam Ali as Setelah kesaksiannya terhadap kerasulan dan berkata: “Aku bersaksi bahwa Ali adalah wakil/wali Allah.” Lalu orang-orang menyampaikannya kepada Rasulullah saww. Lalu beliau saww berkata: “Memang demikian kenyataannya. Apakah kalian lupa perkataanku di Ghadiir Khums: ‘Siapa yang menganggap aku Sebagai pemimpimnya, maka Ali adalah pemimpinnya juga” ???

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa pembolehan itu, anggap hadits ini memang demikian, maka bermaksud pembolehan, bukan pensunnahan dan, apalagi pewajiban.


Tambahan:
Hasits-hadits itu, walau Saya belum melihat kitabnya sendiri dan sanad-sanadnya, tetapi dikuatkan dengan banyak hasits-hadits sunni yang secara tidak langsung,seperti:

1-
عن أبي الحمراؔ، عن Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله (صلى الله Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ³Ł„Ł…) قال: «Ł„Ł…ّŲ§ Ų£ُسري بي ؄لى السماؔ، Ų„Ų°Ų§ على العرؓ Ł…ŁƒŲŖŁˆŲØ: لا ؄له ؄لاّ الله Ł…Ų­Ł…ّŲÆ Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله أيّدته ŲØŲ¹Ł„ŁŠ»

Dari Abu al-Hamraa’ dari Rasulullah saww yang bersabda: “Ketika aku israa’ ke langit, tertulis di ‘Arsy: ‘Tiada Tuhan kecuali Allah, Muhammad rasulullah dan kukuatkan dia dengan Ali.’.” (lihat: al-Syifaa’-u Bi Ta’riifi Huquuqi al-Mushthafaa, 1/138; Manaaqib ‘Alii bin Abii Thaalib, karya Ibnu a-Maghaazilii al-Waasithii, 39; al-Riyaadhu al-Nadhratu Fii Manaaqib al-‘Asyarati al-Mubasysyirati, 2/172; Nazhmu Duraru al-Simthain, 120; Majma’u al-Zawaaahid, 9/121; al-Khashaaish al-Kubraa, 1/7; Tafsiir al-Duraru al-Mantsuur, 4/153).

2-
Ų§Ł„Ų·ŲØŲ±Ų§Ł†ŁŠ بالاسناد عن Ų¬Ų§ŲØŲ± بن عبدالله Ų§Ł„Ų§Ł†ŲµŲ§Ų±ŁŠ، قال: قال Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله: «Ł…ŁƒŲŖŁˆŲØ على ŲØŲ§ŲØ الجنّŲ©: Ł…Ų­Ł…ّŲÆ Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله Ų¹Ł„ŁŠ بن أبي طالب أخو Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله، هذا قبل أنْ ŁŠŲ®Ł„Ł‚ الله
Ų§Ł„Ų³Ł…Ų§ŁˆŲ§ŲŖ ŁˆŲ§Ł„Ų§Ų±Ų¶ ŲØŲ£Ł„ŁŁŠ Ų¹Ų§Ł…»

Thabraani dengan sanadnya dari Jaabir bin ‘Abdullah al-Anshaari berkata bahwa Rasulullah saww bersabda: “Ditulis di pintu surga: (Muhammad rasulullah, ‘Ali bin Abi Thaalib saudara Rasulullah) dimana tulisan ini ditulis sejak dua ribu tahun sebelum Allah mencipta langit dan bumi.” (Kanzu al-‘Ummaal, 11/624; al-Manaaqib, 87).

3-
عن ابن Ł…Ų³Ų¹ŁˆŲÆ، عن Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله (صلى الله Ų¹Ł„ŁŠŁ‡ ŁˆŲ³Ł„Ł…): «Ų£ŲŖŲ§Ł†ŁŠ Ł…Ł„Łƒ فقال: يا Ł…Ų­Ł…ّŲÆ (وَŲ§Ų³ْŲ£َŁ„ْ Ł…َنْ Ų£َŲ±ْŲ³َŁ„ْنَŲ§ Ł…ِنْ Ł‚َŲØْŁ„ِكَ Ł…ِنْ Ų±ُŲ³ُŁ„ِنَŲ§)(2) على Ł…Ų§ بعثوا، قلت: على Ł…Ų§ بعثوا ؟ قال: على ŁˆŁ„Ų§ŁŠŲŖŁƒ ŁˆŁˆŁ„Ų§ŁŠŲ© Ų¹Ł„ŁŠ بن أبي طالب».
ŁŲ§Ł„Ų§Ł†ŲØŁŠŲ§Ų” Ų§Ł„Ų³Ų§ŲØŁ‚ŁˆŁ† بعثوا على ŁˆŁ„Ų§ŁŠŲ© Ų±Ų³ŁˆŁ„ الله ŁˆŲ£Ł…ŁŠŲ± Ų§Ł„Ł…Ų¤Ł…Ł†ŁŠŁ† من بعده، أي ŁƒŁ„ّفوا ب؄بلاغ هذا الامر ؄لى Ų£ُممهم.

DAri Ibnu Mas’uud, dari Rasulullah saww: “Telah datang kepadaku malaikat dan berkata: ‘Wahai Muhammad, tanyakan kepada kami atas tujuan pengutusan para rasul sebelum kamu!’ Akupun bertanya: ‘Atas apa?’ Ia menjawab: ‘Atas kewilayahanmu dan kewilayahan Amirulmu’miniin Setelah kamu.’.” Karena itu, para nabi terdahulu as, diutus untuk kepemimpinan Rasulullah saww dan Amirulmu’miniin setelahnya. Yakni ditugasi untuk menyampaikan hal tersebut. (Lihat di kitabnya Hakim pengarang Mustadrak, dalam kitabnya Ma’rifatu ‘Uluumi al-Hadiits, 96).
______________________________________

dll dari hadits-hadits yang menyusulkan kepemimpinan atau kewilayahan imam Ali as kepada kepemimpinan dan kewilayahan Nabi saww.

(Syiah-Ali/Sinar-Agama/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita: