Pesan Rahbar

Home » » Belum Digaji 2 Tahun, TKI di Saudi Sulit Pulang ke Indonesia

Belum Digaji 2 Tahun, TKI di Saudi Sulit Pulang ke Indonesia

Written By Unknown on Sunday, 19 June 2016 | 21:00:00

Siti Masnuraeni, TKI asal Sukabumi yang bekerja di Saudi. (Foto: pdiperjuangan-sa.com)

Terakhir bicara dengan anak saya (Siti Masnuraeni) melalui telepon seluler majikannya, sekitar dua bulan lalu. Awalnya kami kesulitan menghubunginya di saat majikan yang mengangkat, tetapi di saat anak majikannya yang mengangkat teleponnya, baru saya bisa bicara dengan anak saya. Itu terakhir kalinya saya komunikasi, ia menangis karena belum digaji dan tidak dipulangkan.

Demikian disampaikan Siti Rukmini, ibu dari seorang tenaga kerja Indonesia bernama Siti Masnuraeni.

Pada 12 Juni 2016, Rifanuddin yang merupakan salah satu sukarelawan dari organisasi sayap PDI Perjuangan, yaitu POSPERTKI di Saudi Arabia, menerima pengaduan dari salah satu keluarga TKI di Sukabumi. Pengaduan langsung dilaporkan ke DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia.

Saat dihubungi Nana Sutisna, Wakil Ketua Bidang IPTEK DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia yang saat ini menetap di Indonesia, Siti menjelaskan bahwa anaknya tidak dipulangkan ke Indonesia sejak masa kontrak kerjanya habis.

"Anak saya bekerja di Riyadh, dia juga belum menerima gaji selama 2 tahun dan kami keluarga sulit komunikasi sejak dua bulan lalu. Mohon bantuan PDI Perjuangan dapat menyampaikan ke Pemerintah agar anak saya dipulangkan dan juga bisa mendapatkan hak haknya," ujar Siti Rukmini melalui telepon, seperti diberitakan di situs PDIPerjuangan-sa.com, Rabu (15/6/2016).

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak keluarga, Siti Masnuraeni, TKI asal Kampung Cibodas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bekerja di kota Riyadh sejak tahun 2010. Ia berangkat melalui PT Bina Putra Sejahtera, dan bekerja di keluarga Saudi dengan majikan bernama Suud Saad Muhammad.

Mustofa Harun Rohim, Wakil Ketua Bidang Advokasi & Perlindungan WNI DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia, mengatakan pihak keluarga tidak menyimpan berkas berkas Siti Musnuraeni, melainkan hanya memiliki fotonya.

"Kita masih menunggu hasil konfirmasi data yang saat ini sedang dilakukan Nana Sutisna serta rekan rekan pengurus, sebelum kita teruskan ke KBRI Riyadh, Dir. PWNI & BHI Kemenlu RI, dan BNP2TKI. Selain itu, DPLN juga akan melaporkan ke DPP PDI Perjuangan dan DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat," tutur Mustofa.

Mustofa mengatakan DPLN PDI Perjuangan Saudi Arabia juga sudah berkomunikasi dengan APJATI untuk meminta bantuan dalam mengkonfirmasi nama PPTKIS yang disebutkan pihak keluarga TKI. Ada dugaan sementara, Siti Masnuraeni berangkat dengan nama lain serta PPTKIS yang berbeda.

"Kita berharap bisa menghimpun informasi dari pihak ketiga atau penghubung antara Siti Musnuraeni dengan PPTKIS yang biasa disebut sponsor," tutup Mustofa.

(Metro-TV-News/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI