Pesan Rahbar

Home » » Jemaah Haji Yaman Memprioritaskan Anggaran Hajinya untuk Melawan Para Agresor Saudi

Jemaah Haji Yaman Memprioritaskan Anggaran Hajinya untuk Melawan Para Agresor Saudi

Written By Unknown on Monday, 14 September 2015 | 06:01:00


Para Jemaah haji Yaman yang tidak mendapatkan visa dari Arab Saudi untuk menunaikan manasik haji, memberikan uangnya dengan sukarela untuk melawan para agresor Saudi.

Menurut laporan IQNA, seperti dikutip dari Akhbar al-Yemen, Kementerian Wakaf Yaman mengumumkan, ratusan masyarakat Yaman mengumumkan kepada kementerian ini, bahwa uang-uang mereka yang ada pada rombongan haji negara ini diistimewakan untuk membantu pasukan tentara dan komite masyarakat.
Rezim Saudi tidak memberikan visa lebih kepada para jemaah haji dengan dalih mencegah masuknya anggota Ansarullah ke negara ini, untuk mencegah partisipasi dalam manasik haji wajib tahun ini.

“Arab Saudi bahkan tidak mau menerima orang yang sudah lanjut usia,” tegas Kementerian Wakaf Yaman.
Salah seorang petugas wakaf Yaman menegaskan, alasan Arab Saudi tentang tidak menerima jemaah Yaman sangatlah tidak logis dan Al Saud beserta para stafnya menunjukkan kebencian terhadap masyarakat Yaman.
Khalid bin Faisal Al Saud, Amir kawasan Mekah al-Mukarromah dan ketua komite markas haji Arab Saudi mengumumkan, para petugas yang bersangkutan sampai sekarang ini telah melarang masuknya 160 ribu orang ke negara untuk menunaikan manasik haji.

Amir Mekah dengan menjelaskan bahwa Arab Saudi akan melakukan semua aksi pencegahan untuk menjamin keamanan haji, mengatakan, demikian juga lembaga-lembaga yang memiliki andil dalam penyelenggaraan haji, tahun ini akan mencegah segala bentuk tindakan negatif.

Dia mengatakan, di antara aksi tersebut adalah “istirahat di jalan yang akan menghalangi gerakan para jemaah haji”, Arab Saudi memberikan slogan berlepas diri dari kaum musyrikin kepada para jemaah, khususnya para jemaah haji Iran, yang tidak semestinya dilakukan pada musim haji dan siapa tahu menurut para petugas negara ini bahwa aksi tersebut juga dikategorikan sebagai aksi negatif.

Setiap tahun, lebih dari 3 juta orang asing dari 180 negara melakukan manasik haji Tamattu’ di Mekah dan Arab Saudi mengatur urusan keamanan dengan lebih dari 120 ribu personel keamanan dan 16 ribu polisi dan 30 ribu kamera.

(IQNA/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI