Gadis
kecil Suriah, membawa tas sekolah yang disediakan oleh UNICEF, berjalan
melewati puing-puing bangunan yang hancur dalam perjalanan pulang dari
sekolah pada tanggal 7 Maret 2015 di kawasan kota Suriah utara Aleppo
al-Shaar. (AFP)
Serangan mortir yang ditembakkan oleh militan yang didukung asing telah menghantam sebuah sekolah dasar di ibukota Suriah Damaskus, menewaskan seorang guru wanita tewas dan 23 siswa terluka.
TV Suriah melaporkan bahwa mortir menghantam sekolah Tsaqafi di distrik Malki dari Damaskus pada hari Rabu (20/5/15).
Sementara itu, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia membenarkan insiden itu, dan menambahkan bahwa seorang guru tewas dalam serangan mortir. Observatorium yang berbasis di Inggris menambahkan bahwa beberapa cedera berada dalam kondisi kritis.
Menurut kantor berita SANA, serangan itu terjadi pada hari pertama ujian akhir sekolah dasar dan menengah di negara Arab itu.
Foto
yang diambil pada tanggal 2 Maret 2015, menunjukkan siswa melewati
dinding yang rusak pada hari pertama sekolah di Kobani, Suriah utara.
(AFP).
Lebih dari 3,8 juta warga Suriah meninggalkan negaranya sejak awal krisis. Lebih dari 7,2 juta warga Suriah juga hidup dipengungsian, menurut PBB.
(Source)
Post a Comment
mohon gunakan email