Pesan Rahbar

Home » » Perancis, Rusia Tingkatkan Kerjasama Militer Anti-ISIS

Perancis, Rusia Tingkatkan Kerjasama Militer Anti-ISIS

Written By Unknown on Wednesday, 18 November 2015 | 13:06:00

Pesawat pembom supersonic Tu-160 melintas di atas Lapangan Merah Moskow pada tanggal 9 Mei 2015. (AFP)

Perancis dan Rusia telah sepakat untuk meningkatkan kerja sama militer dalam upayanya melawan teroris Takfiri ISIS di Suriah.

Kesepakatan itu dicapai setelah percakapan telepon antara Presiden Prancis Francois Hollande dan Presiden Rusia Vladimir Putin, Kremlin mengumumkan dalam sebuah pernyataan, Selasa (17/11/15).

“Kedua pemimpin memusatkan perhatiannya pada kerjasama bilateral dan multilateral dalam memerangi terorisme,” tertulis dalam pernyataan itu. “Ini termasuk hubungan dan operasi bersama yang lebih erat antara perintah dan intelijen militer Rusia dan Perancis di Suriah.”

Setelah percakapan itu Putin memerintahkan angkatan laut Rusia untuk menjalin kontak dengan angkatan laut Perancis yang memimpimpin kapal induk Charles de Gaulle, untuk berangkat ke Suriah pada akhir pekan ini.
“Angkatan laut Perancis, yang mengontrol pesawat, akan segera mencapai daerah operasi Anda. Kita perlu membangun kontak langsung, dan bersikap sebagai sekutu,” kata Putin, menambahkan,” Kita perlu mengembangkan rencana aksi bersama baik operasi laut maupun udara. ”

Pernyataan itu juga mencatat bahwa Putin dan Hollande akan bertemu pada 26 November.

Pembom Rusia bergabung
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia telah mengumumkan bahwa armada negara dari pembom strategis telah dimulai menyerang target ISIS di Suriah.

“Kami sedang melakukan serangan udara terhadap target ISIS di Suriah. Sekarang serangan, kami ditingkatkan dua kali lipat, yang memungkinkan kami melakukan operasi di seluruh pelosok negeri,” kata Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoygu saat berbicara pada pertemuan Dewan Keamanan di Moskow.

Dia mencatat bahwa pembom strategi Rusia Tu-95, Tu-22 dan Tu-160 telah memasuki operasi di Suriah.
Juga pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan Rusia merilis rekaman serangan pembom mendadak di Suriah.


Rusia meluncurkan operasi udara terhadap Takfiri ISIS di Suriah pada 30 September atas permintaan dari pemerintah Damaskus.

Prancis Gencar Serangan ISIS
Pada Selasa malam, Perancis Menteri Pertahanan Jean-Yves Le Drian mengumumkan bahwa 10 jet tempur Perancis melakukan serangan terhadap target Takfiri di Suriah.

Dia menambahkan bahwa setelah de Gaulle tiba Perancis akan memiliki total 36 jet tempur di wilayah tersebut.

Pesawat tempur Perancis melakukan serangan pertamanya ke posisi ISIS di Raqqah pada tanggal 15 November, setelah aksi teror melanda beberapa daerah di Perancis yang menyebabkan setidaknya menewaskan 132 orang dan melukai 350 lainnya.[]

(Mahdi-News/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

  • Permohonan Konggres Amerika Ditolak Iran
  • Wilayatul Faqih Bukan Tirani –Tetapi Demokrasi Islam
  • Indonesia dibangun di atas reruntuhan kolonialisme, 17 Agustus vs 1 Oktober
  • Aksi Teroris Tehran, Aksi Balas Dendam Terhadap Demokrasi
Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI