Jumlah korban tewas dilaporkan meningkat hampir dua kali lipat. (Foto: Reuters)
Jumlah korban tewas akibat bom bunuh diri yang mengantam sebuah distrik komersial di pusat kota Baghdad, Irak meningkat drasris. Jumlah korban tewas dilaporkan meningkat hampir dua kali lipat.
Korban tewas akibat serangan itu sebelumnya diketahui berjumlah 78 orang. Namun, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (3/7), berdasarkan data terbaru diketahui jumlah korban tewas mencapai angka 131 jiwa, termasuk di dalamnya anak-anak.
Selain menewaskan ratusan orang, serangan bom bunuh diri itu juga menyebabkan 160 orang lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini adalah pengeboman tunggal paling mematikan di Baghdad tahun ini.
Banyak warga Baghdad yang pergi ke daerah Karrada untuk berbelanja jelang liburan untuk menandai akhir bulan Ramadhan.
ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Dalam sebuah pernyataan yang diunggah ke dunia maya, mereka mengaku serangan itu ditujukan kepada kelompok Syiah. Namun pernyataan ini tidak bisa diverifikasi secara independen.
Pengeboman di Baghdad terjadi setelah pasukan Irak berhasil merebut kembali Fallujah dari tangan ISIS. Keberhasilan ini adalah sebuah terobosan dalam perang melawan kelompok ekstrimis itu.
(Reuters/Sputnik/Sindo-News/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email