Pangkalan udara Rusia di Suriah (Foto: Ria Novosti)
Presiden Suriah Bashar al-Assad membela serangan udara yang dilakukan sekutu dekatnya Rusia yang membasmi teroris ISIS. Ia menggambarkan campur tangan Rusia dalam perang saudara di Suriah sebagai sangat penting untuk menyelamatkan kawasan Timur Tengah.
Hal tersebut diungkapkan Assad, sehari setelah Pemerintah Rusia mengatakan akan semakin meningkatkan serangan udara untuk menghancurkan kelompok militan ISIS di Suriah.
Pemimpin Suriah ini mengatakan, aksi militer koalisi pimpinan Amerika Serikat terhadap kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS gagal mencegah penyebaran terorisme.
Assad menganggap justru serangan koalisi pimpinan AS untuk membantu kelompok teroris dan merekrut anggota baru. Ia menegaskan hanya koalisi Suriah, Rusia, Iran dan Irak yang bisa mencegah kerusakan di kawasan.
“Koalisi ini harus berhasil, jika tidak, kita akan menyaksikan kehancuran seluruh kawasan. Kami yakin koalisi ini akan berhasil,” kata presiden Suriah dalam wawancara dengan televisi Iran yang disiarkan pada Minggu (04/10).
Menurutnya, keempat negara itu bersatu-padu mengatasi terorisme dan pada akhirnya akan mencapai “hasil praktis”, tidak seperti koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Ketika Presiden Bashar al-Assad menyampaikan hal tersebut, Rusia terus melancarkan serangan udara di Suriah.
Disebutkan bahwa Rusia menyerang posisi-posisi ISIS, namun para pegiat mengatakan fokus sasaran adalah kelompok-kelompok teroris asing dukungan Barat.
(Satu-Islam/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email