Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri Rezim Zionis Israel, memerintahkan para polisi dan tentara untuk menembaki warga Palestina yang berani melempar batu ke arah mereka.
Sebagaimana yang diberitakan oleh ABC News, Benyamin Netanyahu memeritahkan polisi Israel untuk tak segan-segan menembak warga Palestina yang berani melempar batu ke arah tentaranya. Pihak kepolisian pun bersedia menjalankan perintah tersebut. Celakanya, peluru yang dimaksud Netanyahu adalah peluru sungguhan, bukan peluru karet.
Sebelumnya pihak Israel tidak pernah bersikap seperti ini terhadap warga Palestina yang tak berdosa; hukuman paling berat yang dijatuhkan hanya sekedar kurungan penjara, namun kini Netanyahu lebih beringas.
Netanyahu menegaskan, “Batu dan bom molotov adalah senjata mematikan. Untuk membalasnya kita perlu menggunakan senjata yang mematikan pula.”
Ia juga mengatakan, “Mereka membunuh dan oleh karenanya harus dibunuh.”
Netanyahu menambahkan, “Kami sedang membuat peraturan untuk menambahkan hukuman yang diberikan kepada mereka.”
Melempar batu sudah menjadi simbol perlawanan warga Palestina terhadap Zionisme sejak tahun 1980-an hingga saat ini. Padahal tentara-tentara Zionis menyerang mereka dengan tank dan senjata-senjata mematikan, namun rakyat biasa Palestina tidak memiliki senjata apapun selain batu dan molotov.
(Shabestan/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email