Kepala pusat penjawab isu-isu agama dalam keterangannya tentang khutbah syakbaniyah Rasulullah saww yang merupakan persiapan jiwa untuk memasuki bulan suci ramadhan, beliau mengatakan bahwa ketika manusia menginginkan nikmat yang agung sampai kepadanya yang kemudian tidak memiliki kesiapan untuk menyambutnya maka bisa saja tidak berterima kasih.
Hujjatul Islam Muhammad Sadat Mansouri menuturkan bahwasanya manusia akan selalu butuh kepada peringatan dan teguran, oleh karenanya untuk menghilangkan pengaruh-pengaruh cinta dunia yang ada dalam diri manusia maka perlu kepada sebuah jalan.
Dalam hal ini, hari-hari di bulan Syakban, Rajab dan Ramadhan sangatlah membantu manusia untuk dapat menebus hari-hari sebelumnya dan juga dapat menambah hubungan dirinya dengan Allah swt.
Rasulullah saww dalam khutbah ini mengajak orang-orang supaya mempersiapkan dirinya untuk memasuki bulan suci Ramadhan dan juga beliau menjelaskan sifat dan ciri khusus bulan suci Ramadhan, ujar Hujjatul Islam Sadat Mansouri.
Di dalam khutbah Syakbaniyah Rasulullah saww juga menyebut bahwa bulan suci Ramadhan adalah bulan jamuan Allah swt yang Allah swt sendiri yang mengajak hamba-hambanya untuk mendatangi jamuan Allah.
Ibarat ini penuh dengan makna, bagaimana tidak, Allah swt menjadi penjamu hamba-hambanya, meskipun kita selalu berada di jamuan Allah swt, namun pada bulan suci Ramadhan terdapat jamuan khusus untuk mengambil berkah dari nikmat ilahi, pungkas Hujjatul Islam Mansouri.
(Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email