Nahdlatul Ulama (NU) merupakan jam'iyyah Ahlussunnah wal Jama'ah terbesar di Indonesia, bahkan didunia. NU adalah organisasi Islam yang cantik, sehingga membuat tertarik semua kalangan, sekaligus membuat iri para pendengki.
Hampir semua hal yang berkaitan dengan agama dan kebangsaan, tidak akan bisa dipisahkan dari Nahdlatul Ulama (NU). Bahkan tidak akan ada kehebohan bila tidak ada embel-embel NU didalamnya. NU jadi rebutan sekaligus incaran.
Permisalan yang sederhana; menjadi ustadz Wahhabi sangat gampang, cukup hafal hadits "Kullu Bid'ah" lalu sesatkan amaliyah NU. Maka akan membuatnya dipanggil ustadz oleh pengikut-pengikut wahhabi lainnya, lalu terkenal. Meskipun banyak yang terkenal sebagai orang bodoh karena berbuat demikian.
Demikian pula, Wahhabi membuat deklarasi, seminar, tabligh akbar atau sejenisnya dalam rangka menolak Syi'ah maka tidak akan heboh kecuali ada embel-embel NU yang nyangkut diacara tersebut, baik dengan mencatut logo NU, nama tokoh NU, dan sebagainya, atau ada tokoh NU yang dihadirkan pada acara tersebut.
Dalam hal ini, biasanya yang sering dihadirkan oleh Wahhabi adalah Habib Achmad bin Zein Al-Kaff dari Yayasan Al-Bayyinat. Ia kerap kali diundang Wahhabi lalu pada undangan atau acara wahhabi diberi tulisan yang jelas (besar) dengan nama "PWNU Jatim". Embel-embel NU menjadi penting untuk disertakan.. Sekalipun Habib Zein Al-Kaff hadir atas nama pribadinya atau lainnya, dan tidak atas nama PWNU Jatim, sebab acaranya bukan program PWNU Jawa Timur.
Untuk lebih terlihat dahsyat, maka Habib Zein Al-Kaf diposisikan sebagai Ketua PWNU Jawa Timur, sebagaimana ditulis pada salah satu fanpage wahhabi yang menggunakan nama tokoh Wahhabi Hartono Ahmad Jaiz. Secara masir mereka tebar kebohongan.
Hartono Ahmad Jahil - BERBOHONG (1 Mei 2015)
Didalam Nahdlatul Ulama ada Syuriyah dan ada Tanfidziyah. Bila dikatakan sebagai Ketua, hal itu berarti Ketua Tanfidziyah . Ketua (Tanfidziyah) PWNU Jawa Timur adalah KH Muhammad Hasan Mutawakkil Alallah, bukan Habib Achmad bin Zein Al-Kaff. Sedangkan Rais Syuriah PWNU Jawa Timur adalah KH Miftachul Akhyar .
Habib Zein Al-Kaff memang termasuk anggota MUI Jatim dan PWNU Jatim tetapi bukan sebagai Ketua PWNU Jawa Timur. Kebanyakan acara Wahhabi yang dihadirinya atas nama pribadi atau mungkin atas nama Yayasan Al Bayyinat-nya, bukan atas nama PWNU Jawa Timur.
Sebagai penutup, kutip berita dari situs Al Bayyinat: http://www.albayyinat.net/berita.html
"Selain aliran Syiah dari Iran, menurut Habib Achmad, aliran sesat lainnya yang wajib diwaspadai adalah Jaringan Islam Liberal (JIL) dari Amerika, Ahmadiyah dari India dan Salafi/Wahabi dari Timur Tengah."
(Muslimedia-News/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email