Pesan Rahbar

Home » » Rusia Datang, Aliansi Pemberontak Suriah Pecah

Rusia Datang, Aliansi Pemberontak Suriah Pecah

Written By Unknown on Tuesday, 6 October 2015 | 20:28:00

Kelompok Burqan al-Furat (Foto: Dok: Sputnik)

Serangan udara jet tempur Rusia yang menyasar teroris di Suriah telah memasuki babak baru dalam tubuh pemberontak rezim Bashar al-Assad. Sebagian aliansi pemberontak menyambut baik tawaran Rusia soal kerjasama melawan ISIS, sementara kelompok lainnya meminta negara-negara Arab memberikan bantuan anti-rudal pesawat.

Kelompok pemberontak yang menerima tawaran Moskow adalah Pusat komandan gabungan pemberontak Suriah dan pasukan Kurdi, Burqan al-Furat. Kelompok ini menyambut pernyataan Rusia soal kerjasama melawan ISIS.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pihaknya siap bekerjasama dengan pemeberontak Suriah untuk menyelesaikan konflik di Suriah.

Bahkan, Lavrov mengaku telah bertanya kepada pihak Amerika Serikat (AS) bagaiman cara menghubungi pemberontak.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Burqan al-Furat, Servan Devrish menyebut, bantuan yang diharapkan dari Rusia adalah bantuan senjata, bukan bantuan serangan udara. Pihaknya meminta bantuan senjata dan kendaraan tempur kepada Rusia untuk mengalahkan ISIS.

Akan tetapi Devrish tidak menolak serangan udara Rusia. Dirinya menuturkan diperlukan operasi terpadu serangan udara dan darat untuk menghancurkan ISIS.

“Kami meminta Rusia untuk membantu kami dengan persenjataan dalam memerangi ISIS. Dengan menyatukan kekuatan kita dalam rangka operasi udara dan darat, kita dapat melaksanakan operas untuk menghancurkan ISIS,” ucap Devrish, seperti dilansir Sputnik pada Senin 5 Oktober 2015.

Dirinya juga mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kebijakan yang diambil oleh Rusia di Suriah. Devrish menuturkan bahwa kebijakan Rusia itu merupakan salah satu langkah penting untuk mengalahkan ISIS.

“ISIS adalah sebuah organisasi berskala besar yang menyajikan ancaman besar bagi semua, oleh karena itu hanya sebuah operasi yang komprehensif dan dipersiapkan dengan yang bisa secara efektif mengalahkan ISIS,” ucapnya.

“Kami mendukung operasi anti-teroris Rusia melawan ISIS dan menganggapnya sebagai langkah yang sangat penting untuk menghilangkan ancaman ini,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu aliansi pemberontak Suriah dari ‘Yarmouk Army Zoubi’ melalui kBashar al-Zoub yang mengepalai kelompok tersebut meminta kepada negara-negara Arab untuk memberi rudal anti-pesawat sehingga mereka bisa mempertahankan diri dari serangan jet tempur Rusia.

Zoubi dan sekutu pemberontak telah lama mengeluhkan bahwa dukungan militer dari pendukung mereka tidak lagi signifikan dibandingkan dengan dukungan yang diterima Assad dari Iran dan Rusia. Mereka selama ini meminta diberi senjata anti-pesawat.

Menghadapi jet Rusia yang lebih canggih dan mampu terbang lebih tinggi dibanding pesawat tua angkatan udara Suriah diperlukan senjata yang mampu menangkal serangan jet tempur Rusia. Zoubi menegaskan kembali permintaan senjata anti-pesawat, terutama dari negara-negara Arab.

“Kami berharap bahwa negara-negara Arab memberikan kami senjata anti-pesawat untuk menghentikan serangan-serangan biadab,” katanya sebagaimana dikutip Reuters.

(Satu-Islam/ABNS)
Share this post :

Post a Comment

mohon gunakan email

Terkait Berita:

Index »

KULINER

Index »

LIFESTYLE

Index »

KELUARGA

Index »

AL QURAN

Index »

SENI

Index »

SAINS - FILSAFAT DAN TEKNOLOGI

Index »

SEPUTAR AGAMA

Index »

OPINI

Index »

OPINI

Index »

MAKAM SUCI

Index »

PANDUAN BLOG

Index »

SENI