Ayatullah Nashiri, pengajar kajian akhlaq di Hauzah Ilmiah Isfahan mengatakan bahwa mengikuti Imam Ali as secara tindakan merupakan ciri dari Syi’ah hakiki dan juga memberi manfaat dan menaikan derajat manusia.
Shabestan News Agency melaporkan dari Isfahan, pengajar kajian akhlaq di Hauzah Ilmiah Isfahan Ayatullah Muhammad Nashiri pada kajian akhlaqnya di masjid Kamar Zariin Isfahan menuturkan bahwa amalan-amalan yang tidak pantas yang menyebabkan hambatan spiritual dan sebagai penghalang untuk mencapai pengenalan hakiki Imam Ali as.
Tindakan dan perbuatan para pengikut Ahlul Bayt as harus sesuai dengan keridhaan Imam Zaman afs dan juga Imam Ali as, selain itu Syi’ah hakiki dalam amalannya harus mencerminkan perbuatan Ahlul bayt as, dan bangga memperkenalkan dirinya sebagai pengikut Imam Ali as, jelas pengajar kajian akhlaq di hauzah ilmiah Isfahan ini.
Lebih lanjut, Ayatullah Muhammad Nashiri mengisyaratkan bahwa menjadi Syi’ah yang hakiki adalah keniscayaan namun tidak lah cukup, beliau juga mengatakan tentang mengikuti Imam Ali as secara tindakan dan amalan merupakan ciri dari Syi’ah hakiki, selain itu dapat juga meninggikan derajat manusia dan membawa manfaat baginya.
Sebagaimana menurut riwayat tentang kecintaan kepada Imam Ali as yang merupakan bukti kecintaan kepada Allah swt, selain itu kecintaan ini juga dapat menjadi wasilah agar dosa-dosa kita dapat diampuni, paparnya.
(Shabestan/Berbagai-Sumber-Lain/ABNS)
Post a Comment
mohon gunakan email